
"Apa yang dilakukan paman Yuan ? apakah dia berniat meminta bantuan ?" Permaisuri Mei Yin yang melihat pertempuran antara Fei Xiao Yuan dan sosok berjubah hitam bertanya dengan nada bingung
Kaisar Fei Ying yang berdiri disampingnya menggelengkan kepala dan menjawab "Aku khawatir bukan, meskipun hal itu akan sangat menguntungkan, tapi aku mengenal betul karakter paman Yuan, bahkan menghadapi musuh yang jelas-jelas lebih kuat darinya sekalipun ia tidak pernah mau menerima apalagi meminta bantuan"
Setelah mengatakan itu, sang kaisar menatap ke arah Fei Xiao Yuan yang sedang bertempur
Meskipun postur Fei Xiao Yuan sudah sangat berbeda dengan masa lalu, namun punggung pria tua tersebut masih memberikan perasaan aman yang sama persis seperti dirinya saat masih muda
Hal tersebut membuat sang kaisar tidak bisa tidak menunjukkan tatapan nostalgia
Sementara itu, ketika pertempuran di udara semakin membesar dan membuat orang-orang yang tinggal di ibukota merasa khawatir
Di berbagai sudut rumah keempat bangsawan besar yang diselubungi kegelapan
Beberapa mata tiba-tiba terbuka dan melirik ke arah istana kekaisaran
"Pertempuran sebesar ini, siapa yang melakukannya ?"
***
"Sial, jadi ini rencana mu ?" Sosok berjubah hitam bertanya dengan nafas yang tidak beraturan
Disisi lain, Fei Xiao Yuan tersenyum dan balik bertanya "Apa kau akhirnya menyadari rencana ku?"
"Memindahkan pertempuran ke atas langit untuk menghindari kerusakan yang bisa menghancurkan istana kaisar, sekaligus membuat udara menjadi sangat panas dan menyesakan untuk membuat tubuh mengkonsumsi lebih banyak stamina, rencana benar-benar menarik" Sosok berjubah hitam tersebut menjawab tanpa kepanikan terlepas dari nafasnya yang sulit untuk dikendalikan
Namun menghadapi ketenangan pihak lain, Fei Xiao Yuan tidak kalah tenang dan kembali berkata dengan nada memuji "Kau cukup pintar, meskipun agak lambat"
"Jangan memasang wajah seolah-olah kau sudah menang" Sosok berjubah hitam mendengus dan berkata "Meskipun rencana mu berhasil, tapi hal itu sama saja dengan pedang bermata dua, bukankah kau juga kelelahan sekarang ?"
Fei Xiao Yuan mengangguk dan membalas "Memang. Tapi jangan lupa dimana kau berada sekarang, tidak peduli seberapa lemah aku, aku bisa berbaring dengan bebas karena ini adalah rumahku. tapi bagaimana dengan tamu tidak di undang seperti kalian ? jika kalian tidak bisa pergi dari tempat ini, kalian tidak akan bisa melihat mentari esok hari"
Disisi lain, Fei Xiao Yuan terlihat menggelengkan kepalanya dan berkata "Kau ingin tahu sebuah rahasia ? sebenarnya sejak kau meladeni serangan ku, kau sudah ditakdirkan untuk kalah "
"Apa maksudmu ?" sosok berjubah hitam bertanya sambil menghentikan tindakannya
Namun Fei Xiao Yuan tidak menjawab dan malah menarik tali busurnya
Kejadian selanjutnya setelah pria tua tersebut menarik tali busur membuat sosok berjubah hitam melebarkan mata
Sebab seluruh hawa panas yang menyelimuti lingkungan tersebut tiba-tiba tersedot ke arah Fei Xiao Yuan
Tidak berhenti disana, hawa panas tersebut kemudian bergulung dan saling terkait sebelum kemudian terbentuk menjadi sebuah bola api raksasa
Namun berbeda dengan bola api pada umumnya, hawa panas yang dipancarkan bola api tersebut beberapa kali lipat lebih kuat dari pada bola api biasa
Sosok berjubah hitam menahan nafas saat menyadari kengerian bola api tersebut
Namun sebelum ia bisa memikirkan cara untuk menghadapi bola api tersebut
Bola api tersebut sudah terlebih dahulu melesat ke arahnya dengan kecepatan yang sangat mencengangkan
Bahkan dirinya sebagai Pendekar Suci Tingkat Tinggi terlambat bereaksi dan tidak bisa menghindari serangan tersebut sehingga membuatnya ketakutan
Namun rasa takut tersebut tidak membantunya sama sekali sebab bola api itu sudah berada dalam jarak yang sangat dekat dengannya
Hanya dalam satu tarikan nafas, bola api itu kemudian menabrak dan meledak sehingga membuat gelombang kejut yang sangat besar
...