
Melalui tubuh Pendekar Raja tersebut, Zhou Yu merasakan pergerakan yang tidak biasa dalam aliran darahnya
Meskipun kecil, Zhou Yu masih menangkap vitalitas yang berlalu dari tubuh pendekar tersebut dalam setiap hembusan nafasnya
Disisi lain, meskipun pendekar tersebut tidak merasakan kelainan yang ditemukan Zhou Yu, namun pendekar tersebut juga menyadari bahwa kondisinya tidak memungkinkan untuk dia tetap berada di dalam medan perang, sehingga setelah mendengar saran Zhou Yu, pendekar tersebut mengangguk dan bersiap menuju tim medis dibarisan belakang
Namun sebelum pendekar tersebut pergi, sambil menekan dadanya yang terasa sakit,
Sebagai ucapan terima kasih, pendekar tersebut berniat memperingatkan Zhou Yu tentang kekuatan Bunglon dihadapannya, terutama kemampuan 'menghilangnya' yang sangat kuat dan merepotkan
Akan tetapi saat matanya menyapu ke arah Bunglon tersebut, Pendekar Raja itu tertegun dan tersenyum pahit, karena Bunglon tersebut sudah memasuki keadaan tidak terlihat yang membuat Zhou Yu tidak membutuhkan peringatannya sama sekali
Setelah terjerat selama beberapa saat, pendekar tersebut menghela nafas dan berkata dengan singkat "Hati-hati "
"Aku mengerti " Zhou Yu mengangguk dan mengalihkan perhatiannya
"Menghilang ? "Zhou Yu bergumam saat mendengar teriakan para pendekar disekitarnya "Sayang sekali aku sudah lama mengabaikan bentuk maupun wujud sesuatu"
Setelah mengatakan itu, Zhou Yu melesat sambil mengangkat pedangnya ke arah dimana Bunglon tersebut baru saja menghilang
Menghadapi serangan pemuda bertopeng tersebut, sang Bunglon terlihat kebingungan
Meskipun bukan siluman paling kuat di tingkat yang sama, namun Bunglon Tujuh Warna adalah siluman paling mematikan yang pernah ada
Dengan kemampuan bawaannya yang dapat menyamarkan tubuh dengan lingkungan sekitarnya sampai ke tingkat tidak terlihat
Bunglon Tujuh Warna seperti diciptakan sebagai seorang pembunuh
Menggunakan kemampuannya tersebut, Bunglon Tujuh Warna bahkan berani bertindak arogan dihadapan siluman yang sangat ganas seperti Serigala ataupun Harimau
Dan saat kedua binatang buas tersebut bertemu dengan Bunglon Tujuh Warna, keduanya cenderung menghindar dan memilih mundur
Bukan karena keduanya takut terhadap Bunglon Tujuh Warna, namun kemampuan 'menghilang' yang dimiliki Bunglon tersebut terlalu merepotkan, sehingga membuat keduanya enggan untuk bertarung
Namun kemampuan yang membuat kedua binatang buas yang berada di puncak rantai makanan sangat tidak berdaya seolah tidak berefek apapun terhadap manusia dihadapannya, sehingga membuat otak kecil Bunglon tersebut kesulitan mengerti
Tapi terlepas dari kebingungan yang di alami Bunglon Tujuh Warna, naluri binatangnya masih sangat kuat, sehingga menghadapi krisis yang dilepaskan serangan pemuda bertopeng dihadapannya
Bunglon Tujuh Warna mengaum dan mengayunkan cakarnya ke arah Zhou Yu
Bersamaan dengan gelombang kejut tersebut, Bunglon Tujuh Warna terlihat terhempas sambil menjerit nyaring
Bunglon tersebut kemudian berguling-guling sambil mendesis
Setelah bangkit, Bunglon Tujuh Warna melirik salah satu jarinya yang menghilang dengan enggan, namun meskipun demikian, ketika tatapannya beralih ke arah Zhou Yu, matanya terlihat waspada
Disisi lain setelah menghempaskan Bunglon Tujuh Warna, Zhou Yu tidak bergerak dan mengamati tubuhnya dengan takjub
Setelah menyelesaikan latihan Mengubah Otot, ia tidak menduga kekuatan fisiknya akan menjadi sangat kuat, sehingga bahkan ketika bertabrakan dengan Siluman Tingkat Menengah seperti Bunglon Tujuh Warna
Tubuhnya tidak mengalami guncangan apalagi tekanan seperti sebelumnya
Sebenarnya karena Zhou Yu baru menyelesaikan latihan Mengubah Otot belum lama ini, pemuda bertopeng tersebut belum terbiasa dengan kekuatan barunya dan tidak mengetahui kedalaman sebenarnya dari kekuatan fisiknya tersebut
Setelah Zhou Yu menguasai kekuatan secara penuh, ia pasti akan menemukan bahwa dengan kekuatan fisiknya saat ini, selama bukan siluman dengan keunggulan fisik bawaan yang sangat kuat seperti Gajah dan Harimau, ia mungkin tidak akan kalah dengan Siluman Tingkat Menengah manapun
Namun karena Zhou Yu belum menguasai kekuatan barunya, ia hanya merasa takjub dan tidak banyak bereaksi
***
Disisi lain ketika pertempuran Zhou Yu melawan Bunglon Tujuh Warna baru saja dimulai
Tidak jauh dari sana, terlihat Ming An tengah mengerutkan keningnya
Dihadapannya, seekor Kadal dengan wajah buruk tengah menatapnya dengan ganas
Menghadapi tatapan siluman seukuran bukit, adalah bohong jika ia mengatakan tidak merasa gelisah
Untungnya siluman tersebut masih belum bergerak sampai hari, sehingga membuat Ming An merasa lega untuk sementara waktu
Namun meskipun demikian, Ming An tidak berani melonggarkan kewaspadaannya dan menatap siluman tersebut dengan tenang
"Apa yang sebenarnya dia tunggu ?" Ming An bergumam saat melihat tatapan Kadal Raksasa yang terus melirik ke arah hutan dari waktu ke waktu
...