
"Heh, layak menjadi putra takdir, meskipun hanya berada di tingkat Pendekar Suci Gerbang Keenam, tapi bisa bermain dengan hampir 20 Pendekar Suci Gerbang Kedelapan"
Sebuah suara tua bergema di seluruh medan perang bersamaan dengan menyebarnya niat membunuh dan momentum yang menakutkan
Seluruh medan perang sekali lagi hening, satu demi satu pendekar jatuh ke tanah dan mengeluarkan darah dari ketujuh lubang mereka akibat tidak mampu menahan momentum dan niat membunuh tersebut
Momentum dan niat membunuh tersebut sangat mengerikan, bahkan para pendekar tingkat tinggi seperti Fei Xiao Yuan dan para Wakil Ketua Sekte Utama memucat setelah merasakannya
Fei Xiao Yuan beserta para pendekar dari Pasukan Aliansi yang masih bisa berdiri kemudian mengalihkan perhatian mereka ke sumber suara dengan ngeri
Di udara, seorang pria tua bertubuh kurus dengan sebuah tongkat kayu di tangannya terlihat mengambang di udara dengan tenang
Wajahnya yang terlipat oleh keriput terlihat tanpa ekspresi, kelopak matanya yang menyipit tidak bisa menyembunyikan perasaan teror dari kedalaman mata pria tua tersebut sama sekali
Ditambah dengan niat membunuh dan momentum yang membuat ruang disekitar terlihat bergejolak seolah tidak mampu menahan tekanan pria tua tersebut membuat para pendekar dari Pasukan Aliansi berkeringat dingin
Di antara para pendekar yang masih bisa bertahan, tidak sedikit dari mereka yang pernah melihat salah satu dari sepuluh dewa di dunia persilatan
Bahkan beberapa orang beruntung pernah melihat salah satu dari dewa tersebut mengambil tindakan
Namun bahkan jika itu Dewa Mabuk yang terkenal sebagai jagoan nomor satu di dunia persilatan yang tidak terkalahkan ataupun Yun Ao dan Wu Liang yang katanya bisa menghancurkan sebuah gunung saat keduanya bertarung
Dibandingkan dengan momentum dan niat membunuh yang terpancar dari tubuh pria tua bertubuh kurus itu, keduanya tidak berada di tingkat yang sama
Hal itu membuat hati sebagian besar pendekar dari Pasukan Aliansi jatuh ke dasar jurang
Sementara itu, berbeda dengan reaksi para pendekar dari Pasukan Aliansi yang dipenuhi ketakutan
Para pendekar dari Pemerintah Surga terlihat gembira atas kemunculan pria tua tersebut
Meskipun momentum dan niat membunuh pria tua tersebut juga mempengaruhi mereka untuk saat ini, tapi para pendekar itu tahu bahwa pria tua tersebut berada di pihak mereka atau lebih tepatnya mereka adalah milik pria tua tersebut
"Wakil Ketua, kenapa anda di sini ?"
Naga Jahat dan yang lainnya melesat dan menatap pria tua tersebut dengan tatapan tidak terduga
Disisi lain, pria tua tersebut tidak menjawab dan melirik Naga Jahat dan yang lainnya dengan ringan "Aku yang akan mengurusnya, kalian bersihkan para semut yang akan melarikan diri itu"
***
"Hati-hati, orang ini bukanlah Pendekar Suci, tapi Pendekar Bumi" Suara Wang Yuan bergema di benak Zhou Yu dengan nada penuh peringatan
"Pendekar Bumi !?" Pupil Zhou Yu menyusut saat memandang pria tua tersebut
Namun sebelum pemuda bertopeng tersebut bisa berpikir lebih jauh, ia melihat Naga Jahat dan yang lainnya berniat turun dan menyerang Pasukan Aliansi
Tanpa berpikir panjang, Zhou Yu kemudian melepaskan niat pedang ke arah Naga Jahat dan yang lainnya
Hal itu membuat pria tua bertubuh kurus mendengus dan sambil mengayunkan tongkatnya "Ketidaktahuan"
Sebuah bola energi melesat dan menabrak niat pedang yang dilepaskan Zhou Yu sehingga membuat niat pedang tersebut hancur berkeping-keping
Tidak berhenti disana, bola energi tersebut kemudian bergerak ke arah Zhou Yu dengan kecepatan yang mencengangkan
Pupil Zhou Yu kembali menyusut, tenaga dalam yang sangat besar mengalir ke matanya, sehingga serangan tersebut terlihat jauh lebih lambat
Setelah melihat arah serangannya, Zhou Yu kemudian menggeser tubuhnya tanpa ragu-ragu dan berhasil menghindari serangan tersebut
Namun meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut tidak merasa lega, ekspresinya tenggelam ketika menatap pria tua yang baru saja menghancurkan niat pedangnya
Meskipun ia tahu bahwa pria tua tersebut sangat kuat setelah merasakan momentum dan niat membunuh yang terpancar dari tubuhnya, tapi Zhou Yu tidak menduga bahwa serangan kasual dari pria tua tersebut mampu menghancurkan niat pedangnya dan memberikan bahaya yang fatal
Mengingat peringatan Wang Yuan, pemuda bertopeng tersebut kemudian menarik nafas dalam-dalam dan menggenggam Pedang Raja Harimau Emas dengan gugup 'Apakah ini kekuatan Pendekar Bumi ?'
Disisi lain, pria tua tadi tidak lagi menyerang, ia menatap tubuh Zhou Yu dari atas ke bawah dengan tatapan tertarik sebelum kemudian berkata
"Putra takdir benar-benar tidak masuk akal, orang lain membutuhkan puluhan tahun kerja keras untuk mencapai tingkat Pendekar Suci, tapi kau hanya membutuhkan kurang dari 20 tahun dan kekuatanmu menjadi salah satu yang terbaik diantara Pendekar Suci, benar-benar membuat iri"
Namun meskipun berkata demikian, tidak ada rasa iri ataupun kecemburuan selain ketidakpedulian dari nada pria tua tersebut
"Putra takdir ?" Zhou Yu mengerutkan keningnya dengan ekspresi dalam
...