Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Sosok Berjubah Hitam


Melihat kemunculan keempat sosok berjubah hitam di antara para siluman, Penatua Agung dan yang lainnya terkejut


Terutama setelah melihat para siluman terlihat acuh tak acuh, bahkan terkesan melindungi keempat sosok berjubah hitam tersebut membuat Penatua Agung dan yang lainnya kesulitan bereaksi


Disisi lain, Yu Lian tidak terlihat terkejut dan menatap keempatnya dengan tenang


Setelah beberapa saat, wanita cantik tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Penatua Agung dan berkata "Penatua Agung, aku serahkan pertahanan benteng kepadamu"


Namun menghadapi perintah Yu Lian, Penatua Agung terlihat ragu-ragu sebelum berkata "Maafkan aku Dewi, tapi mereka..."


"Aku tahu anda memiliki banyak pertanyaan, tapi kita tidak mempunyai banyak waktu untuk membahas masalah ini, jika anda tidak segera mengatur pertahanan, Gelombang Siluman akan segera menghancurkan kita semua " Yu Lian berkata dengan serius


Penatua Agung tertegun sebelum melirik sekelilingnya, melihat para pendekar dengan putus asa mempertahankan benteng


Pria tua tersebut kemudian mengangguk dan berkata "Serahkan pertahanan benteng kepadaku Dewi"


Setelah mengatakan itu, pria tua tersebut segera mengajak keempat Tetua Utama untuk mengatur pertahanan


Disisi lain, Yu Lian kembali mengalihkan perhatiannya ke arah keempat sosok berjubah hitam tadi dan berkata "Pemerintah Surga, kalian benar-benar sudah ikut campur terlalu jauh "


"Kau bahkan mengetahui asal-usul kami ?" Salah satu sosok berjubah hitam berseru heran sebelum bertanya dengan nada tertarik "Apakah itu yang membuatmu percaya diri menghadapi Gelombang Siluman ini ?"


Yu Lian tidak menjawab tapi justru berkata dengan serius "Aku sarankan kalian pergi sekarang dan bawa semua siluman ini sebelum kalian menyesal "


"Menyesal ?" Sosok tersebut tersenyum dingin dan berkata "Jangan mencoba menakuti kami, Dewi Obat, kau bukan Pendekar Pedang Kembar Ilusi, ancamanmu benar-benar tidak bisa membuat kami takut "


"Apa kau yakin ? " Yu Lian bertanya dengan tajam sambil melepaskan momentum yang sangat kuat


Namun menghadapi pertanyaan agresif Yu Lian, Keempatnya tidak bergeming


Melihat hal tersebut, Yu Lian tidak lagi berbicara dan langsung mengangkat busurnya sambil melepaskan sebuah serangan ke arah keempat sosok tersebut


Dalam satu tarikan, anak panah meluncur ke udara dan berubah menjadi ribuan sebelum jatuh ke arah keempatnya seperti hujan


Namun tepat ketika jarak hujan panah tersebut berada beberapa meter di atas kepala keempatnya


Melihat hal tersebut, Yu Lian menaikan alisnya dan berkata kepada dirinya sendiri "Seperti yang diharapkan, para siluman itu melindungi mereka "


"Sepertinya peran mereka tidak sebatas menunjukkan keberadaan Pemerintah Surga, kalo begitu aku harus mendapatkan mereka apapun caranya " Sambung Yu Lian dengan nada rendah


Disisi lain, melihat kegagalan serangan Yu Lian, Sosok berjubah hitam yang tadi berbicara kembali berkata "Kau tidak akan pernah bisa melukai kami, Dewi Obat"


Namun mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian tidak mengatakan apapun selain kembali melemparkan serangannya


Tapi sama seperti sebelumnya, serangan wanita cantik tersebut kembali dihentikan oleh siluman yang ada didekat keempat sosok berjubah hitam tersebut, sehingga membuat keempatnya tersenyum puas dan berkata


"Jangan memaksakan dirimu, Dewi Obat, sebaiknya kau menerima takdir kehancuranmu bersama dengan sekte ini "


***


Sementara itu tepat ketika Yu Lian mulai melancarkan serangan ke arah keempat sosok berjubah hitam tadi


Penatua Agung bersama keempat Tetua Utama tengah sibuk mengatur pertahanan


Di bawah perintah Penatua Agung, para pendekar menjadi lebih terkoordinasi yang membuat pertahanan pun berangsur-angsur stabil


Meskipun beberapa siluman berhasil lolos, namun atas perintah pria tua tersebut, semua siluman berhasil diselesaikan dengan bersih


"Jangan biarkan mereka menabrak benteng atau kita semua akan hancur " Penatua Agung berteriak ketika melihat masih ada beberapa siluman yang berhasil lolos dari hujan panah dan serangan para pendekar


"Kami mengerti " Para pendekar menjawab sebelum melepaskan jurus dengan kerusakan besar yang mereka miliki ke arah para siluman tersebut


Melihat siluman yang lolos dari hujan serangan tadi akhirnya berhasil dihentikan


Penatua Agung mengangguk sebelum mengalihkan perhatian ke arah Yu Lian dengan ekspresi khawatir


...