Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Bantuan Luar


"Bagaimana pendapat anda tentang hal ini Penatua Agung ? " Yu Lian berkata setelah merasakan suasana di ruangan tersebut semakin hening dan juga berat


Disisi lain, Penatua Agung terlihat memijat keningnya dan menjawab sambil menghela nafas "Aku merasa malu untuk statusku, tapi otak tuaku benar-benar tidak bisa memikirkan jalan keluar untuk masalah ini "


Mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah para Tetua yang lain sambil bertanya "Bagaimana dengan para tetua lainnya, apa kalian punya pendapat untuk masalah ini ? "


Namun menghadapi pertanyaan Yu Lian, para Tetua hanya saling melirik sebelum kembali menunduk kepala mereka


Disisi lain, Yu Lian seolah sudah mengharapkan reaksi tersebut, sehingga membuatnya tidak merasa terkejut


Wanita cantik tersebut kemudian berdiri dan mengetuk mejanya, sehingga membuat semua perhatian para Tetua langsung terarah padanya


"Aku tahu anda semua juga menyadarinya bahwa setelah Sekte Kapak Bumi, kemungkinan besar dan hampir pasti target Gelombang Siluman selanjutnya adalah kita " Yu Lian berkata sambil mengedarkan pandangannya


Melihat para Tetua menundukan kepala saat bertemu dengan tatapan matanya, Wanita cantik tersebut kembali berkata "Kita tidak mungkin menghindar apalagi melarikan diri, karena jika hal itu terjadi, kemungkinan besar dampaknya akan sangat mengguncang, bahkan untuk diri kita sendiri "


"Karena itu, apapun yang terjadi kita harus bertempur dengan Gelombang Siluman yang akan datang "


Mendengar pernyataan Yu Lian, ruangan langsung menjadi riuh


Para tetua saling berbisik satu sama lain tentang pernyataan wanita cantik tersebut


Namun diantara begitu banyak tetua, tidak ada satupun yang berani mengungkapkan keresahan mereka, sehingga membuat Penatua Agung yang sebelumnya seperti tidak ingin terlibat dalam diskusi langsung berdiri dan berkata "Berhenti untukku "


Bersamaan dengan teriakan Penatua Agung, aura yang sebelumnya sempat di tarik kembali meletus, sehingga membuat para tetua langsung bungkam dan menutup mulut mereka dengan jujur


Melihat para penatua tidak lagi saling berbisik, Penatua Agung kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Yu Lian dan berkata "Maafkan aku sebelumnya, tapi dengan kekuatan kita saat ini, aku khawatir itu tidak mungkin "


"Aku tahu " Yu Lian mengangguk dan berkata "Karena itu kita semua membutuhkan bantuanmu, Penatua Agung "


"Bantuanku ?" Penatua Agung bertanya sambil menaikan alisnya


Disisi lain, Yu Lian mengangguk dan menjawab "Dalam situasi saat ini, kita tidak mungkin bertarung sendirian dengan Gelombang Siluman, selain karena kekuatan, ketidakpastian yang dibawa Gelombang Siluman ini juga terlalu besar yang mungkin bukan sesuatu yang bisa kita tanggung "


"Karena itu kita membutuhkan bantuan luar " Sambung Yu Lian sambil menatap Penatua Agung


"Mereka memang tidak bisa, tapi ada yang bisa " Yu Lian membalas


Penatua Agung tertegun sebelum akhirnya bereaksi "Maksud anda...Sekte Aliran Netral ?"


"Benar " Yu Lian mengangguk dan menjawab "Meskipun hampir sebagain Sekte Aliran Netral berpaling kepada Aliran Putih ataupun Hitam, namun diantara begitu banyak sekte Aliran Netral, masih banyak sekte yang memilih bertahan dengan sikap awal mereka"


"Dengan koneksi anda di sana, aku yakin mereka mau mengulurkan bantuan terhadap kita " Sambung Yu Lian sambil tersenyum dengan percaya diri


Disisi lain, Penatua Agung terdiam selama beberapa saat sebelum menjawab "Aku mengerti, meskipun sudah bertahun-tahun lamanya, wajah lamaku seharusnya masih berguna "


Mendengar pernyataan tersebut, para tetua yang ada di dalam ruangan menghela nafas lega secara diam-diam


Sebelumnya, alasan mereka memberikan respon yang cukup besar saat Yu Lian menyebutkan tentang pertempuran melawan Gelombang Siluman karena mereka menyadari kekuatan Sekte Pedang Kembar


Bahkan di masa puncaknya pun, sulit bagi mereka untuk memenangkan pertempuran dengan Gelombang Siluman sebesar itu, apalagi saat ini


Namun situasinya berbeda ketika bantuan dari luar dilibatkan


Meskipun tidak begitu yakin tentang seberapa besar bantuan yang akan datang, namun mengingat sejarah Penatua Agung dan pengaruhnya di Aliran Netral yang dirinya ciptakan semasa muda


Bantuan tersebut seharusnya tidak terlalu kecil


Namun berbeda dengan pikiran para penatua lainnya, salah seorang pria tua yang duduk di barisan utama tiba-tiba berdiri dan berkata "Maafkan orang tua ini sebelumnya, sang Dewi. tapi orang tua ini berpikir bahwa kita tidak bisa bergantung kepada bantuan yang akan dibawa oleh Penatua Agung "


"Apa kau meremehkanku, Yuan Qin ?" Penatua Agung bertanya dengan dingin setelah pria tua tersebut membawa namanya


Disisi lain, menghadapi nada dingin pria tua tersebut, Yuan Qin tetap tenang dan langsung menjelaskan "Maaf jika ucapanku menyinggung perasaanmu Penatua Agung, aku tidak pernah meremehkan pengaruhmu di Aliran Netral, tapi dalam situasi saat ini, bahkan jika sekte-sekte Aliran Netral tidak ikut berperang sebelumnya, mereka pasti menyadari bahwa badai yang sangat besar akan melanda seluruh Kekaisaran Song "


"Dibandingkan dengan melindungi orang lain, mereka pasti akan berusaha memperkuat diri mereka sendiri untuk melewati bencana ini " Sambung pria tua tersebut yang membungkam Penatua Agung


"Tetua Yuan benar " Yu Lian menyela ucapannya sebelum yang lain bisa menimpali dan berkata "Kita memang tidak bisa bergantung kepada bantuan yang akan dibawa Penatua Agung, karena itu aku sudah menyiapkan rencana cadangan untuk masalah ini "


...


"Bagaimana pendapat anda tentang hal ini Penatua Agung ? " Yu Lian berkata setelah merasakan suasana di ruangan tersebut semakin hening dan juga berat


Disisi lain, Penatua Agung terlihat memijat keningnya dan menjawab sambil menghela nafas "Aku merasa malu untuk statusku, tapi otak tuaku benar-benar tidak bisa memikirkan jalan keluar untuk masalah ini "


Mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah para Tetua yang lain sambil bertanya "Bagaimana dengan para tetua lainnya, apa kalian punya pendapat untuk masalah ini ? "


Namun menghadapi pertanyaan Yu Lian, para Tetua hanya saling melirik sebelum kembali menunduk kepala mereka


Disisi lain, Yu Lian seolah sudah mengharapkan reaksi tersebut, sehingga membuatnya tidak merasa terkejut


Wanita cantik tersebut kemudian berdiri dan mengetuk mejanya, sehingga membuat semua perhatian para Tetua langsung terarah padanya


"Aku tahu anda semua juga menyadarinya bahwa setelah Sekte Kapak Bumi, kemungkinan besar dan hampir pasti target Gelombang Siluman selanjutnya adalah kita " Yu Lian berkata sambil mengedarkan pandangannya


Melihat para Tetua menundukan kepala saat bertemu dengan tatapan matanya, Wanita cantik tersebut kembali berkata "Kita tidak mungkin menghindar apalagi melarikan diri, karena jika hal itu terjadi, kemungkinan besar dampaknya akan sangat mengguncang, bahkan untuk diri kita sendiri "


"Karena itu, apapun yang terjadi kita harus bertempur dengan Gelombang Siluman yang akan datang "


Mendengar pernyataan Yu Lian, ruangan langsung menjadi riuh


Para tetua saling berbisik satu sama lain tentang pernyataan wanita cantik tersebut


Namun diantara begitu banyak tetua, tidak ada satupun yang berani mengungkapkan keresahan mereka, sehingga membuat Penatua Agung yang sebelumnya seperti tidak ingin terlibat dalam diskusi langsung berdiri dan berkata "Berhenti untukku "


Bersamaan dengan teriakan Penatua Agung, aura yang sebelumnya sempat di tarik kembali meletus, sehingga membuat para tetua langsung bungkam dan menutup mulut mereka dengan jujur


Melihat para penatua tidak lagi saling berbisik, Penatua Agung kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Yu Lian dan berkata "Maafkan aku sebelumnya, tapi dengan kekuatan kita saat ini, aku khawatir itu tidak mungkin "


"Aku tahu " Yu Lian mengangguk dan berkata "Karena itu kita semua membutuhkan bantuanmu, Penatua Agung "


"Bantuanku ?" Penatua Agung bertanya sambil menaikan alisnya


Disisi lain, Yu Lian mengangguk dan menjawab "Dalam situasi saat ini, kita tidak mungkin bertarung sendirian dengan Gelombang Siluman, selain karena kekuatan, ketidakpastian yang dibawa Gelombang Siluman ini juga terlalu besar yang mungkin bukan sesuatu yang bisa kita tanggung "


"Karena itu kita membutuhkan bantuan luar " Sambung Yu Lian sambil menatap Penatua Agung


"Mereka memang tidak bisa, tapi ada yang bisa " Yu Lian membalas


Penatua Agung tertegun sebelum akhirnya bereaksi "Maksud anda...Sekte Aliran Netral ?"


"Benar " Yu Lian mengangguk dan menjawab "Meskipun hampir sebagain Sekte Aliran Netral berpaling kepada Aliran Putih ataupun Hitam, namun diantara begitu banyak sekte Aliran Netral, masih banyak sekte yang memilih bertahan dengan sikap awal mereka"


"Dengan koneksi anda di sana, aku yakin mereka mau mengulurkan bantuan terhadap kita " Sambung Yu Lian sambil tersenyum dengan percaya diri


Disisi lain, Penatua Agung terdiam selama beberapa saat sebelum menjawab "Aku mengerti, meskipun sudah bertahun-tahun lamanya, wajah lamaku seharusnya masih berguna "


Mendengar pernyataan tersebut, para tetua yang ada di dalam ruangan menghela nafas lega secara diam-diam


Sebelumnya, alasan mereka memberikan respon yang cukup besar saat Yu Lian menyebutkan tentang pertempuran melawan Gelombang Siluman karena mereka menyadari kekuatan Sekte Pedang Kembar


Bahkan di masa puncaknya pun, sulit bagi mereka untuk memenangkan pertempuran dengan Gelombang Siluman sebesar itu, apalagi saat ini


Namun situasinya berbeda ketika bantuan dari luar dilibatkan


Meskipun tidak begitu yakin tentang seberapa besar bantuan yang akan datang, namun mengingat sejarah Penatua Agung dan pengaruhnya di Aliran Netral yang dirinya ciptakan semasa muda


Bantuan tersebut seharusnya tidak terlalu kecil


Namun berbeda dengan pikiran para penatua lainnya, salah seorang pria tua yang duduk di barisan utama tiba-tiba berdiri dan berkata "Maafkan orang tua ini sebelumnya, sang Dewi. tapi orang tua ini berpikir bahwa kita tidak bisa bergantung kepada bantuan yang akan dibawa oleh Penatua Agung "


"Apa kau meremehkanku, Yuan Qin ?" Penatua Agung bertanya dengan dingin setelah pria tua tersebut membawa namanya


Disisi lain, menghadapi nada dingin pria tua tersebut, Yuan Qin tetap tenang dan langsung menjelaskan "Maaf jika ucapanku menyinggung perasaanmu Penatua Agung, aku tidak pernah meremehkan pengaruhmu di Aliran Netral, tapi dalam situasi saat ini, bahkan jika sekte-sekte Aliran Netral tidak ikut berperang sebelumnya, mereka pasti menyadari bahwa badai yang sangat besar akan melanda seluruh Kekaisaran Song "


"Dibandingkan dengan melindungi orang lain, mereka pasti akan berusaha memperkuat diri mereka sendiri untuk melewati bencana ini " Sambung pria tua tersebut yang membungkam Penatua Agung


"Tetua Yuan benar " Yu Lian menyela ucapannya sebelum yang lain bisa menimpali dan berkata "Kita memang tidak bisa bergantung kepada bantuan yang akan dibawa Penatua Agung, karena itu aku sudah menyiapkan rencana cadangan untuk masalah ini "


...