
"Penatua Agung, mereka tidak bisa bertahan lebih lama lagi " Yuan Qin berkata dengan tergesa-gesa
Penatua Agung mengangguk dan berkata "Perintahkan Pasukan Cadangan untuk kembali bersiap"
"Aku mengerti " Yuan Qin mengangguk dan segera melompat dari benteng pertahanan
Disisi lain, Penatua Agung menatap sekelilingnya dan berkata dengan tenaga dalam "Semuanya, dengarkan aba-abaku dan lepaskan serangan terakhir kalian seperti sebelumnya "
"Baik " Para pendekar menjawab sambil berteriak
Sementara itu, Penatua Agung kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah belakang
Melihat pasukan cadangan sudah kembali bersiap, Pria tua tersebut menarik nafas panjang dan berteriak "Sekarang !"
Dengan teriakan Penatua Agung, seluruh pasukan melepaskan serangan secara bersamaan sebelum melompat mundur dari benteng pertahanan
Disisi lain, Pasukan Cadangan yang sebelumnya sudah bersiap di balik benteng pertahanan langsung melompat dan menggantikan posisi Pasukan Utama
Pergantian pasukan tersebut terjadi sangat cepat, sehingga membuat Gelombang Siluman pun tidak memiliki kesempatan untuk memanfaatkan situasi
Namun meskipun demikian, Penatua Agung tidak terlihat senang ataupun bangga
Pria tua tersebut kemudian melirik ke arah cakrawala
Melihat sang Surya sudah mulai tenggelam, Pria tua tersebut menghela nafas dan berkata "Aku harap Gelombang Siluman ini mundur saat hari menjadi gelap, karena jika tidak, aku khawatir para pendekar tidak lagi bisa bertahan "
Meskipun Sekte Pedang Kembar telah menyiapkan sumber daya yang tidak sedikit untuk menghadapi pertempuran ini
Ditambah dengan kecerdikan Penatua Agung yang membagi para pendekar menjadi dua pasukan untuk melakukan pembelaan secara bergantian demi menghemat stamina serta tenaga dalam
Namun setelah mengalami pertempuran terus-menerus sejak matahari terbit, pria tua tersebut yakin para pendekar tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi
Penatua Agung kemudian kembali mengalihkan perhatiannya ke arah pertempuran
Namun tepat ketika ia tengah mengamati pertempuran secara keseluruhan
Dari arah kejauhan, terlihat Tetua Su melesat ke arahnya dengan wajah cemas
Hanya dalam beberapa nafas, wanita cantik tersebut akhirnya tiba dihadapannya dan berkata dengan tergesa-gesa "Lapor Penatua Agung, tekanan pada bagian sayap kiri meningkat, jika terus berlanjut, pertahanan di bagian sayap kiri tidak akan bisa bertahan lagi, karena itu aku meminta tambahan kekuatan "
"Aku mengerti " Penatua Agung mengangguk dan menjawab "Aku akan segera mengirimkan pasukan untuk menambah kekuatan di sayap kiri "
"Terima kasih Penatua Agung, aku mundur " Tetua Su mengangguk sebelum kembali melesat ke arah ia datang sebelumnya
***
Sementara itu tepat ketika Penatua Agung tengah dalam kesulitan
Yu Lian yang berada cukup jauh dari pria tua tersebut juga mengalami situasi yang serupa
Sesuai dengan rencana sebelumnya, wanita cantik tersebut berniat menangkap salah satu dari keempat sosok berjubah hitam yang muncul ditengah-tengah para siluman
Meskipun masih belum jelas, namun Yu Lian yakin keberadaan keempat sosok berjubah hitam tersebut bukanlah sekedar pajangan
Wanita cantik tersebut bahkan memiliki firasat bahwa dengan menangkap salah satu dari mereka
Ia bisa membuat Gelombang Siluman tersebut mundur dari Sekte Pedang Kembar
Namun untuk menangkap anggota dari Pemerintah Surga tersebut, Yu Lian harus berhadapan dengan lima siluman sekaligus yang membuatnya benar-benar kerepotan
Meskipun siluman-siluman tersebut hanyalah Siluman Tingkat Menengah yang setara dengan seorang Pendekar Raja
Namun dengan keunggulan jumlah dan bakat bawaan mereka, sangat sulit bagi Yu Lian untuk mengalahkan mereka dengan cepat
Yu Lian menarik nafas panjang dan menatap kelima siluman dihadapannya dengan serius
Disisi lain, keempat sosok berjubah hitam yang sedari tadi berada dibawah perlindungan para siluman terlihat acuh tak acuh
Yu Lian kemudian menaikan alisnya ketika melihat salah satu sosok berjubah hitam yang sedari tadi tidak bergeming tiba-tiba berjalan dan berbisik ke arah sosok yang beradu mulut dengannya tadi
Setelah mendapatkan bisikkan dari salah satu temannya, sosok berjubah hitam tersebut kemudian mengeluarkan sesuatu dari balik jubahnya
Tindakan tersebut langsung diikuti oleh ketiga lainnya yang membuat alis Yu Lian semakin terangkat dan berkata "Seruling ? apa yang coba mereka lakukan ?"
Tepat ketika Yu Lian merasa heran dengan tindakan keempat sosok berjubah hitam tersebut
Keempat sosok berjubah hitam tersebut meniup seruling yang ada ditangan mereka secara bersamaan
Bunyi Seruling pun langsung terdengar dan menyebar ke segala arah
Namun diluar dugaan Yu Lian, ia tidak merasakan kesakitan atau hal lainnya yang membuat wanita cantik tersebut semakin mengerutkan kening
Tapi tepat ketika wanita cantik tersebut mengalihkan perhatiannya ke arah para siluman, wajah wanita cantik tersebut langsung berubah dan berkata "Ini buruk "
...