Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pasar di Hutan Belantara VII


"Mau lari ? apa kalian sudah meminta ijin ?" Pendekar Pedang Gila berkata sambil mengayunkan pedangnya


Niat pedang meletus dari pedang pria paruh baya tersebut dan mengejar para pendekar berjubah merah


"Selamatkan aku" salah satu pendekar berjubah merah berteriak ketakutan saat melihat niat pedang yang dilepaskan Pendekar Pedang Gila sudah berada tepat dibelakangnya


Namun sebelum para pendekar lainnya bisa membantu


Niat pedang tersebut melewati tubuh pendekar itu dan membelahnya menjadi dua


Tidak berhenti disana, Pendekar Pedang Gila kemudian mengayunkan pedangnya lagi dan lagi, sehingga menciptakan pemandangan badai pedang yang membuat para pendekar yang menonton menarik nafas dingin


"Saudara-saudaraku, dia tidak akan melepaskan kita dengan mudah, sebaiknya kita menggunakan cara lain untuk mundur " salah seorang pendekar berteriak sambil menghentikan salah satu niat pedang yang melesat ke arah mereka


Para pendekar lainnya serentak berbalik dan ikut menahan belasan niat pedang tersebut


Disisi lain, Zhou Yu tidak tinggal diam dan melepaskan niat pedang yang tidak kalah dahsyat dari yang dilepaskan Pendekar Pedang Gila


"Ini buruk..." salah satu pendekar berjubah merah berteriak ketika menyadari tekanan yang menimpa mereka semakin besar


"Aku tidak tahan lagi" pendekar lainnya ikut berteriak dan berusaha keluar dari badai niat pedang tersebut


Namun sebelum pendekar tersebut bisa berlari jauh, sebuah niat pedang melintas tepat di bagian leher pendekar tersebut, sehingga membuat tubuhnya seketika menjadi kaku sebelum kemudian tersungkur dengan kepala yang sudah tidak pada tempatnya


"Dasar bodoh, berlari di antara niat pedang hanyalah tindakan bunuh diri" sebuah suara muncul diantara barisan penonton setelah melihat kematian tragis pendekar berjubah merah tadi


"Sebenarnya menurutku tindakannya tidak terlalu bodoh, dalam situasi seperti ini, entah dia berlari seperti tadi atau terus melawan seperti yang lainnya. dia akan tetap mati " orang yang berdiri disampingnya menimpali sambil melirik ke arah Zhou Yu dan Pendekar Pedang Gila sembari berkata


"Kedua pendekar ini bukan pendekar sembarangan..."


Mendengar ucapan temannya, orang yang pertama kali bicara mengangguk dan berkata "Pendekar Pedang Gila adalah satu hal, kita tahu kehebatan ilmu pedang dan gaya bertarungnya. tapi pendekar yang satu ini, dari awal sampai akhir dia belum menunjukkan identitasnya. dan yang lebih membingungkan, gaya bertarung ataupun ilmu pedangnya tidak membuatku terbayang sosok hebat manapun, aku jadi penasaran siapa dia sebenarnya"


"Kau benar. tapi itu bukan prioritas kita sekarang, sebagai petugas keamanan, kita harus memastikan para pengunjung dan penjual tetap aman "


"Aku mengerti "


Melihat kepergian rekannya, orang yang tadi memberikan perintah menghela nafas sambil melirik sekelilingnya


Mengingat tempramen pemimpinnya, ia sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah orang itu melihat semua ini


'Sekarang aku semakin yakin mereka adalah penanggung jawab tempat ini. hanya dua Pendekar Kaisar, tidak ada yang lebih kuat dari itu. sepertinya tidak akan ada yang ikut campur dalam pertempuran ini' Zhou Yu bergumam sambil melirik ke arah kedua orang yang tadi berbicara


Sementara itu, berbeda dengan Zhou Yu yang memperlihatkan sekitarnya dari waktu ke waktu


Pendekar Pedang Gila terlihat memasuki mode tempur yang serius


Pria paruh baya tersebut bahkan tidak melepaskan pandangannya dari para pendekar berjubah merah sedikit pun


Melihat para pendekar tersebut mulai mencapai batas mereka, Pendekar Pedang Gila tiba-tiba melepaskan momentum yang sangat kuat


Pedang pria paruh baya tersebut juga berubah menjadi kemerahan


"Jurus Pedang Api~Burung Pembawa Kematian"


Sebuah energi pedang yang terbentuk dari api yang sangat panas meletus dari pedang pria paruh baya tersebut dan melesat ke arah para pendekar berjubah merah


Melihat serangan tersebut, kedelapan pendekar yang tersisa tidak tinggal diam


Meskipun mereka kerepotan saat menghadapi badai niat pedang tadi


Namun mereka masih merupakan seorang Pendekar Raja yang hanya terpaut satu tingkat dibawah Pendekar Pedang Gila ataupun Zhou Yu


Karena itu, kedelapannya secara serempak melakukan sebuah gerakan dan melepaskan sebuah serangan berwarna merah darah untuk menghadapi serangan Pendekar Pedang Gila


Kedua serangan bertabrakan dan saling mendorong satu sama lain


Namun kedua serangan terlihat berimbang dan langsung mencapai kebuntuan


Tepat ketika energi kedua belah pihak hampir habis dan meledak


Zhou Yu tiba-tiba menancapkan pedangnya ke tanah dan berkata "Aku sudah lama tidak menggunakan jurus ini, biar aku coba"


"Jurus 12 Tapak Naga~Api Membakar Semesta"


...