
"Apa yang harus kita lakukan saudara Dai?"
Lei Jun bertanya sambil menatap ke arah seorang gadis cantik yang tengah duduk sambil menutup mata tidak jauh dari keduanya dengan khawatir
Gadis cantik tersebut adalah Xiao Xue yang beberapa bulan lalu dalam hitungan aslinya adalah seorang gadis kecil yang naif dan menggemaskan
Setelah melalui penempaan di dalam Cincin Ruang dengan aliran waktu yang berbeda, Xiao Xue menjadi gadis muda yang cantik dan mempesona
Seluruh tubuhnya di balut oleh keanggunan dan penuh tempramental sehingga membuat siapapun tidak bisa tidak tertarik kepadanya
Namun menghadapi pemandangan tersebut, Lei Jun terlihat tidak berminat menikmatinya tetapi justru terlihat khawatir sebab gadis cantik tersebut kini terlihat sangat pucat
Alisnya terus-menerus berkerut seolah menahan rasa sakit, punggungnya juga sedikit membungkuk layaknya seseorang yang tertimpa banyak tekanan
Ditambah dengan momentumnya yang naik turun dan sangat tidak stabil membuat pemuda tersebut sangat khawatir
Disisi lain, Dai Li yang berada di sampingnya merasakan hal yang sama
Namun meskipun demikian, ia masih terkendali dan menanggapinya dengan tenang
"Entahlah, aku juga tidak tahu, seharusnya Tuan Muda sudah memberikan petunjuk beberapa saat yang lalu supaya kita bergabung dalam formasi untuk melakukan serangan"
"Apakah mungkin ada yang salah ?" Lei Jun bertanya dengan khawatir
Dai Li menganggukkan kepalanya dan menjawab "Aku khawatir begitu"
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ? Apakah kita harus tetap menunggu aba-aba dari Tuan Muda ?" Lei Jun kembali bertanya dengan cepat
Dai Li menghela nafas, tapi sebelum pemuda tersebut sempat menjawab, seorang pria tua tiba-tiba muncul tepat di depan mereka tanpa keduanya sadari
Dai Li dan Lei Jun bereaksi dengan mengambil langkah mundur sambil menatap pria tua tersebut dengan waspada
Disisi lain, pria tua tersebut tersenyum dan berkata dengan ramah "Jangan khawatir anak muda, aku tidak berniat jahat"
"Siapa senior ? kenapa senior ada di sini ?" Dai Li bertanya tanpa mengendurkan kewaspadaannya
"Namaku tidak penting" Pria tua tersebut menggelengkan kepala dan melirik sekelilingnya sebelum matanya tertuju ke arah Xiao Xue
"Apakah dia yang membentuk formasi ?"
"Apa yang akan anda lakukan ?" Wajah Dai Li semakin serius ketika pria tua di depannya terlihat sengaja datang untuk Xiao Xue
Merasakan permusuhan dari nada Dai Li, pria tua tersebut tersadar dan tersenyum
"Maafkan aku karena membuat kalian takut, tapi percayalah aku tidak berbuat jahat, aku berada di pihak yang sama dengan kalian"
"Apa buktinya ?" Dai Li kembali bertanya
"Kita tidak punya waktu untuk membuktikan apapun, formasi ini akan segera hancur, kita harus segera memperkuatnya, apa kalian tahu dimana keberadaan orang-orang lain yang membentuk formasi ini ?"
"Omong kosong, kau pikir kami akan tertipu oleh ucapanmu ?" Lei Jun yang sedari tadi menjadi pengamat berkata dengan sengit
Namun Dai Li tiba-tiba mengangkat tangannya dan memberikan peringatan
"Saudara Lei, kendalikan dirimu"
Setelah mengatakan itu, ia kemudian kembali mengalihkan perhatiannya ke arah pria tua tadi dan menjawab "Kami tahu"
"Saudara Dai !?" Lei Jun menatap pemuda di sampingnya dengan tatapan tidak percaya
Disisi lain, Dai Li terlihat acuh tak acuh dengan nada tinggi yang keluar dari mulut Lei Jun
Sementara itu setelah mendapatkan jawaban dari pertanyaan, pria tua tersebut terlihat gembira dan tidak bisa menahan diri untuk berkata
"Bagus, kalau begitu cepat katakan dimana keberadaan orang-orang itu"
Dai Li mengangguk dan menyebutkan lokasi persembunyian Sang Yan dan yang lainnya
Setelah mendapatkan jawaban tersebut, pria tua itu berterima kasih dan menghilang dari pandangan keduanya
"Apa yang baru saja anda lakukan saudara Dai ?" Lei Jun akhirnya tidak bisa menahan diri untuk bertanya setelah pria tua tadi menghilang dari hadapan mereka
Menghadapi pertanyaan sengit rekannya itu, Dai Li tidak terganggu dan menjawab dengan tenang
"Aku yakin apa yang di ucapkannya adalah kebenaran"
"Omong kosong apa yang anda semburkan ? Bagaimana bisa anda dengan mudah percaya kepada orang asing ?" Lei Jun menatap Dai Li dengan tidak percaya
Dai Li melirik ke arah rekannya itu dan berkata dengan nada dalam "Aku tidak punya waktu untuk menjelaskannya, bersiaplah dalam posisimu, kita akan bergabung dalam pertempuran"
***
"Apa yang terjadi ?" Zhou Yu tertegun dan menatap ke arah Formasi Panca Warna
Long Aoutian juga menyadari adanya perubahan pada formasi tersebut sehingga membuatnya ikut mengalihkan perhatian
Setelah beberapa saat, Long Aoutian tersenyum main-main dan berkata dengan nada meremehkan
"Kelompok tua bangka yang mengaku sebagai dewa itu, sepertinya mereka juga sedikit gatal"
"Tapi sayang, bahkan jika mereka bergabung untuk memperkuat formasi ini, formasi ini pada akhirnya akan hancur"
...