
Sudah hampir sebulan Nita berusaha bertemu dengan Zayn. Dia mengetahui mengenai Zayn dari Doni setelah Doni melaksanakan tugas menyabotase truk milik CH Group.
Doni menceritakan tentang Zayn yang saat ini sedang mengincar Sari karena Sari menolak kerja sama untuk rencana pembangunan kembali.
Mendengar hal itu Nita berusaha sekuat tenaga agar bisa bertemu dengan Zayn, dia bahkan menunggu berhari hari di depan rumah Zayn meski beberapa kali diusir oleh penjaga dan asisten pribadi Zayn, namun Nita tetap kembali terus dan meminta di pertemukan dengan Zayn.
Padahal Doni sudah mengingatkan Nita berkali kali bahwa tidak mudah untuk menemui Zayn, bahkan dirinya sendiri saja belum pernah bertemu langsung dengan Zayn. Doni hanya mendengar dari Sandi ayahnya dan juga mengetahui Zayn dari beberapa media.
Pagi itu Zayn hendak pergi untuk mengecek perkembangan rencana pembangunan kembali kota, Nita yang sudah berada di depan gerbang kediaman Zayn itu melihat mobil yang hendak keluar.
Dengan mempertaruhkan nyawanya, Nita tanpa berpikir langsung menghadang mobil yang hendak keluar itu. Beruntung sang supir langsung menginjak rem dengan cepat, hal itu membuat tubuh Zayn terdorong ke depan meskipun sudah memakai seat belt.
”Hey, kau bisa menyetir tidak?” teriak Zayn karena terkejut dan nyaris kepalanya terbentur jok depan.
”Maaf Pak, tiba tiba ada wanita yang menghadang mobil kita. Saya sendiri juga terkejut pak.” jawab si supir dengan panik.
”Siapa wanita gila itu?” tanya Zayn.
Ferdy yang duduk di samping supir langsung menjelaskan kepada Zayn.
”Maaf pak, wanita ini sudah sebulan ini terus berada di depan gerbang, dia ingin menemui bapak. Sudah sering diusir namun dia tetap saja kembali lagi. Mohon tunggu sebentar pak, saya akan mengusirnya.”
Ferdy menjelaskan dan hendak turun dari mobil, namun di cegah oleh Zayn.
”Biarkan dia masuk ke dalam mobil, jika tercium media bisa bisa nama baikku tercoreng hanya gara gara ini. Sekalian biar ku dengar apa yang mau dia keluhkan sampai ingin sekali bertemu denganku.”
Ferdi menganggukan kepala dan melaksanakan perintah Zayn, dibawanya wwanita itu masuk kedalam mobil dan duduk di sebelah Zayn.
Nita begitu senang, akhirnya bisa bertemu dengan Zayn. Satu satunya orang yang bisa membantunya saat ini.
Zayn menyuruh supir kembali melakukan mobilnya ke tempat tujuan awalnya karena dia berniat menurunkan wanita ini ditengah jalan.
”Terimakasih pak Zayn sudah mau menemui saya.” ucap Nita berterimakasih sambil tersenyum.
”Siapa kamu? kenapa mau menemuiku.” jawab Zayn datar.
”Maaf saya menemui anda dengan cara seperti ini, karena saya beberapa kali membuat janji bertemu dengan anda tapi selalu di tolak karena saya hanyalah orang biasa. Jadi saya tidak punya pilihan selain menemui bapak dengan cara tidak sopan begini.” jelas Nita.
”Sudahlah langsung ke intinya saja, saya sibuk.”
”Saya menemui bapak karena saya mengajak anda bekerjasama menghancurkan Sari Jayadiningrat.”
Zayn hanya tertawa mendengar ucapan Nita itu.
”Saya serius.” tegas Nita.
”Maaf, tapi saya ini ketua yayasan amal loh. Bagaimana bisa anda mengajak saya kerja sama untuk menghancurkan sesorang.”
Zayn memang jago berpura pura, lagipula dia juga tidak ingin bekerja sama dengan wanita yang sama sekali tidak berguna seperti ini.
”Saya tahu anda ada dibalik sabotase truk CH Group kan?”
”Apa maksudmu?”
Zayn berubah menjadi serius karena dia merasa heran bagaimana wanita yang tidak penting seperti ini mengetahui hal yang bahkan tidak dikabarkan di media.
”Anda jangan khawatir, saya bukan mau mengancam anda. Saya justru mengajak anda kerja sama.”
”Memang kau siapa?”
”Saya Nita, say sangat dendam pada Sari dan keluarganya karena mereka sudah membuat ayah saya meninggal dan juga sudah membuat ibu dan paman saya mendekam di penjara. Sudah beberapa kali saya mencoba balas dendam, namun dia selalu berhasil lolos bahkan kini dia semakin kuat sehingga saya butuh bantuan anda.”
”Anda bisa menggunakan saya untuk menghancurkan Sari.”
”Apa yang bisa kau lakukan.”
”Apa saja.”
Apa aku gunakan saja wanita ini untuk sedikit mengganggu Sari, setidaknya Sari akan sedikit kerepotan dengan wanita ini sehingga mungkin dia kurang mewaspadaiku.
”Baiklah, biar ku dengar rencanamu.” ucap Zayn.
Nita menjelaskan rencananya, dia meminta Zayn membantunya mengekspos hubungan Sari dengan Arya.
Setelah media tahu mereka tengah menjalin hubungan, setelah semuanya makin ramai di perbincangkan akhirnya mereka pasti mau tidak mau mengkonfirmasi hubungan mereka.
Jika mereka sudah mengkonfirmasi hubungan mereka, maka Nita akan membuat gosip bahwa mereka sama sama berselingkuh.
Nita menunjukan banyak foto foto dirinya dan Arya yang kelihatan mesra walau sebenarnya yang terjadi bukan itu, dan juga foto foto Sari tampak mengobrol dengan Doni saat di Inggris walaupun yang sebenarnya ada Nathali juga.
”Apa semua foto ini asli? jika ini editan, yang ada hanya akan menjadi blunder. Teknologi jaman sekarang sangat canggih.” tanya Zayn
”Semua ini asli, hanya saja situasi yang sebenarnya bukan seperti itu. Tapi siapa peduli, yang penting kan keaslian foto ini.” jawab Nita.
”Aku apresiasi rencanamu, tapi hal kekanakan seperti itu tidak akan menghancurkan Sari.”
”Saya tahu, tapi ini akan membuat Sari kerepotan dan disaat dia lengah makan anda bisa melaksanakan rencana anda apapun itu.”
”Gimana ya? aku sama sekali tidak membutuhkan hal seperti itu untuk menjalankan rencanaku, aku sudah membuatnya terguncang dengan kondisi orangtuanya saat ini.”
Melihat Zayn yang tampak tidak tertarik dengan rencana Nita, membuatnya memutar otak. Bagaimana caranya agar dirinya berguna untuk Zayn.
”Saya bisa melakukan apapun untuk anda, asalkan Sari hancur. Biarkan saya ikut dalam rencana anda.”
”Hmm biar saya pikirkan nanti, sekarang kau turun disini.” ucap Zayn
”Kumohon pak.”
Nita tampak memelas, namun Zayn yang mempunyai sifat jahat mana mungkin merasa kasihan sedikitpun.
”Iya iya, sekarang kau turun disini. Aku akan menghubungimu nanti. Aku ada urusan lain.”
”Baiklah pak, ingat ya pak. Saya siap membantu apapun untuk bapak. Kalaupun itu harus melenyapkan orang.” Nita sudah sangat bertekad sampai sampai dia mengatakan apapun asalkan Zayn mau membantunya.
”Siapa namamu?”
”Nama saya Nita.”
”Baiklah, sekretaris saya ini nanti akan menghubungi kamu.” ucap Zayn sambil menunjukkan jarinya ke arah Ferdi.
”Berhenti disini.”
Setelah mendapat perintah dari Zayn, si supir langsung menghentikan mobilnya. Kemudian Nita keluar dari mobil Zayn.
Nita sedikit membungkukan badannya sebagai tanda hormat pada Zayn. Kemudian mobil Zayn kembali melaju.
”Fer, selidiki wanita tadi. Aku harus tahu dia berguna atau tidak.” ucap Zayn dengan santai sambil wajahnya menatap keluar jendela mobil.
”Baik pak.”
...****************...