
πππ
Bu Elisa, Mike dan Violet kaget bukan main mendengar ucapan Leon yang terdengar bukan seperti candaan itu.
Apa yang dia bicarakan? sembarangan saja dia bicara!. batin Violet kesal
"Hahaha.. pak Presdir ini memang suka bercanda ya" ucap Bu Elisa sambil tertawa canggung.
Anakku menjadi kekasih pria sempurna seperti ini? mana mungkin. batin Bu Elisa merasa omongan Leon adalah sebuah candaan belaka.
"Apa saya terlihat seperti bercanda?" tanya Leon dengan wajah serius
"Tidak.." jawab Bu Elisa memperhatikan wajah Leon
Wajahnya terlihat serius, dia memang ingin jadi kekasihku atau dia sedang mengerjai ku?. Violet bingung
"Adikku ini sangat berharga, tidak mungkin kami menyerahkan nya pada sembarang orang. Dia juga baru terjun ke dunia pekerjaan, dia baru mau mulai masuk dunia orang dewasa. Belum waktunya untuk pacaran, meskipun anda seorang presdir yang kaya raya, saya tidak setuju!" seru Mike menegaskannya dengan penolakan.
Penolakan sudah di layangkan oleh Mike pada Leon tentang permintaan menjadi kekasih Violet. Namun kali ini Leon tidak akan menyerah, dia akan mendapatkan hati keluarga Violet bagaimana pun caranya.
Di kehidupan yang lalu ia tidak bisa bersama selamanya dan bahagia bersama Camellia, maka dalam kehidupan kali ini dia harus bisa mendapatkan Violet.
"Maaf tuan Mike, tapi adik anda sudah terjun ke dunia dewasa" jawab Leon dengan mudahnya, bibirnya tersenyum tipis
GLEK!
Apa maksudnya? apa yang ingin dikatakan nya?
Satu keluarga itu menatap ke arah Leon secara bersamaan. Menunjukkan tatapan penuh pertanyaan dan rasa penasaran. Leon hanya senyum-senyum mendengar kata hati Mike dan Bu Elisa tentang dirinya.
"Dunia orang dewasa? apa maksud anda pak presdir?" tanya Bu Elisa mengernyitkan dahinya.
"Saya dan Violet, semalam sudah tidur di ranjang yang sama" jawab Leon dengan wajah datar nya, tidak terlihat seperti sedang berbohong atau bercanda.
"A-APA??!!" Mike, Bu Elisa dan Violet dibuat kaget lagi oleh perkataan Leon
"Hey kau! jangan main-main ya!!" Mike menghampiri Leon dan hendak memukulnya, itu karena dia tidak percaya bahwa adiknya sudah melakukan hal terlarang dengan lawan jenis
"Violet.. jadi kau...apa kau sudah?" Bu Elisa terlihat bingung dan sedih
"I-ibu.. sungguh.. aku masih perawan Bu, aku tidak seperti yang ibu pikir kan"
"Oh tidak! jantungku!" Bu Elisa memegang dadanya, lalu dia duduk di kursi dengan wajah memelas.
"Ibu!" teriak Mike yang langsung menghampiri Bu Elisa dengan panik.
"Ibu! ibu kenapa Bu? jantung ibu sakit?" tanya Violet cemas melihat ibunya yang kesakitan. Leon juga melihat ke arah Bu Elisa dengan cemas, namun setelah mendengar kata hatinya Leon malah tersenyum.
"Ibu.. ibu.. sakit nak. Ibu sakit jantung! saking senangnya ibu sampai sakit jantung" jawab Bu Elisa lalu tersenyum pada kedua anaknya
"IBU!!" kedua anaknya berteriak kesal para ibu mereka yang sudah membuat mereka cemas.
Keluarga Violet ini benar-benar lucu. batin Leon melihat kehangatan keluarga Violet.
Akhirnya keadaan berhasil diatasi oleh Mike yang menyimpan emosinya, dia langsung mengintrogasi Leon dengan serius tanpa dihadiri oleh Violet.
"Kakak! kenapa aku tidak boleh mendengarkan pembicaraan kalian?!" Violet berteriak pada sang kakak yang menguncinya di dalam kamarnya sendiri.
"Kau diam saja disitu!" ujar Mike pada adiknya
Mike memulai introgasi nya pada Leon yang katanya ingin menjadi kekasih Violet. Disana juga ada Bu Elisa.
"Pertanyaan pertama.. apa kau benar-benar tidur dengan seranjang dengan adikku?" tanya Mike dengan suara tegas nya, khas seorang pengacara
"Benar" jawab Leon tanpa ragu
Pria ini tidak terlihat berbohong, dari kacamata ku sebagai seorang pengacara. Dia berkata jujur!. batin Mike yakin, Apakah Violet benar-benar sudah tidak perawan lagi? berarti dia berbohong dengan menginap di rumah temannya. Tidak, aku tidak boleh mengambil kesimpulan! aku harus tanya yang benar.
"Apa kau punya bukti kalau semalam Violet menginap di rumahmu?" tanya Mike lagi
"Bukti?"
Dengan tenangnya Leon merogoh ponsel yang ada di saku jaketnya, dia menyerahkan ponsel itu pada Mike. Disana berisikan foto-foto Leon dan Violet di kamar Leon sedang tidur bersama.
"Bajingan!!" Mike memukul Leon tanpa ampun. Dia dianggap sudah melecehkan Violet dan memperkosanya.
BUKK
Bu Elisa memisahkan Mike yang emosi dari Leon yang sudah babak belur dihajar oleh Mike. Walaupun Leon adalah iblis, tapi wadahnya adalah tubuh manusia. Jadi Leon masih bisa terluka, namun dia juga bisa menyembuhkan lukanya sendiri kapanpun dia mau. Tapi di depan orang lain dia tidak mungkin melakukan nya.
"Ibu, kakak? ada apa? aku dengar ada keributan!" teriak Violet dari balik pintu kamarnya.
"Ya ampun, pak presdir! wajah anda babak belur" Bu Elisa membantu Leon berdiri, ibu ibu itu khawatir melihat kondisi Leon yang sudah dibuat babak belur oleh Mike.
"Aku akan menuntut mu karena kau sudah melecehkan adikku!" Mike emosi pada Leon
"Pak Mike seperti nya anda salah paham, saya tidak melalukan apa-apa dengan Violet" Leon mencoba menjelaskan
"Kau bilang kalau kalian tidur seranjang bukan? dan kau ingin menjadi kekasih adikku?" tanya Mike masih dengan wajah kesalnya.
Leon tersenyum, dia mulai menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi. Tadinya dia ingin mengerjai keluarga Violet, tapi dia tidak mau kalau hubungan nya dan Violet di dasari oleh kebohongan.
Setelah mendengar penjelasan Leon, Mike mulai mereda amarahnya meski ia tidak membenarkan Violet yang berbohong. Bu Elisa juga paham apa maksud Leon. Leon juga menyatakan bahwa niatnya serius ingin menjadi kekasih Violet. Di depan Violet dan keluarga nya Leon mengutarakan isi hatinya.
"Maafkan saya bu, pak Mike, saya serius ingin menjalin hubungan dengan Violet"
Pria sesempurna ini, ingin berpacaran dengan anakku?. Bu Elisa terperangah
Benarkah pria ini menyukai Violet? aku rasanya tidak percaya. batin Mike tak percaya
Apa yang sebenarnya terjadi? kami baru saja bertemu 3 hari yang lalu, mengapa dia tiba-tiba bicara begitu?. Violet menatap Leon dengan tajam, lalu dia menarik tangan Leon.
Mereka berdua keluar dari rumah itu, Violet terlihat marah pada Leon. Tentu saja dia marah dan terkejut karena Leon tiba-tiba saja mendekatinya lalu meminta jadi kekasihnya padahal mereka belum kenal dekat.
"Pak presdir, apa anda sudah gila? apa yang anda katakan kepada keluarga saya? apa anda ingin mempermainkan saya karena saya sudah membuat malu anda di pesta penyambutan itu?" tanya Violet marah dan berfikir yang bukan bukan
"Jadi kau pikir aku meminta izin yang berharga para keluarga mu ini hanyalah candaan semata?" tanya Leon tak habis pikir
"Iyah, saya pikir begitu. Tolong ya bapak jangan bicara seenaknya, ibu saya orangnya sangat perasa dan dia akan menganggap serius ucapan bapak!" tegurnya pada Leon
"Aku tidak bercanda, aku serius ingin menjadi kekasihmu" ucap Leon tanpa basa-basi
Kalau perlu aku ingin menikahi mu sekarang juga Camellia.
"Alasannya?"
"Apa jatuh cinta pada pandangan pertama tidak bisa jadi alasannya?"
"Apa??!"
Hari itu Violet banyak dikagetkan dengan sikap dan perkataan Leon padanya. Leon bersikap seolah sudah pernah mengenal dirinya dan dekat dengannya. Permintaan nya jadi kekasih juga membuat nya bingung.
...---***---...
Hi readers! masih adakah pembaca novel ini? please komennya ya. π author akan usahakan up setiap hari atau dua hari sekali setiap malam atau dini hari,.mohon bersabar sebelum jadwal kembali normal..
Thanks yang sudah kasih dukungan nya untuk karya ku iniπ₯°