
...🍁🍁🍁...
Deg!
Camellia tersentak mendengar Keith sudah bersumpah pada Kainer bahwa ia akan menjadi kstaria pelindung nya. Camellia masih tidak percaya orang yang dulu bermusuhan dengannya tiba-tiba ingin menjadi kstaria pelindung nya.
"Baiklah, aku akan memaafkan mu.Tapi, kau tidak harus menjadi kstaria pelindung ku. Aku tidak butuh itu" Camellia menerima maaf Keith, tapi ia menolak permintaan Keith untuk menjadi kstaria pelindung nya.
"Mengapa?apa saya tidak cukup kuat? saya ada iblis kelas atas nomor satu! saya bisa melindungi tuan putri!" kata Keith penuh percaya diri
"Bukan itu maksud ku. Ya, aku tau kau kuat.. tapi aku tidak bisa menerimamu menjadi kstaria pelindung ku begitu saja" Camellia duduk kembali di kursinya
"Namun yang mulia Raja sudah menerima saya" Keith menunduk sedih
"Itu kan dia, tapi aku belum menerimamu. Dan aku tidak bisa menerima mu" Camellia menolak dengan tegas
"Kenapa yang mulia? saya ingin melindungi yang mulia! tolong berikan saya alasan kenapa anda menolak saya?" tanya Keith yang tidak terima kalau Camellia menolaknya
Kenapa si iblis menyebalkan ini menjadi semakin menyebalkan?
"Baiklah, berdiri dulu lalu kita bicara" ucap Camellia sambil menghela napasnya
Keith berdiri dengan kepala yang masih menunduk. Camellia sungguh bingung, kemana iblis sombong yang mengejek dan selalu bersikap kurang ajar padanya. Kenapa sekarang pria itu menjadi anjing yang patuh?
"Alasan aku tidak menerima mu adalah karena hubungan kita tidak baik. Dalam artian, aku dan kau tidak saling percaya satu sama lain untuk menjadi tuan dan kstaria pelindung" jelas Camellia tegas
Keith terdiam mendengar nya, lalu ia mengatakan bahwa ia akan berusaha untuk bersikap lebih baik pada Camellia asalkan Camellia mengizinkan nya untuk menjadi kstaria pelindung.
"Oke oke, aku beri kau kesempatan.Tapi itu bukan berarti aku akan menerimamu. Setidaknya untuk menjadi tuan dan kstaria pelindung, kau dan aku harus saling percaya. Nah ketika kita sudah saling percaya, maka akh akan menerimamu" jelas Camellia tegas
"Yang mulia terimakasih sudah memberikan saua kesempatan! saya akan membuktikan pada yang mulia kalau saya bisa menjadi kstaria yang setia dan tentunya bisa dipercaya"
Tidak salah Baginda Raja sangat mencintai tuan putri. Karakternya yang baik, lembut, tegas dan berwibawa inilah yang membuatnya menarik. Dia akan menjadi Ratu yang baik di masa depan, bangsa iblis pasti akan bangga memiliki Ratu seperti tuan putri. Hanya saja masalahnya, tuan putri bukanlah iblis.
Keith mulai memikirkan alasan kenapa Rajanya mencari iblis yang pernah menjalin cinta dengan manusia, mungkinkah dia ingin menjadikan Camellia sebagai bagian dari bangsa iblis?
"Ya, aku akan mulai mencoba percaya padamu" Camellia tersenyum lembut
"Terimakasih atas kemurahan hati anda yang mulia" Keith tersenyum memberi hormat pada Camellia dengan sopan.
Tidak disangka, yang mulia Putri mampu membuat orang sekeras tuan Keith takluk padanya. Benar-benar hebat! apakah dunia iblis juga akan berubah karena nya?. Monia menatap wanita cantik itu dengan penuh kekaguman.
BRAK
Tiba-tiba angin berhembus sangat kencang membuka lebar pintu ruangan tengah istana Pragma itu. Terlihatlah Raja Vairas dan putrinya Zefanya berada di depan pintu, mereka berdua berjalan menghampiri Camellia.
"Yang mulia Raja Vairas, anda tidak boleh kemari tanpa persetujuan Baginda Raja Lucifer!" ujar salah satu pengawal penjaga istana Pragma
"Diam kau! beraninya iblis kelas bawah bicara padaku seperti ini!" ujar Raja Vairas murka
WUSH---
Raja Vairas menatap kedua pengawal istana Pragma dengan tajam dan menghempaskan tubuh kedua iblis yang menghalangi nya ke luar ruangan itu.
"Beliau adalah Raja Vairas, Raja bangsa iblis dari klan serigala dan juga ayahnya putri Zefanya" jawab Monia berbisik pada Camellia
Jadi dia yang meminta Kainer menikahi putri Zefanya?
Camellia tetap tenang meskipun melihat wujud Raja Vairas yang memiliki bulu dan tampak menyeramkan.
Mengapa dia terlihat tenang melihat wujud ku yang seperti ini? biasanya manusia akan lari ketakutan melihat ku dalam rupa seperti ini. Raja Vairas mengernyitkan dahinya saat melihat Camellia. Ia memperhatikan gadis itu dari atas sampai ke bawah. Memang Camellia adalah gadis yang cantik jika dibandingkan dengan Zefanya putrinya.
Keith dan Monia membungkukkan setengah badan mereka di depan Raja itu dan memberikan hormat. "Hormat kami yang mulia Raja Vairas"
Camellia juga ikut membungkukkan badannya di depan Raja itu. Keith dan Monia terkejut karena harusnya Camellia tidak melakukan itu, ia adalah wanita yang dicintai oleh Raja iblis dan akan menjadi permaisuri. Artinya kedudukan Camellia akan lebih tinggi dari Raja Vairas.
Ayah, kau pasti bisa membuat manusia rendahan ini tunduk padamu. batin Zefanya sambil menatap tajam Camellia yang berdiri tepat di depan ayahnya
"Jadi kau adalah putri dari bangsa manusia?" tanya Raja Vairas sambil tersenyum tipis melihat Camellia.
"Benar yang mulia Raja" jawab Camellia sopan
Setidaknya dia masih memiliki sopan santun dan tidak memanggilku manusia rendahan. Mungkin karena dia adalah Raja.
Raja Vairas tersenyum genit memandangi wajah cantik Camellia. Rambut peraknya yang sangat langka itu membuat Raja Vairas senyum-senyum sendiri.
Dia adalah putri yang cantik, wajahnya yang sedang diam saja terlihat sangat cantik, apalagi kalau dia tersenyum. batin Raja Vairas sambil memandang Camellia
Kenapa Raja Vairas memandangi tuan putri seperti itu? batin Keith cemas dengan pandangan Raja Vairas pada Camellia
Ada apa dengan tatapan mata Raja Vairas? tadi dia terlihat sangat marah, kenapa tatapannya jadi seperti itu? batin Monia keheranan melihat ke arah Raja Vairas
Sayang sekali kalau aku harus memakan wanita secantik ini. batin Raja Vairas
Apapun alasan dia datang kemari, itu pasti bukan hal yang baik. Kainer kau ada dimana? batin Camellia yang mulai resah dengan tatapan Vairas padanya
"Ehem, aku kesini untuk berbicara padamu tuan putri" Raja Vairas pun mengubah wujud hewan nya ke dalam wujud seperti manusia dalam sekejap.
"Kami kesini bukan untuk memperingatkan mu! bukan untuk bicara padamu!" seru Zefanya sambil menunjuk ke arah Camellia
"Zefanya! yang sopan!" ujar Vairas pada putrinya itu, memerintahkan nya untuk bersikap sopan padanya
"Ayah kenapa ayah bersikap seperti ini? ayah membentak ku demi manusia rendahan ini?!!" Zefanya tidak percaya bahwa ayahnya akan membela rival cintanya.
"Tuan putri Zefanya, mohon jaga ucapan anda" ucap Keith membela Camellia
"Kau juga diam! iblis busuk!" Zefanya melirik sinis pada Keith yang juga membela Camelia bukan memihak dirinya. Zefanya terlihat marah pada sikap ayahnya yang tiba-tiba berubah melunak di depan Camelia.
Ini benar-benar salah besar bahwa aku pernah mendukungnya untuk menduduki kursi Ratu. Sikapnya yang tidak tenang, mudah emosi, tidak pantas menjadi Ratu. batin Keith menilai Zefanya
Mereka bertiga pun duduk di sofa ruang tengah yang ada di istana itu.
...---***---...