IT HURTS MR. COMMANDER!!

IT HURTS MR. COMMANDER!!
CH 43. MEMULANGKAN


Keputusan Raja Eros bahwa ia tidak akan datang atau memijakkan kaki lagi di kekaisaran ini memantik rasa kecewa beberapa orang.


Rasa kecewa dari petinggi kerajaan yang kehilangan kesempatan untuk menjilat mendapatkan keuntungan dan kekuasaan lebih besar.


Rasa kecewa Permaisuri yang tidak bisa menyombongkan diri didepan teman temannya.


Dan rasa kecewa Hector, Alfonso dan seluruh prajurit perang dengan rencana yang telah mereka siapkan.


Sebelumnya, Rencana utama mereka akan menyerang kerajaan Eros saat Raja dan petinggi petinggi kerajaan X bertolak menuju kekaisaran menghadiri pesta meriah


Saat kerajaan kosong, disitulah Alfonso dan Prajurit akan menginvasi kerajaan X dan akan melemahkan kekuasaan Eros.


Tentu Eros akan kembali menuju kekaisaran putrinya setelah kekalahannya. Dengan itu, tidak susah mengambil alih dan memanipulasi keadaan kekaisaran. Hector dan Alfonso sangat hapal bagaimana seluk beluk kekaisaran ini.


Tetapi semua ini tinggal angan angan. Rencana mereka gagal total.


Alfonso dan Hector terdiam memikirkan langkah selanjutnya.


"kau benar. seharusnya kita menyiapkan rencana B" lesu Hector


"Tidak ada yang perlu disesali Hector. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Fokuslah mencari solusi jangan menyesali yang telah terjadi" Tegas Alfonso


***


Kepulangan Alfonso disambut hangat oleh Sophia. Ia memeluk dan menc**m Alfonso. Tetapi ada yang aneh. Alfonso tidak se semangat dan bertingkah jahil seperti biasanya.


Ia hanya memeluk erat Sophia menyandarkan kepalanya dibahu sophia.


Tidak ingin membuat segalanya semakin runyam, Sophia mengajak Alfonso duduk dan beralih membuatkan minuman hangat untuk Alfonso.


"Apa ada masalah di kerajaan?" tanya Sophia.


Alfonso hanya menghembuskan nafas kasar berbaring diatas paha Sophia dan memejamkan mata.


"Sayang, tenanglah tidak akan ada yang terjadi" ucap Sophia tanpa tau letak permasalahan seraya satu tangan mengusap kepala Alfonso.


Bagaimana Alfonso tidak luluh akan kelembutan ini


"Apa kau masih sedih akan kematian putri kemarin?" tanya Sophia sedikit kecewa


"ck sayang, ini tidak ada hubungannya dengan wanita itu" kesal Alfonso.


"Lalu apa? sepertinya kau memiliki banyak masalah" ucap Sophia lega


"Huh aku tidak ingin membahas masalah kerajaan di rumah kita Sofi" tegas Alfonso.


"Jangan berpikiran buruk, aku akan memberitahukan kepadamu saat semuanya telah selesai. Jika aku memberitahukannya saat ini, ini hanya akan menjadi beban pikiranmu. Pikiranmu hanya boleh diisi tentang ku. Bukan yang lain" ucap Alfonso panjang lebar kembali dengan sifatnya semula.


"Baiklah baiklah" ucap Sophia memejamkan mata akibat tangan Alfonso sudah menelusup kemana mana.


Membuka, mencari cari kesukaannya.


"Sayang, aku masih memikirkan sesuatu yang sangat janggal" Ucap Sophia mengerutkan kening berpikir keras.


Ia tidak sadar bahwa Alfonso telah membuka atasannya.


"Apa itu?" tanya Alfonso seraya berbinar memandang harta Karun kesukaannya.


"Selamat makan" batin Alfonso riang meraup kesukaannya.


Walaupun masalah kerajaan menggunung, saat bertemu dengan si jelita ini, Ia akan melupakan segalanya. Sophia sangat lihai mengambil perhatian semua orang.


"Kenapa?" tanya Alfonso seraya melanjutkan emutan nikmatnya.


"sssss aku pikir putri hhhh! putri terbunuh sayang. Hey!!! itu sakit jangan menggigit nya" ucap Sophia memukul ringan bahu Alfonso.


"Kenapa kau bisa berpikiran begitu?" tanya Alfonso tidak jelas dengan mulut terisi penuh


"Bisa saja sayangghhhh seseorang meracuni putri untuk melemahkan kerajaan. Karena Putri merupakan satu satunya penerus kerajaan" suara Sophia tersendat sendat seraya mengelus kepala Alfonso.


Alfonso menghentikan sesapan terdiam bergeming memikirkan sesuatu. Ucapan Sophia membawa angin segar bagi otak licik Alfonso. Ia mendapat ide yang bagus tentang rencana mereka.


melepaskan kegiatannya duduk bangkit memegang kedua pipi Sophia yang terkejut.


"Sayang!!! kenapa kau bisa menjadi sepintar ini? Kau sangat luar biasa!! terimakasih terimakasih" ucap Alfonso mengecupi seluruh wajah kesayangannya.


"Hey pintar apanya. Berhenti dulu wajahku lengket!!!!" berontak Sophia.


"Kau memang jenius sayang, kemari kau akan kuberikan kau hadiah. Hadiah yang sangat istimewa" ucap Alfonso girang menerkam hidangan lezatnya


"Ahhh Tuan"


***


"Bagaimana ini permaisuri! Pendapatan akan bertambah dengan kedatangan Ayah. Tetapi ia tidak Sudi lagi memijakkan kaki disini" ucap kakak Permaisuri


"Mengapa kalian hanya menyalahkan aku, aku kehilangan putriku dan ayahku disaat yang sama. Kalian tidak memikirkan perasaanku?" bentak putri


Saat ini kerajaan inti sedang mengumpulkan para petinggi kerajaan dan saudara saudara benalu permaisuri. Kebatalan kedatangan Eros sungguh merugikan kekaisaran.


Perputaran ekonomi dan pemerintahan tidak luput dari perhatian Eros sebelumnya.


Kini semuanya akan terancam.


Benalu benalu kerajaan ini hanya bisa menempel pada Hector dan juga Eros.


"Kau yang menyebabkan putri dan ayahmu meninggalkan mu" Sarkas adik permaisuri


Perkataan itu membuat Permaisuri mulai kesal. "Kalian yang hanya menumpang mencicipi segala kerja keras suamiku, beraninya" batin Permaisuri mulai kesal


"Aku pikir sudah saatnya kau berpikir untuk meneruskan kerajaan ayah kak, ayah sudah terlalu tua" ucap permaisuri memantik rasa kesal seluruh keluarganya


"Kau mengusirku? Itu hakku ingin mengambil kerajaan yang mana. Bahkan posisi suamimu bisa kuganti dengan mudah jika aku meminta kepada Ayah, kau ingat bukan? kau tidak lagi memiliki penerus" sarkas kakak Permaisuri.


Brraakk!!!


Hector menggebrak meja


"Kau ingin menggantikanku? kau berbicara tentang penggantian ku disaat aku masih hidup dan sehat? Sialan!!! Bertarung denganku maka kursi emas kebanggaan itu akan menyertai pemenangnya" Murka Hector karena permasalahan keluarga mereka membawa bawa namanya


Tentu saja kakak laki laki Permaisuri pucat. Ia memang bisa berkelahi dan berperang. Tetapi melawan Hector? tentu saja ia tidak mampu apalagi serigala dingin itu selalu setia dibelakangnya.


"Aku sebagai Kaisar. Memulangkan kau dan adik adik ipar ku kepada Raja Eros. Jangan berani memijakkan kaki di kekaisaranku tanpa undangan dariku!!" putusan Hector menggema menciutkan nyali setiap orang


" Panglima Perang Alfonso akan mengawal kepulangan kalian" ucap Hector.


...****************...


Haloo👋


Jangan lupa like dan vote 🌻