Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Interogasi


"Pulang kantor langsung ke rumah mama bawa istri baru mu itu" isi pesan mama Fahmi membuat Fahmi sedikit terkejut,ada apa lagi? bukan nya kemarin dia sudah menjelaskan pada mama nya kalau dia yang akan mengatasi sendiri urusan nya ini tapi kenapa sekarang mama nya malah minta dia datang lagi.


"Sayang, pulang nanti mama minta kita ke rumah nya"pesan Fahmi untuk Shela membuat Shela sedikit takut, posisi nya sebagai istri kedua otomatis dia tidak di sukai oleh pihak mana pun karena sebagai pelakor.


"Mama mas tau kalau mas menikah lagi?" tanya Shela


"Iya ❤️" jawab Fahmi singkat dengan emoticon love


Jantung Shela berdegup kencang,apa ini awal masalah yang akan dia hadapi,sang mertua??? jika ia Shela tetap berusaha tenang.


****


"Di mana Fahmi La?"


"Dia tidak mau keluar ma semalam" jawab Carla sambil menikmati salad buah nya


"Nggak kamu ancam"


"Gimana mau ancem ma, orang aku nggak ketemu sama dia,mama nya nggak ngizinin aku masuk ke kamarnya" cerita Carla


"Kamu datangi saja kantor nya,kan kamu juga tau di mana Fahmi bekerja"


"Rencana nya sih gitu ma,tapi aku sedikit takut kalau masalah rumah tangga kami terekspos ke luar dan Karir mas Fahmi justru terancam"


"Kalau tidak begitu Fahmi akan semena-mena dengan mu, sebentar lagi kamu mau melahirkan loe La, sedangkan Fahmi pulang-pergi semaunya,kamu kan juga kenal dengan bos nya pasti mengerti lah kalau kamu jelaskan duduk perkaranya"


"Iya ma,aku juga memikirkan itu tapi selagi uang nya ada dengan ku tidak masalah lah ma, sampai anak ini lahir aku ingin bekerja lagi ma,agar bisa pegang duit sendiri kaya' dulu"


"Ya mama rasa juga harus begitu La,mama susah kalau kamu tidak bekerja tau sendiri kan gaji ayah mu berapa, nggak bisa ikut arisan sosialita lagi mama"


"Iya ma tenang saja, nggak sampai dua bulan lagi ma aku akan melahirkan"jawab Carla yang juga sudah tidak betah dengan keadaan nya saat ini.


***


"Ini perempuan nya" ujar Mama Fahmi memandang Shela yang tertunduk takut


"Asal mu dari mana?ayah ibu mu di mana?Apa kamu tau Fahmi sudah menikah dan akan memiliki anak juga? "cecar mama Fahmi


"Ma,nanya nya satu-satu donk, jangan di interogasi gitu,jadi takut Shela nya"


"Takut!!! ngambil suami orang nggak takut di kasih pertanyaan sedikit saja takut"ketus mama Fahmi


"Ma, sudah aku jelaskan bukan kalau aku yang salah,aku dan Shela satu kantor ma dan aku memperkosa Shela saat mabuk"jelas Fahmi lagi


Shela menggenggam tangan Fahmi karena dia amat takut saat ini bahkan perempuan cantik ini mengeluarkan keringat dingin.


"Jawab pertanyaan saya tadi" tegas mama Fahmi lagi


"Asal saya dari kampung bu,saya yatim piatu di sini saya tinggal bersama kakak saya yang ada di daerah kemang,saya tau mas Fahmi sudah menikah,saya tidak meminta mas Fahmi selalu bersama saya bu yang saya butuhkan hanya tanggung jawab dia saja bahkan jika anak ini lahir mas Fahmi mau menceraikan saya,saya siap!" jawab Shela sedikit takut


"Cerai! lalu kamu akan minta hak asuh anak dan tuntutan nafkah anak tiap bulan nya"


"Tidak bu,saya hanya butuh mas Fahmi ada di saat saya melahirkan saja selebihnya dia bisa terbebas dari saya"


"Ma,jangan menuduh Shela yang bukan-bukan,dia tidak matre ma lagi pula aku tidak ingin bercerai dari nya"


"Berapa Fahmi memberikan kamu uang bulanan?" tanya Mama Fahmi


"Tidak ada bu karena mas Fahmi bilang semua uang nya ada pada bu Carla dan saya tidak mempermasalahkan semua itu karena jujur saya hanya ingin melahirkan dengan status istri dan anak ini memiliki ayah biologis karena saya juga bekerja"


"Kamu tau bukan konsekuensinya jika ketahuan menikah dalam satu kantor?"


"Iya bu, untuk itu sampai saat ini tidak ada yang mengetahui kalau kami menikah dan saya juga minta pada Mas Fahmi agar tetap bersama Bu Carla agar tidak ada yang curiga setidaknya sampai anak ini lahir"


"Apa kamu siap menjadi janda di usia muda? karena jika Carla tau otomatis kalian akan bercerai" ujar Mama Fahmi lagi membuat air mata Shela menetes tapi cepat-cepat dia hapus karena bagaimana pun juga dia sudah cinta pada sang suami.


"Kenapa harus bercerai ma" protes Fahmi


"Lalu kamu mau pasang dua,mama yakin Carla tidak akan mau Fahmi,dia bisa menggila tau kamu menikah lagi"


"Ya itu urusan dia ma"


Mama Fahmi memperhatikan tingkah sang anak yang seperti nya tidak rela jika harus berpisah dari Shela, memang secara fisik Shela jauh lebih muda dan juga sopan tapi Fahmi memiliki tanggung jawab atas Carla.


"Kamu mencintai Fahmi?" tanya mama Fahmi membuat Shela menatap sang mertua nya


"Kamu mencintai anak saya?" tanya nya lagi tapi kali ini dengan nada lembut.


Shela menatap Fahmi lalu beralih ke sang mertua dan mengangguk pelan.


Mama Fahmi bisa melihat ketulusan dari raut wajah perempuan muda ini, apalagi sekarang Shela sedang hamil cucu nya, meskipun sama seperti Carla tapi sang mama lebih tenang melihat wajah Shela.


"Ajak istri mu ke kamar istirahat,nanti makan malam di sini saja" ucap sang mama dan di anggukki Fahmi pelan


Fahmi menuntun Shela kearah kamar nya dan Shela sedikit menunduk kan tubuh nya saat melintasi sang mertua.


"Anak yang sopan,tapi sayang nasib mu buruk karena berhadapan dengan Carla" batin nya karena mama Fahmi tau siapa Carla dia tidak dengan mudah memberikan Fahmi pada siapa pun semoga saja ada jalan keluarnya kali ini.