
Ponsel Fahmi terus berbunyi membuat Fahmi melirik sejenak lalu meletakkan nya kembali.
"Di angkat saja dulu ma-s,siapa tau penting" ujar Shela hati-hati,bukan dia mau mencampuri urusan Fahmi dan Carla tapi dia benar-benar merasa bersalah saat ini hadir menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Carla dsn Fahmi.
"Nanti saja" jawab Fahmi dingin membuat Shela terdiam.
Fahmi memarkir kan mobilnya di salah tempat parkir mall yang akan mereka kunjungi.
Fahmi turun dari mobil dan diikuti Shela dari belakang.
"Tunggu di pintu masuk sebentar lagi aku ke sana" ujar Fahmi dan di anggukki Shela patuh.
"Ada apa La?" tanya Fahmi dengan nada malas
"Mas kamu kenapa dingin begitu,kemana saja kamu aku hubungi tidak di angkat"
"Sudah jangan basa-basi lagi,kenapa?" tanya Fahmi yang sudah mulai enggan mengangkat telepon istri tua nya ini.
"Mas aku butuh uang"
"Uang apa lagi! kamu tau sendiri kan kalau semua gaji ku aku berikan untuk kamu dan separuh bonus ku juga untuk kamu,uang apalagi yang kamu tanya kan La,aku tidak punya " bentak Fahmi yang mulai bosan dengan kelakuan Carla
"Mas,di sini semua serba mahal mas aku ingin beli kebutuhan anak kita jangan pelit begitu,nanti juga kamu yang bakal di puji kalau semua kebutuhan anak kita branded"
"Aku tidak haus pujian! beli yang merek lokal juga tidak masalah buat ku, pulang saja cepat"jawab Fahmi lagi
"Mas!!! kamu semakin lama semakin membuat ku kesal,jangan perhitungan begitu lah,aku ini istri mu kalau bukan buat aku dan anak mu buat siapa lagi kamu mencari uang!" oceh Carla di sana
"Aku tidak mau tau mas aku butuh uang 10 juta lagi,cepat kirim sekarang juga"
"Aku tidak ada uang" kesal Fahmi menutup ponselnya lalu menarik nafas panjang dan berjalan menghampiri Shela.
"Mas..kamu baik-baik saja?" tanya Shela yang melihat wajah memerah Fahmi
"Oke...ayo" ajak Fahmi menarik tangan Shela
"Mas kamu mau sayur ini?" tanya Shela menunjukkan sayur brokoli
"Boleh,aku tidak memilih untuk makanan, apapun itu yang penting bisa di makan" jawab Fahmi
"Beli daging itu juga sayang"tunjuk Fahmi membuat Shela sedikit kaku karena panggilan sang suami
"Kamu mau daging ini? mau di masak apa?"
"Di sop juga boleh,tapi jangan terlalu pedas"
sahut Fahmi
"Mas tidak bisa makan pedas?" tanya Shela menatap sang suami
"Bukan tidak bisa tapi tidak doyan, yang sedang-sedang saja sayang,tapi aku suka setiap masakan mu" puji Fahmi membuat Shela tersenyum kecil
"Buah-buahan nya beli juga sayang,pilih mau yang mana"ajak Fahmi
"Mas mau buah apa?" tanya Shela,Fahmi bukan menjawab tapi malah menatap ke dada Shela membuat bumil cantik ini memukul kening Fahmi dengan satu buah yang dia pegang.
"Shela,,,,pak Fahmi"
"Mbak Vita!" gumam Shela berdiri kaku melihat sahabat sang kakak nya itu berdiri di depan nya.