Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
mengamankan ayah


"Saya bisa jelaskan pak jangan bawa saya" berontak Pieter


"Nanti di jelaskan di kantor saja pak, sekarang ayo ikut dulu,kalau bapak koperatif semua nya akan berjalan lancar"


"Pak saya tidak bersalah perempuan itu yang mengejar-ngejar saya bahkan dia meninggal kan suaminya demi saya"ujar Pieter tapi tak di dengar kan oleh polisi tersebut dia terus memaksa Pieter naik ke dalam mobil.


"Ayo" ujar polisi menarik paksa Pieter kedalam mobil, sudah beberapa kali surat panggilan di abaikan oleh Pieter.


"Awas kamu Ambar,kamu benar-benar sudah membuat hidup ku berantakan" batin Pieter kesal


***


"Terimakasih pak atas informasinya tapi saya tidak bisa bertemu dengan dia pak,saya tidak berani" aku Ambar


"Biar saya yang menyelesaikan nya bu" jawab pengacara Ben


Ambar benar-benar tidak berani lagi bertemu Pieter dia sangat trauma dengan penyekapan nya dulu,tadi pengacara Ben mengabarkan kalau Pieter sudah di jemput paksa oleh pihak polisi dan kini Pieter sudah di periksa jika memang Pieter terbukti bersalah dia akan langsung di tetapkan sebagai tersangka dan di tahan.


Pieter meminta di hubungi asisten nya tapi tidak di angkat, Asisten Pieter sendiri sudah pergi dia tak ingin terlibat terlalu jauh dengan masalah bos nya ini apalagi dia tau kalau Pieter sekarang sudah bangkrut jadi tidak ada yang bisa di banggakan dari lelaki itu hanya membuang waktu nya saja.


"Sial....sial...." marah Pieter karena tidak ada yang bisa membantu nya saat ini.


Pieter menghubungi pengacara nya meminta untuk di bebaskan tapi pengacara Pieter tidak bisa mengabulkan nya karena memang lawan Pieter cukup kuat dia yakin hanya sia-sia.


Kepala Pieter serasa ingin pecah, belum menghadapi masalah perusahaan nya dan sekarang masalah baru datang membuat Pieter pusing.


****


"Sayang besok kita pulang saja kerumah dan ajak ayah tinggal bersama kita untuk sementara waktu ini" ucap Ben


"Kenapa mas? apa ada masalah?" tanya Nia khawatir,Nia benar-benar takut jika suaminya ini terkena masalah karena ada dia dan Juna yang akan mencemaskan nya.


"Pieter masuk penjara karena Ambar melaporkan semua nya sayang"


"Lalu apa hubungannya dengan ayah?"


"Otomatis semua nya akan hancur, perusahaan nya,karir nya bahkan dirinya sendiri sedangkan Carla pasti tidak mendapatkan apa-apa sayang dan sudah pasti mama Dina dan Carla akan meminta kembali pada Ayah karena hanya ayah satu-satunya orang tempat mereka mengadu,kamu tau kan kalau Carla tidak memiliki pekerjaan dan mereka akan jadi gembel" jelas Ben


"Apa kamu mau ayah kembali ke mama Dina?"tanya Ben


"Kalau aku sih terserah ayah mas,tapi aku rasa ayah tidak akan mau kembali secara dia tau siapa mama Dina itu"


"Aku tidak yakin sayang,bisa saja dia membujuk ayah dan meminta maaf lalu ayah memaafkan nya secara ayah itu orang nya pengiba untuk menghindari itu kita bawa ayah saja kita awasi jangan sampai ayah kembali ke mama Dina karena bisa-bisa mama Dina menguasai ayah lagi,kamu tau kan jahat nya mereka bagaimana"terang Ben panjang lebar dan diangguki Nia


"Ya sudah nanti aku hubungi ayah"


"Jangan di hubungi kalau di hubungi ayah banyak alasan nya mungkin beliau masih segan sayang, langsung saja kita jemput dan untuk sementara waktu rumah di sana di gembok saja dulu kalau bisa aku akan mencarikan istri baru untuk ayah biar si nenek lampir itu tidak bisa mengganggu lagi, kalau sudah ada istri lagi baru ayah pulang ke rumah nya" oceh Ben dia terlalu kesal jika berhadapan dengan mantan mertua nya itu.


"Ya sudah besok saja mas aku juga harus bicara dulu sama mama takut nya mama malah sedih di tinggal Juna, masalah istri jangan dulu mas,aku yakin ayah masih trauma" ujar Nia


"Yang jelas kita amankan dulu ayah dari nenek lampir itu"ucap Ben tidak terima jika ayah mertua nya kembali pada mama Dina.