Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Lepas kendali


"Mas" ujar Carla mendorong tubuh Rendy saat Rendy hendak melepaskan pengait bra yang di kenakan Carla.


"Ini salah mas! tidak boleh" ujar Carla segera berdiri dan berlari ke arah kamar mandi


"Ck....sial" kesal Rendy yang tidak bisa menahan diri nya hingga membuat Carla pergi.


"Pasti dia marah pada ku" gumam Rendy meremas rambut nya kasar


Carla memperhatikan bibir nya yang sedikit membengkak di cermin kamar mandi akibat ciuman panas mereka tadi.


Masih terasa bagaimana nafsu nya Rendy mencium bibir nya hingga meninggal kan Bercak merah di leher Carla tanpa Carla sadari,jujur Carla juga sangat bernafsu bahkan ingin lebih tapi akal sehatnya mengatakan kalau itu salah meskipun mereka berstatus suami istri tapi tidak ada perasaan di hati Rendy, Carla tau itu hanya nafsu sama yang terjadi antara dia dan Pieter dulu.


Carla menghela nafas panjang dia bingung dengan perasaan yang dia punya saat ini dan yang pasti dia dan Rendy tidak akan bisa bersama karena ada Bianca kekasih Rendy.


"Kenapa harus terjebak begini" batin Carla menyesal seperti nya dia sudah jatuh hati pada suami pura-pura nya ini tapi Carla tidak boleh memperlihatkan kalau dia menyukai Rendy,dia tidak mau menjadi pelakor lagi cukup sudah kakak tirinya dan Ambar yang terluka jangan ada lagi wanita lain.


"La....Carla...." panggil Rendy khawatir


"tok....tok...tok.."


"La,are you ok?"pekik Rendy dari luar


"La......buka pintu nya la,kamu tidak apa-apa"


"Oke mas,aku tidak kenapa-napa,hanya sedikit mual" bohong Carla membuat Rendy sedikit tenang setelah mendengar suara istri nya ini.


"Aku hanya sedikit mules mas" alasan Carla dan Rendy kembali ke sofa di mana mereka hampir saja melakukan nya di sana.


Dua puluh menit Carla mengurung diri di kamar mandi dan akhirnya dia keluar juga dan Rendy langsung mendekati nya.


"Ada yang sakit?" tanya Rendy dan di jawab gelengan oleh Carla


"Maaf jika aku menyakiti nya"


"Tidak mas hanya saja-"


"Maaf....! sekali lagi aku minta maaf la,aku tadi lepas kendali" aku Rendy dan du di anggukki Carla pelan


"Ganti baju mu kita jalan-jalan keluar sebentar cari angin" ajak Rendy dia bisa gila jika hanya berdua di kamar dengan Carla saat ini.


****


"Kemana kamu mas kenapa ponsel mu tidak di angkat" kesal Bianca dari tadi dia mencoba menghubungi Rendy tapi tidak ada jawaban dari kekasih nya ini.


"Semakin hari kamu semakin menjauh dari ku" gumam nya pelan


Awalnya Bianca merasa kalau Rendy akan setia pada nya dan akan mampu menunggu kepulangan nya jadi Bianca menolak lamaran Rendy dan meminta waktu sampai study nya selesai selain itu juga ada alasan tersendiri untuk Bianca, orang tua nya menjodohkan Bianca dengan lelaki lebih kaya dari Rendy tapi Bianca menolak dia tetap ingin mempertahankan Rendy dan mengulur waktu sampai orang tua nya menerima Rendy tapi di sisi lain pertahanan Rendy goyah,dia mulai menyukai kepribadian Carla yang tegar.


"Kamu semakin menjauh tau begini aku tidak akan kuliah di luar negeri" oceh Bianca, cita-cita kuliah di luar juga menjadi salah satu keinginan terbesar Bianca dia ingin menjadi wanita karir tanpa memikirkan perasaan kekasih nya Bianca merasa Rendy cinta mati pada nya jadi tidak akan melirik wanita lain.