Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Pikiran


"Kamu memberikan ayah pekerjaan banyak ya mas?"


"Tidak! mana mungkin aku tega sayang memberikan ayah beban pikiran"jawab Ben cepat


"Lalu kenapa ayah seperti banyak beban pikiran ya mas,apa yang sedang beliau pikirkan?"


"Mana aku tau, mungkin memang sedang ada masalah sayang,kalau di kantor ayah baik-baik saja,coba kamu yang tanya pelan-pelan mungkin saja ayah mau jawab" ujar Ben lagi membuat Nia jadi kepikiran apa yang sedang di pikirkan ayah nya saat ini.


****


"Di mana Carla? kenapa dia meninggal kan mama nya sendiri mengemis,apa Carla sudah menikah lagi,jika ia kenapa Dina tidak ikut Carla saja,malah mengemis" batin ayah Bahtiar karena dia tau bagaimana tinggi nya gengsi Dina jadi tidak mungkin Dina memutuskan untuk mengemis jika tidak sangat butuh


Bukan mau kembali tapi ayah Bahtiar kepikiran dengan nasib mama Dina bagaimana pun juga perempuan itu pernah mengisi hidup nya beberapa tahun dan pernah ada cinta di antara mereka meskipun kini hanya ada rasa kasihan dan penasaran saja.


"Aku harus cari tau tentang mereka" gumam ayah Bahtiar sambil mengangguk kecil


***


"Setelah menikah langsung bulan madu saja la, pasti kamu tidak pernah di ajak Rendy jalan-jalan kan karena dia terlalu sibuk"


"Iy-a ma" jawab Carla pelan


"Nanti keluarga besar mama akan datang la,mama akan kenalkan kamu dengan adik dan kakak Rendy terlebih dahulu,oh ya jika ada keluarga mu atau orang panti yang ingin kamu undang bisa dari sekarang la jangan sampai kelupaan nanti nya" ujar mama Rendy,dia yang paling semangat dengan pernikahan Rendy saat ini karena dia sudah sangat berharap dengan kehadiran anak di perut Carla sebagai cucu nya.


"Sayang,aku kerumah sakit sebentar ya,ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan dulu" ujar Rendy yang baru keluar dari kamar.


"Kalian akan resepsi loe Ren, harus ada persiapan"


"Nanti aku akan cuti ma"


"Jangan terlalu sibuk Ren, jaga kesehatan nanti malah tepar saat resepsi" ingat mama Rendy


"Iya ma"jawab Rendy patuh


Carla mengantarkan Rendy sampai ke depan pintu dan menyalami punggung tangan Rendy layaknya seperti seorang istri karena ada mama Rendy sesuai dengan perjanjian mereka selalu bersikap romantis saat ada mama Rendy dan hal itu menjadi kebiasaan untuk Carla saat ini.


"La,kamu harus hati-hati dan selalu jaga penampilan karena Rendy itu dokter tampan, menjadi incaran para pelakor di luar sana"Carla hanya mengangguk pelan.


"Nanti kamu harus ikut senam ibu hamil la,dan perawatan kecantikan agar tetap terlihat cantik meskipun sudah punya anak,mama akan Carikan kamu baby sitter biar kamu tidak terlalu repot"lanjut mama Rendy antusias membuat Carla semakin bersalah tapi dia menikmati kehadiran sang mertua.


"Kalau boleh memilih aku tidak ingin terjebak dalam situasi ini,tapi apa boleh buat hanya Rendy yang bisa menyelamatkan ku saat ini" batin Carla sambil mengusap perut nya pelan,tapi dia tidak bisa mundur karena terlilit hutang.


Carla berpikir ntah sampai kapan kebohongan ini berlanjut,dia sendiri tidak bisa menjawab nya,hanya bisa menjalani saja.


*****


Author lagi liburan lebaran dulu ya kakak cantik, jadi masih fokus untuk silaturahmi keluarga,maaf jika jarang nulis 🙏🙏