
"Saya deposit 50 juta dulu bisa sus?" tanya Carla
"Bisa bu tapi setelah operasi ibu harus tambah ya bu karena biaya operasi nya cukup besar jika di satukan dengan biaya lain nya akan bertambah besar"
"Iya sus,saya akan usahakan secepatnya untuk menambah lagi" jawab Carla pelan, Carla mengeluarkan Atm nya dan membayar 50 juta terlebih dahulu,kini yang ada dalam pikiran Carla yaitu ayah Bahtiar dia akan mencari ayah Bahtiar untuk meminta bantuan setidaknya setengah nya ayah Bahtiar yang akan membantu nya.
"Semoga ayah bisa membantu ku" batin nya
****
"Saya mau ketemu ayah saya pak"mohon Carla
"Maaf setau saya pak Bahtiar hanya memiliki anak bu Nia tidak ada yang lain"
"Pak,ini penting, beritahu saja kalau ada saya Carla mencari nya"
"Maaf nona di sini tidak bisa sembarang orang masuk,di jaga ketat oleh pak Ben jadi jika anda punya kepentingan anda hubungi saja langsung dan janjian dulu"
"Tapi pak-"
"Maaf nona saya hanya pekerja jadi tidak bisa melanggar aturan di rumah ini" ucap Pak Satpam yang menjaga
Sejak kejadian Nia di tabrak Ben benar-benar tidak membolehkan siapapun masuk kediaman nya tanpa permisi dia membuat peraturan ketat meskipun tamu sang mertua harus sudah ada janji terlebih dahulu Ben tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya, apalagi sekarang mereka sudah punya anak jadi mau tidak mau Ben harus tegas.
Carla menitikkan air mata nya berjalan pelan pada siapa dia harus meminta bantuan kali ini,apa yang harus dia perbuat Carla tak bisa berpikir jernih saat ini.
"Bantu aku Tuhan " batin Carla,dia benar-benar bingung saat ini ke siapa lagi mengadu.
Carla yang tidak melihat jalanan tiba-tiba di kejutkan dengan mobil yang berada di hadapan nya...
"Tin......tin....."
"Aaakkkkkk"
"Mas awas!!!!"
"Cittttt.......cit........"
"Astaghfirullah mas, hampir saja"Sela segera keluar mobil
"Mbak nggak papa?" tanya Sela panik
"Alhamdulillah nggak papa"
"Mbak Carla!"
"Sela"
Sela terdiam sejenak melihat mantan istri suaminya ini.
"Sayang" panggil Fahmi
"Mas Fahmi" ujar Carla tersenyum kecil
"Carla!!"
"Mas Fahmi" pekik Carla kegirangan dan mendekat memeluk tubuh Fahmi
"Kemana saja kamu mas,aku mencari mu,kamu tau banyak yang ingin aku ceritakan pada mu mas"adu Carla sambil mengisak
"La....maaf La" ujar Fahmi mencoba menjauh dari tubuh Carla
"Kenapa mas? aku tau aku salah mas tapi aku ingin menebus semua kesalahan ku mas, bantu aku mas mama kecelakaan!"
"Iya mas sekarang ada di rumah sakit dan harus di operasi,aku tidak punya biaya mas, bantu aku"
"Maaf la, sekali lagi maaf aku sudah menikah dan mempunyai keluarga sekarang jadi aku harus menjaga hati istri ku,aku minta maaf karena tidak bisa membantu mu"
"Mas!! kamu bohong mas"
"Tidak,,sayang kemari" panggil Fahmi dan Sela mendekat pada sang suami,Carla menatap Sela tak percaya kalau perempuan yang dia kenal ini adalah istri baru suaminya, memang Sela jauh lebih muda dari dirinya.
"Maaf Mbak Carla" ujar Sela pelan, bagaimana pun juga Sela merasa bersalah karena sudah menjadi pelakor dalam rumah tangga Carla dan Fahmi dulu,tapi mau bagaimana lagi dia hamil anak Fahmi.
"Kamu!!!"
"Ya,Sela istri ku dan kami sudah memiliki anak, sekali lagi maaf Carla aku tidak bisa membantu mu,Ayo sayang masuk" ajak Fahmi dan di anggukki Sela pelan
Carla menitikkan air mata tapi kali ini dia tidak ingin marah karena memang semua salah nya, dulu dia yang meminta Fahmi menceraikan nya agar dia bisa menikah dengan Pieter, mungkin Fahmi sudah menemukan kebahagiaan nya dan dia berhak untuk itu.
Sela menatap kesedihan amat mendalam di wajah Carla.
"Mas, bantu dia sekali ini saja mas, setelah itu putus kan apapun hubungan dengan nya" ujar Sela tiba-tiba membuat Fahmi bingung
"Sayang,apa kamu tidak punya rasa cemburu sedikit pun pada ku? apa kamu ingin menguji ku sayang?"
"Mas,aku manusia biasa mas,aku punya rasa itu tapi aku lebih memikirkan perasaan Carla saat ini pasti dia sangat kesulitan,jika aku yang ada di posisi nya pun belum tentu bisa,Mbak Nia sudah cerita kalau pak Bahtiar sudah menceraikan mama nya dan pak Pieter di penjara"ujar Sela
"Hanya rasa kemanusiaan mas bukan yang lain,sekali saja" mohon Sela
Fahmi menghela nafas berat dia juga merasa kalau dia terlalu jahat padahal dulu dia yang bejat menikahi Sela tanpa sepengetahuan Carla.
"Oke, silakan kamu yang bantu" ujar Fahmi membuat Sela tersenyum kecil
Sela segera mengambil uang di tas nya dan keluar dari mobil.
"Mbak" panggil Sela membuat langkah kaki Carla terhenti
"Mbak...maaf kami tidak bisa membantu lebih hanya ini,jangan mbak anggap kami menghina mbak tapi kami tulus membantu mbak" ujar Sela lembut membuat Carla menangis dan memeluk Sela.
"Jaga mas Fahmi,Sel.Jaga dia jangan bertindak bodoh seperti ku" ucap Carla dan di anggukki Sela pelan
"Terimakasih atas bantuannya"
"Iya mbak,jaga diri mbak baik-baik kami pergi dulu" ujar Sela segera pergi ke arah mobil nya lagi
Sebaik-baik nya Sela perempuan ini bisa menjaga dirinya dari bahaya, meskipun dia kasihan pada Carla tapi Sela tak berniat menawarkan Carla tumpang ataupun sekedar mampir kerumahnya dia membatasi siapa yang bisa dekat dengan keluarga nya, apalagi Carla adalah masa lalu suaminya,dia tidak ingin menggali lobang nya sendiri nanti.
"Ayo mas" ajak Sela
"Nggak kamu ajak saja sekalian mampir sayang"goda Fahmi
"Itu mau nya kamu,awas ya" jawab Sela mencubit kecil pinggang sang suami
"Awww.... sakit sayang"
"Makanya jangan genit"
"Siapa yang genit juga,cuma menawarkan kebaikan saja"
"Nggak ada kesempatan kedua ya mas" potong Sela membuat Fahmi tertawa kecil
****
Maaf sudah beberapa hari nggak up, aktivitas di dunia nyata sedang padat-padatnya say bulan puasa ini...🙏