Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Berdebat


"Untuk apa mama menemui Carla ma?"tanya Rendy saat baru datang


"Jadi dia mengadu pada mu"jawab mama Veni sinis


"Ma,mama tau apa yang terjadi pada Carla sekarang ini semua oleh ulah mama!"


"Sayang nya mama tidak mau tau Ren,dia sudah menipu mama,ibu mana yang tidak sakit hati d tipu oleh menantu nya sendiri"jawab mama Veni


"Ini bukan salah Carla ma,tapi aku yang membawa Carla kedalam rumah ini ma,aku yang meminta Carla untuk menjadi istri ku ma, seharusnya mama menerima keputusan ku"


"Terserah yang jelas dia sudah membuat mama kecewa mama tidak mau lagi berurusan dengan perempuan itu,mama tidak bisa menerima nya"


"Ma,aku yang minta pada Carla ma,dia hanya mengikuti kemauan ku saja,jadi jangan mam salah kan Carla,aku yang salah" bentak Rendy


"Kamu berani bentak mama hanya karena perempuan pembohong itu Ren,kamu lupa kalau ini mama mu,kamu sudah di butakan oleh cinta gila"


"Ma-"


"Stop mama tidak mau dengar alasan apapun,mama kecewa pada kamu dan dia, sekarang kamu tidak usah mengurus dia lagi Ren biarkan dia pergi, karena dia bukan tanggung jawab kamu"potong mama Veni


"Dia istri ku ma"


"Tapi bukan mengandung anak kamu,apa otak kamu sudah di cuci oleh nya ren hingga tidak bisa membedakan perempuan baik dan buruk, siapa tau dia berselingkuh di belakang kamu dan masih berhubungan dengan mantan suaminya,dari awal mama juga tidak suka ren pada Carla tapi karena dia mengandung mama terima ternyata apa? bukan anak kamu? perempuan yang jelas-jelas bukan hamil anak kamu masih juga kamu bela"


"Ma,kenapa di permasalahkan soal anak,toh bayi itu tidak berdosa yang jelas aku cinta ma sama Carla,lagi pula aku bertemu Carla saat dia janda ma, tidak ada perselingkuhan" tekan Rendy


"Perempuan hamil di nikahkan, ceraikan dia kamu akan mama nikahkan dengan Dena sesuai kesepakatan mama dulu"


"Tidak ma!" tolak Rendy cepat


"Kenapa jadi Bianca ma,aku sudah putus dengan dia "


"Papa nya semalam datang kemari dan meminta kamu bertanggung jawab pada anak nya karena sudah menodai anak nya,apa benar???"


Rendy terdiam sejenak masalah apa lagi ini, menyentuh Bianca selama berpacaran saja hanya sebatas ciuman apa itu termasuk kategori menodai pikir Rendy.


Pikiran nya benar-benar kacau saat ini,kenapa banyak sekali masalah yang datang.


"Benar Ren?" tanya mama Veni marah


"Ma aku tidak pernah menyentuh Bianca, sedangkan Carla saja sudah menjadi istri ku bisa aku jaga ma,aku tau mana yang pantas dan tidak pantas" jelas Rendy membuat mama Veni sedikit lega


"Kalau begitu Minggu depan kita ke Surabaya,mama akan melamar Dena untuk kamu"


"Tidak ma,aku tidak akan mau menikah dengan siapapun itu,aku ingin menunggu Carla saat ini karena dia sedang koma" jawab Rendy membuat mama Veni terdiam


"Carla koma" batin nya


Rendy menghentak kan kaki nya ke udara lalu segera pergi meninggalkan mama nya.


"Rendy,jangan jadi anak durhaka ya kamu" pekik mama Veni tapi tak di hiraukan oleh Rendy dia lebih memilih pergi dari pada berdebat dengan mama nya membuat nya bertambah pusing belum lagi Bianca yang datang tiba-tiba memfitnah diri nya.


"Gila Bianca fitnah apa lagi yang dia buat sekarang, nggak ada habis nya tu perempuan" umpat Rendy di dalam mobil nya,dia terlihat kesal saat ini,banyak sekali permasalahan yang muncul tiba-tiba.


"Kenapa sulit sekali aku bersatu dengan Carla Tuhan,bantu aku! aku benar-benar mencintai istri dan anak ku Tuhan,aku ingin kami hidup bahagia" do'a Rendy


"Berarti Carla trauma pada mama saat ini,aku harus menjauh kan Carla dari mama" ucap nya lagi sambil mengusap wajah nya pelan.