
"Kenapa sayang seperti nya ada yang sedang kamu pikirkan?"tanya Rendy saat melihat sang istri hanya melamun
"Mas tadi aku bertemu mama" Jawab Carla pelan membuat Rendy menghela nafas berat dan mendekat pada Carla.
"Jangan di pikirkan sayang,aku selalu ada untuk kamu urusan mama nanti aku yang akan selesai kan" ujar Rendy memeluk tubuh Carla dari belakang,dia tau kegundahan istrinya saat ini.
"Wangi" puji Rendy sambil mencium tengkuk Carla dan menggesek pelan tubuh nya di punggung perempuan cantik itu.
"Mas,geli!"rengek Carla
"Sayang apa pun yang terjadi selagi aku bernafas aku akan melindungi kalian" ujar Rendy sambil mengelus lembut perut Carla.
"Aku hanya takut mas, takut jika suatu saat kamu bosan dengan situasi ini"
Rendy membalikkan tubuh sang istri dan mencium bibir Carla perlahan, ciuman yang tadi nya pelan semakin menuntut hingga membuat Carla kewalahan menghadapi nafsu suaminya ini, sejak mereka menikah ulang Rendy selalu meminta hak nya pada Carla.
Rendy menuntun sang istri sampai ke ranjang tanpa melepaskan ciuman mereka.
"Mas" desah Carla saat dirinya sudah terbaring di ranjang dan Rendy mulai menciumi sekujur tubuh sang istri.
Rendy memang sangat mencintai Carla bahkan dia bisa menerima semua masa lalu istri nya ini dan tak pernah mempermasalahkan apapun juga, Rendy lelaki yang bertanggung jawab dia lebih fokus kedepan hidup rumah tangga mereka.
"Mas..." lirih Carla dengan tatapan mata sayu
Rendy kembali ******* bibir Carla sementara satu jarinya dalam milik perempuan cantik itu yang telah basah.
Dengan sigap Rendy menanggalkan semua pakaian yang di kenakan Carla lalu dia juga segera menanggalkan pakaian yang ia kenakan dengan tergesa dan memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang terpahat sempurna membuat Carla memalingkan wajahnya malu, meskipun ini bukan baru pertama kali nya dia melihat tubuh sang suami tapi Carla masih saja tetap malu jika mereka berhubungan intim.
Rendy memasukan benda tumpul tersebut ke sarang nya, sambil memompa pelan dia memperhatikan wajah perempuan yang sangat dia puja ini,Carla benar-benar cantik di mata Rendy tak ada yang bisa membuat dokter tampan ini berpaling dari Carla semua yang dia inginkan ada pada Carla.
"Aku mencintai mu sayang, sangat mencintai mu" ujar lirih Rendy sambil tersenyum tipis.
Rasa hangat, bahagia dan gairahnya sudah diubun-ubun tak kuasa untuk dibendung lagi,Carla memeluk tubuh sang suami sambil mengeram saat mendapatkan pelepasan nya.
****
"Ayah senang kalian bisa akur kembali, Sebenarnya Carla anak yang baik hanya saja pengaruh mama Dina yang menjadikan nya buruk saat itu"
"Aku berpikir juga begitu yah"ucap Nia
"Alhamdulillah sekarang semua nya sudah berakhir Ni,ayah harap kamu dan Carla bisa menjadi saudara selama nya karena hanya kamu yang dia punya"
"Iya yah,aku juga akan menemui mama Rendy untuk bicara tentang Carla, mungkin mama Rendy bisa menerima Carla dan masa lalu nya"
"Ya nak ayah setuju kasihan Carla harus menanggung beban atas masa lalu nya, semua orang berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua, apalagi Carla hanya korban"
"Ayah tenang saja semua nya pasti akan baik-baik saja" ujar Nia membuat hati ayah Bahtiar sedikit tenang dia percaya dengan anak perempuan nya ini karena Nia cukup bijak dalam menyikapi suatu masalah.