Menikahi Tuan Muda Yang Kejam 2

Menikahi Tuan Muda Yang Kejam 2
Bonus Chapter - Malam Yang Panas


Tanpa terasa hari sudah malam. Seluruh keluarga Armadja dan Pramudya bersiap-siap pulang ke rumah masing-masing.


"David, ayo ikut Oma dan Opa. Kau menginap di rumah Oma dan Opa saja ya." ucap Mega.


"Kenapa David harus kesana Oma? David ingin tidur bersama Mama dan Papa." ucap David.


Semua yang mengerti maksud Mega hanya tersenyum melihat kepolosan David.


"Sayang, di rumah Oma dan Opa sudah ada hadiah yang kami persiapkan untukmu. Kau harus melihatnya." ucap Mega yang sebenarnya memang jujur. Di rumahnya dia memang sudah mempersiapkan hadiah berupa sepeda keluaran terbaru untuk David.


"Tidak Oma, David mau disini menemani Mama dan Papa. David mau tidur dikamar bersama Mama dan Papa saja mulai sekarang." ucap David yang seketika membuat semua mata orang dewasa yang ada disitu membulat.


Mega bingung bagaimana caranya membuat David mengerti bahwa dia tidak boleh tidur sekamar dengan orang tuanya. Apalagi ini malam pertama Kevin dan Anggun setelah sepuluh tahun lamanya. Andai saja mereka tidak menolak untuk tidur dihotel dengan alasan malu sudah tua, pasti mereka bisa melalui malam yang indah saat ini.


"Sudah lah Ma. Biarkan David tidur bersama kami." ucap Kevin diikuti anggukan Anggun.


Semua yang mendengar terkejut dengan kalimat Kevin. Ya, mungkin saja mereka akan bercinta di kamar lain setelah David tertidur pulas. Tapi seterusnya? Yang benar saja.


Sean maju dan berjongkok lalu berbisik pada David. Setelah mendengar bisikan Sean tanpa di duga David bereaksi diluar dugaan. "Ya sudah Oma, David ikut malam ini. Dan seterusnya David tidak akan sekamar dengan Mama dan Papa." ucap David.


Semua senang mendengarnya. David pun mengambil bajunya dan akan menginap selama dua hari di rumah Oma dan Opanya. Setelah semua siap, mereka pun pamit pulang.


Saat menikah dengan Erik pun Anggun jarang bercinta dengannya karena Erik yang sering bolak balik ke luar kota yang ternyata juga mempunyai simpanan disana.


Dengan perlahan, bibir Kevin mendarat di kening Anggun. Cup, sebuah kecupan yang membuat pipi Anggun bersemu merah.


Kevin mencium pipi Anggun kemudian berbisik. "Aku mencintaimu." ucapnya.


Anggun tersenyum malu mendengarnya. "Aku juga mencintaimu Mas." balas Anggun.


Kevin menatap lekat kedua mata indah Anggun. Dengan perlahan ia dekatkan wajahnya dan bibirnya mencium Anggun dengan lembut. Anggun juga membalas ciuman itu.


Kevin membaringkan tubuh Anggun dan mulai menjelajahi tubuhnya. Dia terlihat sangat liar dan rakus. Wajar saja, dia sudah menahan hasrat selama hampir sepuluh tahun dan malam ini akhirnya dia bisa menyalurkan hasratnya pada wanita yang dia cintai.


Terdengar desahan dari dalam kamar itu. Anggun terus mendesah menikmati sentuhan bibir Kevin di tubuhnya. Kevin benar-benar membuatnya menikmati permainan malam itu.


Kini tiba saatnya Kevin melakukan sentuhan terakhir dan.."Ahhh." Suara desahan Anggun dan Kevin terdengar saat tubuh mereka sudah bersatu.


Kevin mulai mengayukan tubuhnya keatas dan kebawah. Menikmati setiap sensasi yang tercipta. Anggun menjambak dan mer*mas rambut Kevin sambil menikmati aktivitas yang sedang mereka lakukan.