
Sejak saat malam dimana Alex menceritakan semua rahasia nya pada Risa.
Hal itu tidak berpengaruh banyak untuk kemajuan Risa. Bahkan dia tetap sama. Menjalani Konseling dan sharing pun tidak membuah kan hasil.
Terhitung sudah memasuki bulan ke 4 sejak kelahiran nya kondisi Risa tetap sama. Bahkan Baby Sky pun sudah sana sekali tidak menerima ASI lagi ya dikarena kan kondisi Risa yang tetap seperti itu dan ASI nya tersendat sendat.
" Risa, Ku mohon...Kembali. Setidak nya jika bukan untuk ku tolong kembali untuk Baby Sky, Dia membutuhkan ibu nya. Lihat, Lihat anak kita, Buah hati dari cinta kita berdua. Sky sudah bisa berguling guling di karpet bulu itu, Ahh...Rasa nya sangat manis sekali..." Terdengar Alex menghela nafas nya berat dan Risa tetap sama.
" Sayang . Ku mohon...Demi Sky, Tolong kembali..."
Tes...
" A-ku mem-ben-ci mu,." Lirih Risa.
Alex mendongak dan menatap wajah yang semakin tirus itu.
" Risa..." Ucap Alex sendu di penuhi Rada sesal di dada nya.
Saat dia hendak mencium kening istri nya hati dan jiwa nya di hantam batu besar disana.
" Per-gi..."
" Sayang..."
" Per-gi..."
" Risa ku mohon jangan begini...Ku mohon sayang..."
" Pergi !!!" Kali ini sekuat tenaga dia mengungkap kan kekesalan hati nya pada Alex.
" Risa, Sayang..."
" Aku mohon...Pergi...Biarkan aku pergi bersama anak ku...Aku mohon..."
" Sayang...Ku mohon jangan begini. " Pinta Alex memelas disana.
" Maafkan aku Risa...Maafkan aku sayang...Maaf..." Air mata Alex kembali jatuh disana.
Dia kembali merasakan kehancuran disini. Ini kah balasan atas dosa di masa lalu nya ? membunuh tanpa belas kasih ?
Memenggal tanpa berpikir ulang ?
Dan sekarang hati nya terbunuh oleh kata kata Risa. Cinta nya Hancur di penggal oleh kesedihan yang di rasakan Risa nya.
" Sayang...Aku mohon..." Alex bersimpuh di hadapan Risa.
Untuk pertama kali nya dia berlutut di hadapan seseorang dan memohon ampun.
" Sayang...Risa...Maafkan aku..." Air mata itu semakin jatuh dan beraturan.
Alex menangis untuk yang kesekian kali nya di hadapan Risa.
" Maaf kan aku Risa...Aku bukan suami yang baik untuk mu, Tapi aku ingin menjadi yang terbaik untuk kamu, Ku mohon...Maafkan aku. " Pinta Alex untuk yang kesekian kali nya.
" Berikan aku ketenangan, Aku ingin kembali menata hati ku. Biarkan aku hidup bersama anak ku..." Alex menggeleng disana.
Dia tidak bisa berjauhan dari anak dan istri nya.
" Lalu aku ? Diri ku ? Cinta ku ? Perasaan ku ? Apa kamu tidak ingin tau apa yang aku rasakan ? Jiwa dan raga ku ikut hancur bersama hancur nya diri mu. Bantu aku untuk menjadi yang terbaik untuk mu dan anak kita. Aku mohon..." Pinta Alex lagi dan lagi.
Demi diri nya dan anak nya, Demi Tuhan, Alex tidak ingin menjauh dari anak dan istri nya.
" Apa yang kamu ingin kan ? Jika aku bisa aku akan mengabulkan nya. Tapi tidak untuk sebuah perpisahan. " Ucap Alex mencoba menahan diri nya agar tidak terlalu hancur.
" Biarkan kami hidup tanpa bayang mu. Biarkan aku kembali menata hati ku yang hampir hancur dengan segala kebohongan dan Rahasia mu. Aku pernah bilang bukan ? Semoga suatu saat hati ku masih bisa menerima kebohongan kamu ?" Alex mengangguk.
" Dan aku akan mencoba menerima itu kembali. Tapi biarkan aku untuk tidak melihat mu dulu. !" Air mata Risa juga jatuh membasahi kedua sisi wajah nya.
Alex tidak tahan untuk terus melihat wajah itu penuh dengan kesakitan.
" Baik, Aku mengalah, Aku tidak akan pergi dari sini. Tapi tolong izin kan aku kapan pun aku ingin menemui kalian, Izinkan aku untuk melalukan nya. "
" Dan aku mohon, Jangan biarkan mata ini menurunkan air kesakitan itu, Aku cukup sakit melihat mu begini, Aku mohon...Jangan lagi. !" Alex menghapus air mata itu yang masih berjatuhan.
" Aku mencintai mu..."
Cup..
" Makan yang banyak, Demi Sky, Dia pasti merindukan Mama nya. Aku mencintai mu Sayang, Always !" Alex pergi meninggalkan Risa walau berat.
Hati nya juga hancur disana. Di saat Risa nya kembali, Alex malah harus pergi meninggalkan nya.
Demi ketenangan dan kesembuhan istri nya itu. Alex akan melakukan apapun demi Risa nya.
" Aku juga mencintai mu...Sangat..." Balas Risa Dengan berurai air mata disana.
Setelah kepergian Alex dia kembali menangis dengan semua keadaan ini.
Bagaimana dengan anak wanita yang bernama Rara itu ? Bagaimana keadaan nya ? Bukan kah Rara itu mengalami gangguan kejiwaan juga ?
Risa tergugu disana, Anak nya menangis Dsn ini pertama kali nya di bisa menggendong anak nya dengan benar, Dia kembali mencoba untuk memberi Asi pada anak nya itu.
Setelah mencoba beberapa saat Baby Sky masih menangis hingga akhir nya Payudara Risa rasa nya mengeras dan kram dan juga Linu.
Setelah mencoba lagi dan lagi juga sedikit mengurut nya, Akhir nya ASI itu kembali keluar, Bahkan keluar dengan sangat melimpah. Sky menyedot dengan sangat antusias.
Putra nya terlihat sangat puas saat kembali merasakan ASI ibu nya itu.
" Minum yang banyak sayang, Maaf kan Mama...Ayo, Minum lagi, Sehat selalu sayang..." Risa menciumi pipi anak nya yang tidak terlalu gembul itu karena mungkin efek kurang cocok dengan susu formula atau apa Risa tidak tau itu.
" Maaf kan Mama nak...Maaf kan Mama..." Risa kembali menangis haru saat ASI nya kembali keluar dengan melimpah disana.
Dan Alex yang berada di ruang kerja nya memantau Risa dan Sky dari Tab yang tersambung khusus dengan CCTV kamar mereka.
" Berbahagia lah sayang, Aku mencintai mu...Terima kasih telah kembali untuk Sky, " Ucap Alex dengan Lirih.
Dia terus memantau kegiatan Risa yang kini mulai bisa bergerak sendiri walau masih berjalan tertatih karena otot otot nya belum berfungsi dengan baik.
Kembali keluar dari kamar mandi, Risa melihat Putra nya yang tertidur sangat pulas di ranjang mereka itu.
" Mama sayang kamu Galaxy Sky Alexander " Ucap Risa lagi ikut menciumi pipi putra nya yang tertidur.
Lalu dia mencoba turun ke Lantai bawah setelah kembali meletakan Baby Sky ke Box bayi nya.
" Nyonya..." Pekikan bahagia dari para pelayan menyambut kedatangan Risa.
" Nyonya, Kami merindukan Nyonya..." Semua memeluk Risa dengan sayang dan bahagia.
" Sudah, Aku sesak..." Mereka melepas pelukan nya.
" Tolong buat kan aku Makanan Bergizi ya mulai saat ini. ASI ku kembali keluar demi Sky. Aku harus bisa terus memberi nya ASI. Tolong ya. " Semua menyambut dengan riang gembira dan suka cita .
" Siap Nyonya. Mau Smoothies gak ? Kata nya kacang Almond bagus buat ibu menyusui ." Imbuh Maura disana.
" Boleh. Tolong bawa ke Taman ya. Hm, Dan tolong bersihkan kamar ku ya. Tolong Aku akan membawa Sky ke taman. Dimana Nanny nya Sky ?" Tanya Risa.
" Sa-saya Nyonya. " Risa tersneyum disana.
" Tolong bantu aku ya. Aku belum paham mengurus Sky, Mohon bantuan nya. " Nanny itu merasa tertegun disana. ini pertama kali nya dia mengetahui Nyonya rumah ini begitu lembut dan penuh kasih.
" Maaf, " Risa melambaikan tangan nya di depan wajah Aulia. Nanny nya Sky.
" Saya Aulia Nyonya. "
" Risa...," Tersenyum ramah dan mengulurkan tangan nya.
Aulia kembali kaget, Tapi dia kembali mengambil uluran tangan itu.
" Ayo, Kurasa Sky sudah bangun, Dan Panggil kan Seluruh pelayan ya. Tolong ganti semua Yang ada di kamar ku. Tolong ya. aku ingin Sky nyaman dan tolong di bersihkan hingga benar benar bersih ya. " Pinta Risa lagi.
" Siap Nyonya..." Ucap mereka serempak disana.
" Dan tolong, Bagian dapur, Masak yang banyak. Aku ingin mengadakan makan bersama di taman. Dan Para Penjaga tolong siapkan tempat nya. Keluar kan Meja dan Kursi lipat dari gudang. dan Siapkan perlengkapan Sky juga disana ya. "
" Siap Nyonya !!!" mereka kembali bersorak riang atas kesembuhan nyonya rumah ini.
...❤️❤️❤️...
Ye...Risa sembuh !