Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Matheo Alexander


Alex kembali turun untuk sarapan.


Bahkan dia membiarkan saja kemeja terbuka di kancing bagian atas nya.


Dasi nya memang tidak di pakai karena Risa masih tidur dan dia memang malas dengan dasi.


Jika tidak ada pertemuan meeting dia tidak akan mempertahankan dasi itu lebih lama.


" Selamat pagi Tuan..."


Alex hanya menatap sepasang suami istri yang sedang kikuk dan canggung itu.


" Aku tidak jadi memotong gajih kalian !" Senyum kedua nya langsung cerah dan terpancar disana.


" Dengan satu Syarat !" Sial !


Markus lupa siapa yang sednag di hadapi nya.


Seorang Alexander tidak akan mau membuang semua nya secara sia sia !


Oho ! Mimpi.


Sepasang suami istri itu saling tatap dan merasa was was kali ini.


" Tinggal lah disini !" Benar kan ?


Mereka tidak akan bisa lepas begitu saja.


" Jangan khawatir ! Kamar dirumah ku semua nya kedap suara ! Kalian saja yang bodoh tidak mengaktivkan nya !"


Duarrr !


Malu sekali rasa nya mereka saat ini !


Ketahuan bercinta hingga melupakan bahwa mereka saat semalam sedang di istana seorang Alexander.


Sepasang suami istri itu saling tatap meminta jawaban masing masing dari pasangan mereka.


" Aku tidak menerima penolakan ! Itu sudah keputusan ku !" Mereka bisa apa jika begini ?


Sudah mutlak bukan ? Mau bagaimana lagi ?


" Baik lah..." Jawab Markus sedikit lesu melihat ke arah istri nya.


Yang di pikirkan nya saat ini adalah, Mereka tidak lagi bebas melakukan sesi bercinta mereka dimana pun sesuka mereka.


" Pilihan yang tepat !" Ucap nya lagi merasa bangga bisa melakukan segala yang di kehendaki nya.


" Tuan ingin sarapan apa ? Biar saya siapkan ?" Tanya Lisa ingin menyiapkan sarapan sang Tuan.


" Roti gantung, Selsai coklat kacang mix, Keju nya delapan parutan. Coklat nya 3 oles dan kacang nya 3 oles. " Lisa sampai melongo disana,


Apakah sedetail itu Nyonya Risa menyiapkan sarapan suami nya ? Bahkan Markus saja tidak begitu.


Lisa hanya biasa menyiapkan nya saja tanpa protes dari Markus.


Markus memakan semua nya yang di siapkan oleh istri nya itu .


" Apa kau tidak dengar Lisa ?" Tanya Alex lagi.


Lisa mengerjapkan mata nya dan mulai membuatkan apa yang di inginkan Tuan nya.


Sampai saat dimana Lisa agak kesulitan Sang Nyonya susah turun ke meja makan bersama Sky.


" Maaf, Aku terlambat. " Ucap Risa datang ke meja makan.



" Sejak kapan rambut mu berubah ?" Tanya Alex yang baru menyadari warna rambut istri nya kini.


" Hm, A-apa jelek ?" Tanya Risa takut menatap suami nya.


Alex hanya menatap wajah istri nya dan menghela nafas nya.


" Kamu cantik ! Bisakah aku menulis di kening mu bahwa kau sudah memiliki anak ? Kau hanya milik ku !" Kembali Lisa melongo melihat kelakuan tak lazim Bos nya itu...


" His, Memalukan !"


Ketus Risa sambil duduk menyiapkan sarapan milik suami nya.


" Aku berangkat, Jangan nakal kau dirumah ! Akan ku habisi kau di tempat tidur nanti !" Ancaman Alex membuat Risa hanya mencebik kesal saja.


Dia tidak tau harus melakukan apa lagi.


Suami nya itu semakin ajaib saja semakin hari. Jika dirumah Alex akan menjelma bak Bayi yang haus akan kasih sayang Risa.


Dan dia juga sering bertengkar dengan Sky soal perhatian wanita cantik itu.


" Hati hati ! Mulai besok hukuman kalian akan di mulai ! Setelan Pink dan Jatah seminggu kandas habis !" Markus menegang kaku.


" Aku tidak perduli ! Mau memakai apa ! Jika kau tidak memberi jatah malam ku, Maka aku bisa mengambil nya secara paksa dan kau akan ikut juga !"


" His...menyebalkan !!!" Teriak Risa disana.


Alex tidak perduli dan dia langsung pergi menuju mobil yang sudah di siapkan Markus.


Dan mulai hari ini mereka akan tinggal di istana mewah milik Sang Penguasa Alexander.


Sepanjang perjalanan menuju Kantor Alex kembali bertemu dengan anak anak penjual bunga itu di jalan.


" Berhenti Markus !" Markus memberhentikan laju mobil nya dan melihat apa yang akan di lakukan Tuan nya.


Alex turun dari mobil dan menghampiri anak itu.


" Tuan Alexander. " Gumam nya lirih.


Anak itu mengangguk dan mengelap kedua tangan nya hendak mencium tangan Alex.


" Tidak perlu seperti itu ! Ayo ikut aku !" Anak itu kaget.


" Kemana Tuan ?"


" Masuk !" Anak itu hanya mengangguk dan ikut masuk ke dalam mobil mewah itu.


Kini anak itu merasa canggung dimana di salam mobil ini tidak hanya ada mereka berdua.


Tapi ada yang lain nya lagi.


" Turun kan Lisa di toko pakaian anak anak ! Dia akan menemani nya belanja ! Nanti supir akan menjemput Lisa. "


" Baik Tuan. " Jawab Markus.


" Tuan, Saya mau di bawa kemana ?"


" Mulai hari ini kau akan tinggal bersama ku ! Kau tidak perlu lagi tinggal di Panti itu ! Markus akan mengurus semua nya. Kau hanya perlu sekolah dan belajar bersama Paman Markus ! Dia akan menjadi guru mu mulai saat ini. Nanti aku akan membawa mu bertemu dengan Istri ku. " Anak itu merasa malu dan takut sekaligus.


" Istri ku bukan orang jahat ! Dia adalah wanita baik baik !" Anak itu mengangguk lagi dan turun bersama Lisa di sebuah toko pakaian anak anak yang sangat mewah bagi nya.


Di dalam sana dia terus di pilihkan baju sesuai selera dan pilihan orang kaya.


Dia tidak berani menolak dan hanya pasrah saja saat Lisa membawa nya belanja ini dan itu.


Setelah itu dia kembali di bawa ke Kantor besar menjulang tinggi di hadapan nya.


Benarkah dia bisa masuk ke dalam bangunan mewah ini ? Bisa kah ? Boleh kah ?


" Nyonya, Saya Takut..." Lisa melihat nya dan tersenyum.


" Santai saja, Tidak akan ada yang berani mengusir kamu. "


Kini mereka sampai di ruangan Alex yang kini sedang sibuk dengan Laptop canggih nya dsn beberapa berkas di tangan nya.


" Tuan..." Panggil Lisa membawa anak tadi.


Alex mengangkat pandangan nya dan menatap anak tadi dengan intens dsn sekarang penampilan nya lebih baik lagi.


" Duduk disana dan buka laptop itu ! Belajar dan pahami semua nya. Jika kau bisa menyelesaikan tugas itu maka aku akan memberikan mu Laptop canggih satu set !"


" Aku tidak akan bertanya siapa kau ! Jadi perkenalkan diri mu di hadapan istri ku nanti. "


" Baik Tuan. " Ucap nya patuh.


Tidak ada ketakutan sedikit pun di wajah nya dan Alex menyukai nya.


Anak ini sangat berbakat dan dia tidak salah dalam menilai seseorang.


Ini adalah calon orang hebat nanti nya.


Bukan untuk menjadi asisten Sky, Tapi dia akan menjadi salah satu pemegang tahta tertinggi di SKY CORP nanti nya.


Alex membiarkan anak itu belajar dan belajar semua nya dengan tak lupa makan.


Sampai saat sore tiba, Kini mereka sudah sampai dirumah mewah itu.


Dia benar benar di bawa kerumah ini, Ini bukan rumah !


Tapi ini adalah castil megah !


" Beri salam pada Istri dan anak ku !" Anak itu mengangguk.


Risa menatap heran ke arah suami nya yang membawa anak yang sangat tampan itu.



" Nama Saya Matheo Nyonya, Salam kenal. " Sapa nya Ramah.


Risa melihat nya dan meminta jawaban dari suami nya.


" Mulai sekarang dia akan menjadi anak mu juga ! Dia akan menjadi kakak yang hebat untuk Sky, " Risa kaget.


Begitu juga anak itu yang kaget dengan semua ini.


Apa maksud nya ini ?


Anak apa maksud nya? Dia tidak tau maksud nya apa ?


" Sayang ?" Tanya Risa.


" Dia anak dari Panti. Aku akan mengurus segala nya dan dia akan menjadi Matheo Alexander !"


" Aahh...peluk Mama nak..." Risa tersenyum bahagia kala Alex bilang itu salah satu anak dari Panti.


...❤️❤️❤️...



Mampir di Karya baru aku !


Baby dan Om Brewok !


Damian Chow



Baby Aurellia