Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Thunder Kesal


Sepanjang hari nya, Thunder Terus saja merasa kesal karena Gadis yang di sukai nya terus saja menghindari nya.


Ya, Thunder menyukai Alisa Tania Queen Orlando.


Kalian pasti tau siapa itu Alisa, Dan sayang nya Thunder memanggil nya Queen yang berarti Ratu.


" Queen, Apa harus aku terus mengejar mu sampai lalu lelah ?" Tanya Thunder saat sudah berhasil mencekal pergelangan Wanita itu.


Wanita yang di tatap sedemikian rupa oleh Thunder itu hanya mampu menundukan wajah nya.


Tidak berani melihat ke arah pria di depan nya.


" Lihat aku jika aku bicara. " Thunder semakin mendekat dan tubuh mereka hanya berjarak sedikit saja.


" To-tolong jangan begini, A-aku ada kelas. " Ucap nya dengan gugup .


Thunder membuka kaca mata Milik Alisa dan menaikan dagu nya Alisa agar menatap ke arah nya.


" Katakan alasan nya kenapa kau menjauhi ku, Katakan alasan nya. " Ucap Thunder dengan tegas.


" Aku tidak perlu memberitahu apa alasan ku, Karena itu bu-bukan urusan mu. "


" Sini..." Alisa berusaha mengambil kaca mata nya di tangan Thunder ,Tapi Thunder menaikan tangan nya hingga Alisa tidak bisa menggapai nya.


Dan saat Alisa melompat agar bisa mengambil kaca mata nya lalu berhasil, Kaca mata nya malah putus.


Krak...


Thunder merasa bersalah, Apalagi saat melihat wajah sendu Alisa dan mata nya berkaca kaca.


" Kamu jahat !" Alisa langsung berjalan dengan cepat, Tidak perduli bahwa dia tidak terlalu dapat melihat objek di depan nya jika lebih dari 5 meter.


" Queen, Maaf kan aku...Ayo aku ganti kaca mata kamu,. Queen...buka pintu nya Queen, Aku minta maaf. " Thunder terus mengetuk kaca mobil yang di naiki Queen, Tapi Queen tidak ingin membuka nya.


" Jalan pak..." Alisa menghapus air mata nya.


Kenapa Thunder jahat kepada nya ?? Dia hanya ingin kuliah dan belajar dengan bak, Tapi kenapa Thunder terus membuat nya susah ?


Alisa hanya ingin berteman dengan orang orang, Tapi kenapa Thunder selalu mendekat pada nya ? Dia di jauhi orang orang karena dia anak seorang Markus Orlando seorang Asisten dari sang Penguasa, Lalu anak sang penguasa mendekati nya.


Beban mental apalagi ini ?


Alisa sudah sampai di rumah nya, Disana dia sudah di sambut dengan kedua orang tua nya, Tapi Alisa tidak melihat mereka sedikit pun.


Dia berlalu ke kamar nya, Bahkan Langkah nya sedikit tergesa gesa hingga beberapa kali Alisa tersandung.


" Sayang..." Markus mengejar putri tercinta nya yang terlihat sedih.


" Sayang, Alisa...Boleh Daddy masuk ?" Markus mengetuk pintu kamar putri nya.


" Alisa, My Queen...Are you oke ?" Tanya Markus saat membuka kamar putri nya.


Markus mendekati putri tercinta nya dan ikut duduk di pinggir ranjang nya.


" Ada apa dengan putri Daddy ? Kenapa Menangis ?" Tanya Markus dengan lembut.


Alisa langsung menangis di dalam pelukan Daddy nya.


Tangis Alisa semakin pecah kala Markus mengecup kepala nya berulang kali, Bahkan usapan di punggung nya membuat Alisa lebih tenang.


" Sekarang katakan pada Daddy, Apa yang membuat kamu menangis ?" Ucap Markus dengan lembut masih setia memeluk putri nya.


" Thunder Dad, Queen mau pindah kuliah, Queen mau tinggal di Spanyol"


" Kita bicarakan lagi nanti, Sekarang Daddy ada pekerjaan yang harus di urus. Kamu mandi lalu makan oke." Alisa mengangguk sambil melepas pelukan Daddy nya.


" Queen gak mau ketemu Thunder lagi Dad, Queen gak mau. "


" Oke, Daddy akan bicara pada nya. " Markus mencium kening putri nya dan menuju rumah Alexander .


Dimana dia akan memberi pelajar pada Sang Guntur keluarga Alexander itu.


Saat sampai dirumah Sang Penguasa, Markus langsung mencari keberadaan Sang Guntur.


Bugh...


" Markus !!!" Pekik Risa kaget saat Asisten suami nya memukul Thunder dengan keras.


Risa langsung menghampiri Thunder yang limbung d lantai, Sudut bibir nya berdarah, Pukulan Markus ini hanya sebagian rasa kesal nya saja, Jika sampai pukulan itu benar benar pukulan emosi nya, Bisa di pastikan Rahang Thunder akan patah atau bergeser.


Karena Markus hanya beberapa tingkat saja di bawah Alex.


" Apa apaan kau Markus ?? Kenapa kau memukul Thunder ?" Tanya Risa lagi.


Risa menatap Suami nya yang diam saja duduk di sofa nya.


Tanpa berniat mengetahui apa yang terjadi hingga Markus memukul Thunder.


" Sayang .."


" Biarkan Markus melakukan apa yang memang harus di lakukan nya. "


" Tapi sayang..."


" Markus tidak akan melakukan hal bodoh tanpa di landasi sesuatu. Jika Markus memukul Thunder, Berarti ada yang salah dari Thunder. Jadi biarkan Thunder menyelesaikan nya ! Dan kau duduk disini !" Risa berat, Tapi melihat sorot mata tajam suami nya Risa mengalah.


" Kau ! Karena mu Alisa menangis ! Karena mu Alisa ingin pergi dari kami ! Karena Mu Alisa di kucil kan ! Karena mu juga Alisa menjadi bahan Bully an di Kampus !! Kenapa kau melakukan itu pada nya ? Apa salah nya pada mu hingga kau melakukan ini pada nya. ?" Tanya Markus dengan emosi yang menguasai dada nya.


Risa memejamkan mata nya mendengar semua pertanyaan Markus terhadap putra nya.


" Pertama Kau mengatakan nya jelek dan Cupu di depan Teman teman mu saat pertama dia masuk sekolah. Lalu kau pura pura tidak mengenal nya, Lalu mengatakan bahwa Dia itu Kuno ! Apalagi yang ingin kau lakukan pads nya ??? Sekarang dia pulang dengan berlinang air mata ! Apa salah nya pada mu hah ?" Bentak Markus dengan emosi nya .


" Aku kecewa pada mu ! Jika kau tidak menyukai nya, Setidak nya hargai dia sebagai putri ku, Putri Guru mu. Aku kecewa !" Ucap nya lagi sebelum pamit pada keluarga Alexander .


" Karena aku mencintai nya Uncle !" Markus tersenyum simpul.


Bahkan Markus tidak berbalik melihat ke arah nya lagi.


" Kejar jika kau bisa ! Aku tunggu kau besok jam 7 malam di Markas. Jika kau bisa mengalahkan ku, Maka dengan senang hati aku memberi izin mu meminta maaf pada nya. "


Glug !..


Guntur Menelan ludah nya susah payah, Mengalahkan Uncle Markus dalam ring bukan hal yang mudah.


Lalu Markus kembali melanjutkan langkah nya keluar dari rumah besar keluarga Alexander .


Setelah kepergian Markus, Alex hanya menyunggingkan senyuman nya saja.


" Tunjukan pada nya jika kamu bukan hanya anak sombong yang angkuh ! Markus menantang mu secara terbuka ! Jika kamu kalah, Bersiap lah Mecari Dimana Alisa berada. Aku Rasa Markus tidak akan semudah itu memberikan mu jalan untuk nya. " Alex mulai bicara.


Tatapan mata nya seolah mengejek putra nya.


Thunder memang jago bela diri, Dan itu syarat dari nya untuk anak anak nya agar bisa menjaga diri nya sendiri. Apalagi nanti mereka memiliki keluarga juga yang harus di jaga nya.


" Belajar dengan Kakak mu ! Sky tau apa yang harus kau lakukan. Sky murid kesayangan Markus. Jadi dia tau di titik mama Markus lemah. " Pandangan Thunder langsung tertuju pada Sky.


" Aku tidak melihat apapun disini, Semua Gelap !"



" Sialan !!!" Umpat Thunder entah di tujukan untuk siapa.


" Bro, Kenapa ?" Tanya Jupiter saat melihat Raut wajah Kakak nya kusut.


" Pergi lihat teman teman mu Piter. Jam berapa bulan akan bersinar nanti malam. " Jupiter hanya melengos saja saat mendapatkan Ejekan dari kakak nya.


Sky tertawa melihat wajah cemberut dan menggemaskan dari adik Bule nya itu.


Sementara Risa masih mengobati luka Thunder


" Jika itu sakit, Maka kau akan merasakan yang akan lebih sakit lagi. Besok malam, Markus akan menggila, Mungkin !" Alex langsung pergi menuju ruang kerja nya.


Dia meninggalkan anak dan istri nya yang masih sibuk di ruang keluarga.


...❤️❤️❤️...