
" Dear, Bangun...Hey...Wake Up..." Alex mengelus Pipi Risa yang terlihat semakin Cubby itu.
Risa hanya menggeliat saja saat Alex menganggu tidur nya.
" Risa...Tarisa Sania Son Alexander...Wake Up Dear..." Semakin hari Alex semakin terlihat manis dsn lembut setelah mengungkap kan rasa cinta nya untuk Risa.
" Jangan menganggu, Aku masih mengantuk..."
" Aku harus ke kantor hari ini. " Ucap Alex masih berusaha membangun kan istri nya.
" Haaaa...Jangan di ganggu..." Alex kaget saat melihat istri nya menangis karena di ganggu nya.
" Hey, Dear, Jangan menangis, Oke. Aku tidak menganggu mu lagi. Oke, Aku tidak menganggu mu. "
Cup
" Aku tidak menganggu mu lagi. " Alex langsung bangkit dari tempat tidur dan membersihkan diri nya.
Melihat Risa masih tertidur, Dia membiarkan saja dan memilih pergi ke kantor nya.
" Aku berbakat Dear, Aku mencintai mu. " Entah dorongan dari mana Alex menyentuh dan mengelus perut rata istri nya..
Alex sudah pergi ke kantor, 15 kepergian Alex Risa merasa perut nya di remmas remmas dan keringat dingin muncul disana.
Risa langsung berlari ke kamar mandi. Dia memuntahkan kan semua isi perut nya dan teruduk lemas di pinggir Bathup.
Sesaat dia telah baikan , Risa langsung membersihkan diri nya .
" Sudah sebulan yang lalu aku tidak mendapat kan nya, Apa ???" Risa menutup mulut nya dengan kedua tangan nya .
Dia langsung mengambil Test Pack yang memang di beli bulan lalu saat merasa telat dan ternyata haid sebelum alat itu di gunakan.
Kali ini Risa benar benar berharap karena sama samar dia mendengar doa Alex tadi malam sebelum kesadaran nya benar benar menghilang.
Cukup lama Risa menunggu dan ternyata hasil nya...
" Garis dua ? Aku hamil ?" Risa tak percaya begitu saja dan dia kembali mengetes dengan alat lain nya dan ternyata hasil nya juga sama
" Terima kasih Tuhan, Ini kado terindah untuk Pernikahan kami yang memasuki bulan ke tiga. " Gumam nya tersenyum bahagia.
" Nyonya, Di depan ada kiriman dari Tuan Alex. " Risa kaget dan kembali menyimpan benda pipih itu tadi.
Dia segera turun ke bawah dan melihat ada sepasang mobil Couple disana.
Di mobil berwarna putih itu tertulis di gagang pintu nya dengan Nama Tarisa Alexander yang tertulis indah dengan tinta emas Asli.
Lalu di mobil satu nya, Hitam metalik itu juga tertulis Nama yang sama dengan tinta emas yang sama. Alexander.
" Nyonya Ponsel anda. " Pelayan membawa kan ponsel nya yang tertera nama suami nya disana.
" Sayang, Apa ini ?" Tunjuk nya pada kedua mobil disana.
Alex hanya menatap nya malas, Istri nya tidak terlihat bahagia sedikit pun mendapatkan hadiah dari nya .
" Kau tidak bahagia ? Tidak menyukai nya kah ?" Tanya Alex malas.
" Bukan begitu, Tapi mobil lagi untuk apa ? Mobil kita sudah banyak. "
" Terserah ku ! Itu uang ku. Aku tidak mengurangi uang bulanan mu, Bahkan uang jajan mu pun tidak ku kurangi sedikit pun. Lihat ponsel mu !" Risa melihat ponsel nya dan kepala nya langsung pusing melihat angka yang tertera disana.
" Apa kau sudah mengerti bahwa aku kaya ?"
" Tapi untuk apa ? semua ini ?"
" Ck, Buang saja mobil nya jika kau tidak suka. "
Tut !
Alex mematikan ponsel nya karena kesal dengan Risa.
Dia pun bersiap untuk pergi ke kantor suami nya untuk memberi kejutan bahwa dia hamil.
Risa sudah membayang kan bagaimana bahagia nya sang suami nanti.
Risa sudah siap untuk pergi ke kantor suami nya.
Bahkan dia juga berdandan untuk bertemu dengan suami nya. Dia juga membawa bekal makan siang dengan kotak yang berisi Hasil Tespack nya dan sebelum itu ke rumah sakit untuk mengecek benar atau tidak nya Ada Anak mereka di rahim nya dan ternyata benar.
Dokter juga berpesan bahwa jauhi berhubungan dengan cara extreme di usia kandungan terimester pertama.
Dan Risa paham.
Dengan wajah bahagia dan berbinar nya, Risa masuk ke dalam kantor suami nya dan tersenyum ramah pada Semua karyawan disana.
Sampai di lantai Suami nya bekerja Risa begitu semangat untuk memberi kabar bahagia untuk mereka.
Saat dia hendak masuk, Dia mendengar suara suara aneh disana.
" Ahhh...Alex pelan pelan...sakit..."
" Shhh...Perih Alex...Ahhh...Sakit..."
" Diam lah Lucia, Sebentar lagi selesai. "
" Ouhh...Alex...Sakit...shhh..."
" aahh...Alex...sakit..."
" Sebentar lagi selesai !"
Tes...
Air mata Risa jatuh disana. Hati nya sakit sekali.
Suara apa yang di dengar nya itu ? Kenapa seperti suara saat dia dan suami nya melakukan kegiatan malam mereka ?
Kenapa sesakit ini ?
" Nyonya...Kenapa tidak masuk ?" Tanya Lisa saat melihat Nyonya Bos berada di depan pintu ruangan kerja Bos nya.
Secepat nya Risa menghapus air mata nya disana dan berbalik menatap Lisa.
" Oh, ini Suami ku tidak ada di ruangan nya. Hm, Ini aku titip Makan siang nya saja. " Risa memberikan kotak bekal untuk suami nya pada Lisa.
Lisa menatap heran disana, Tuan nya tidak ada jadwal keluar hari ini. Apa ke toilet ?
Mana mungkin. Dia dalam ada toilet bukan ? Ada Kamar nya juga setau Lisa.
Orang Lisa yang mengganti Sprei nya setiap hari walau tidak di gunakan.
" Kenapa tidak menunggu di ruangan nya saja Nyonya ? anda bisa beristirahat di kamar Tuan. " Risa menggeleng disana.
Hati nya sudah terlalu sakit mendengar suara suara aneh tadi.
" Tidak usah, Aku pulang saja. " Risa langsung pergi dari sana membawa kotak itu kembali .
Kotak yang berisi hadiah untuk suami nya.
Sekuat tenaga dia menahan air mata nya agar tidak terjatuh, Dia bahkan tidak kembali ke mobil nya saat keluar dari kantor Alex.
Dia berjalan di bawah terik nya sinar matahari dengan wajah bercucuran air mata.
Hati nya sakit sekali saat mengetahui hal seperti itu.
Dia mendengar nya dengan sangat Jelas bukan ? Bahkan dia juga mendengar suami nya memanggil Nama Lucia kan ?
Risa terus berjalan di trotoar jalan dan berjalan tanpa tau arah.
Sementara di kantor nya Alex yang baru keluar dari ruangan nya hendak pulang kerumah merasa kaget saat Lisa menatap nya dengan tatapan aneh.
" Kenapa ?" Tanya Alex ketus.
" Tuan di dalam sejak kapan ?"
" Apa maksud mu ? Aku di dalam sejak tadi bersama Lucia. " Jawab Alex.
Lisa melihat wanita menyebalkan yang sok baik itu.
Teman Yang mengaku sahabat Alex Tuan nya. Padahal mah uler.
" Tapi tadi Nyonya Risa bilang anda tidak ada ada di Dalam, Bahkan dia menitipkan. Makan siang anda. " Lisa membawa kotak bekal untuk bos nya itu .
Alex berpikir disana. Kenapa istri nya tidak masuk ? Bahkan bilang dia tidak ada di ruangan kerja nya ?
Apa maksud nya ini ?"
Alex langsung menghubungi Ponsel Risa dan sayang nya tidak aktiv.
Alex langsung keluar dari gedung pencakar langit itu untuk kembali ke Rumah.
namun langkah nya terhenti saat melihat Bodyguard istri nya disana dengan mobil baru milik Istri nya yang baru di belikan nya lagi tadi.
Ini aneh, Mereka disini lalu dimana istri nya ?
" Sedang apa kalian disini ? Dimana istri ku ?" Tanya Alex dengan wajah garang nya.
Para Bodyguard itu menatap heran. Alex faham itu.
" Dimana istri ku ???" Bentak nya lagi
Semua orang menatap heran ke arah nya.
" Tadi Nyonya bilang untuk tidak mengantar nya ke atas Tuan. Dan kami harus menunggu disini. " Rahang Alex mengeras disana.
Pikiran nya sudah kacau !!
Bugh..Bugh..Bugh...
Tiga pengawal itu langsung jatuh tersungkur disana.
" Jika istri ku sampai terluka bahkan lecet sedikit saja. Aku tidak akan mengampuni kalian !!! Dasar tidak berguna !!!" Umpat nya marah.
" **** !!" Alex langsung masuk ke mobil dan melajukan nya dengan kencang.
...❤️❤️❤️...
Mengsedih aku tuh ,😭😭😭