
Risa kesal,Risa merajuk,Risa kecewa.
Itu lah yang dirasakan nya saat ini. Bahkan sudah dua Minggu sejak kejadian di hotel itu suami nya belum juga bicara soal liburan mereka yang akan ke Indonesia.
Hal itu membuat Risa kesal. Seperti malam ini, Suami nya tidak pulang dan menemani nya makan malam.
Bahkan ini sudah pukul 22.19 malam, Tapi belum juga pulang.
Dia mondar mandir di kamar nya sambil memegang ponsel ingin menghubungi suami nya tapi malas.
Ceklek...
Risa melihat ke arah sumber suara. Dan ternyata itu suami nya. Dia sudah berganti pakaian tidak berpakaian yang tadi pagi.
Alex mengeryitkan kedua alis nya saat melihat istri nya belum tidur.
Dia masih berdiri disana dengan gaun tidur nya dan perut yang mulai membuncit.
" Huh !" Helaan nafas Risa membuat Alex heran.
Dengan kesal dia meletakan ponsel yang di pegang nya di meja nakas.
Tak...
Lalu dia naik ke tempat tidur yang menyelimuti diri nya sampai kepala nya juga.
Bahkan Risa mematikan semua lampu hingga seluruh isi kamar gelap gulita.
Padam !
Hanya ada cahaya temaram dari bakon yang berasal dari lampu lampu taman.
Alex heran, Kenapa Istri nya ? Apa dia marah ? Apa dia kesal ?
Merajuk lagi ? Harus kah lagi ?
Dia sudah cukup lelah hari ini. Dan saat pulang dia mendapati istri nya badmood begitu dan dia lah penyebab nya.
Dia tau itu. Istri nya kesal.
Alex memilih membersihkan diri nya dsn berganti pakaian agar dia bersih saat mendekati istri dan calon anak nya.
Dia tidak ingin membawa Virus kerumah nya. Dimana disana ada istri yang sangat di cintai nya.
Perlahan tapi pasti Alex mendekat dan naik ke tempat tidur menyusul istri nya.
Alex menghela nafas nya dalam dalam. Dia harus membujuk istri nya. Bagaimana agar dia tidak merajuk lagi dan menjalani kehamilan nya dengan baik.
Alex tidak ingin istri nya tertekan dan Stres.
Di buka nya selimut itu pelan pelan agar tidak mencelakai istri nya.
" Buka ! Kau bisa sesak. " Ucap Alex dengan tegas tapi intonasi nya rendah.
Alex tidak mendapati jawaban apa pun.
" Jangan begini. Kau bisa sesak, Buka Risa..." Risa membuka nya dan menjauh dari Alex.
Risa menggeser tubuh nya untuk menjauh dari Alex.
Alex hanya bisa menghela nafas nya berat. Istri nya benar benar merajuk. Bahkan saat ini dia berani jauh dari nya. Biasa nya Risa selalu menempel pada nya dan bersandar di dada nya. Menghirup aroma tubuh nya
Tapi ini tidak. Istri nya menjauh dari nya.
" Sini, Nanti kau mual jika jauh jauh dari ku. Ayo...sini. " Risa tetap tidak menjawab nya.
" Risa...jangan membuat ku kesal ! aku sudah lelah hati ini. Jangan menambah lelah ku lagi. " Hati Risa sakit rasa nya.
Bukan nya bertanya pada nya apa yang di lakukan nya seperti biasa nya malah suami nya marah pada nya.
Dia tetap diam saja. Menahan diri agar tidak menangis.
" Kesini, Nanti kau jatuh, Bagaimana jika kau mual ? Aku tidak ingin kau--"
Alex kaget saat Risa turun dari tempat tidur dan berlari ke kamar mandi.
Alex pun langsung menyusul Risa ke kamar mandi dan benar saja.
Dia melihat istri nya memuntah kan semua isi perut nya. Bahkan Alex kasihan melihat nya. Muntah itu hanya cairan berwarna kuning.
" Sini. Aku bantu. " Risa menyingkirkan tangan Alex yang berada di bahu nya.
Risa mencuci wajah nya dan kembali ke tempat tidur nya.
Lagi lagi Alex hanya bisa menahan diri. Dia tidak ingin meluapkan emosi nya dan menyakiti Risa.
" Kau ingin apa ? biar pelayan membuatkan nya. Atau ingin sesuatu biar di carikan ?" Risa tetap tidak menjawab.
Alex mengalah, Dia turun ke bawah dan mencari para pelayan dan mereka langsung berkumpul kembali dengan wajah setengah sadar dan mengantuk.
Ada juga yang masih segar dan sehat dengan rambut yang masih basah.
" Nyonya tidak melakukan apa pun Tuan. hanya uring uringan dan kesal setiap saat. Bahkan Nyonya sering melihat ponsel dan --"
" Dan ?" Tanya Alex.
" Kesal dengan berita yang mengatakan anda memiliki hubungan dengan Model Claudia Wilson. " Jelas Namira Pelayan yang seusia istri nya yang di pilih Alex menjadi pelayan Risa.
Alex memejamkan kan mata nya. Ini lah yang di sesali nya.
Dia tau, Claudia adalah model terkenal yang pernah menjalani malam panas bersama nya, Kurang lebih 3 tahun yang lalu.
Saat Alex hendak bertanya lagi Dia melihat istri nya turun ke bawah.
" Kenapa kau turun ? Kau menginginkan sesuatu ?" Risa tidak menganggap nya.
Dia berjalan ke dapur dan pelayan bingung. Hanya Namira yang berani mendekat ke arah Risa.
" Nyonya ingin apa ? Biar saya buat kan. "
" Aku lapar Nam, Apa yang bisa ku makan ?" Tanya Risa
" Kau belum makan ?" Tanya Alex menyusul ke dapur.
" Duduk saja. Jangan disini. Disini bahaya. " Alex menarik Risa duduk ke kursi meja makan.
Tapi lagi lagi Risa menolak nya. Namira bingung, Seperti nya suami istri itu sedang perang dingin.
" Risa...." Geram Alex.
" Tidak jadi Nam. Aku berubah pikiran. " Risa kembali ke kamar nya dengan perasaan kecewa nya
Lagi lagi Alex hanya bisa menghela nafas nya berat. Istri nya sedang marah dan tidak ingin di dekati nya.
Alex sadar, dia banyak bersabar karena pesan dokter untuk bersabar menghadapi wanita hamil.
Dia juga sadar ini kesalahan nya. Entah dari mana foto foto diri nya waktu masuk hotel dan bertemu tak sengaja di Hawai dulu muncul kembali ke publik.
Alex menyusul ke kamar, Dan ternyata kamar nya di kunci oleh Risa.
Lagi lagi Alex hanya bisa mengalah.
" Risa...buka pintu nya. Kau sudah berjanji untuk percaya pada ku. Buka pintu nya sebelum aku marah ! Kau sudah menguji ku sejak tadi. "
Ting.
Ponsel di saku nya berdering.
Itu pesan dari Risa.
Aku kesal !
" Bagaimana aku mau tau jika kau tidak ingin bicara ?" Tanya Alex lagi.
Ting...
Pesan lagi.
Aku tidak ingin tidur dengan kamu. Kamu pembohong ! Menyebalkan !
" Terserah ! Aku lelah. " Alex pergi dari kamar nya dan memilih tidur di ruang kerja nya.
Tengah malam, Pukul 01.04 dini hari, Risa terbangun dan mencari keberadaan Alex.
Setelah berpikir panjang, Akhir nya dia mengalah dan mencari Alex.
Ternyata suami nya di ruang kerja. Tidur di sofa santai yang seukuran bed dorong itu.
" His, Dia enak enakan tidur, Sedangkan aku tidak bisa tidur. " Ucap nya dengan lirih.
Alex sadar, Dia benar benar sadar, Tapi memilih pura pura tidur agar istri nya tidak kembali kesal.
" His, Iya. Mama mengalah Kita tidur disini saja. pagi pagi sekali kita akan pergi dari sini sebelum Papa mu bangun . " Alex hanya bisa bersorak kemenangan dalam hati.
Risa tidak akan bisa tidur tanpa diri nya.
Di biarkan nya tangan mungil itu membuka dua kancing kemeja nya dan terlihat sudah dada bidang milik nya.
" Hhhh...Nyaman nya..." Gumam Risa sambil memejam kan mata nya dan tak lama dia hanyut dalam mimpi nya.
Cukup Lama Alex dalam posisi nya hingga dia bersiap bangun dan membawa istri nya ke kamar. Risa memang sudah sangat nyenyak karena mengantuk juga kan.
" Tidur lah sayang, Aku mencintai mu. " Ucap Alex membawa Risa ke kamar nya dan tidur bersama.
...❤️❤️❤️...
Heh !
Suami istri menggengsi 😂