Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Pulang Ke Rumah


Setelah menghabiskan waktu kencan dan menghabiskan banyak uang, Alisa dan Thunder memilih untuk pulang, Karena Alisa hanya liburan saja di Barcelona.


Kini kedua nya sedang siap siap berangkat ke bandara untuk bisa segera pulang kerumah mereka.


" Kenapa Thun ?" Tanya Alisa saat melihat wajah kekasih nya.


" Tidak ada !" Alisa hanya bisa menghembuskan nafas nya saja.


Thunder memang terlalu dingin bagi nya, Tapi sayang nya Alisa cinta.


" Thun, Kalau Daddy marah kamu yang hadapi ya. " Thunder melihat Alisa yang tersenyum senang pada nya.


Sementara Thunder sendiri sudah mulai kesal dengan Alisa.


Wanita ini saat culun saja sudah menyebalkan seperti itu, Apalagi sudah cantik seperti ini, Hal itu membuat Thunder ingin sekali mengigit gemas pipi nya itu.


" Jangan marah nanti kamu jelek !" Alisa berlari sambil menjulurkan lidah nya pada Thunder.


Tingkah kekanakan Alisa membuat Thunder tersenyum senang, Alisa benar benar bisa membuat nya tertawa dan tersenyum.


Kesederhanaan seorang Alisa mampu mengalihkan dunia nya Seorang Thunder Alexander Guero.


" Awas jika aku bisa menangkap mu, Aku akan membuat mu menangis nanti !" Thunder langsung mengejar Alisa yang sudah berlari lebih dulu meninggalkan nya.


Kedua nya larut dalam buaian asmara yang membara, Dimana mereka masih merasakan bahwa dunia ini hanya milik mereka berdua, Di bawah langit yang indah ini.


Tapi Bagi ibu Author hanya seorang Galaxy Sky Alexander Guero lah yang terindah 🤭


Menempuh perjalanan udara 2 jam lebih, Akhir nya Meraka sampai di London dan langsung menuju rumah besar keluarga Alexander.


Selama di perjalanan menuju rumah besar keluarga Alexander, Thunder terus saja termenung memikirkan bagaimana nanti saat dia sampai dirumah nanti, Bagaimana respon Papa Nya ?? Bagaimana jika dia di hantam ??


" Thun...kamu kenapa ???" Tanya Alisa saat melihat kekasih nya terus saja terdiam selama perjalanan mereka sejak keluar bandara tadi.


" Aku hanya memikirkan bagaimana reaksi Daddy mu nanti nya. "


" Tenang, Daddy tidak akan berani memukul kamu, Aku jamin. " Thunder mulai tenang.


Mereka sudah memasuki rumah besar itu, Dan saat memasuki ruangan Tamu, Suara pria yang paling di takutkan Thunder sudah terdengar menggelegar.


" Thunder !!!!!!" Alex berteriak sekuat tenaga nya.


Hal itu membuat Thunder memejamkan mata nya karena takut.


" Tarisa !!! Astaga !!! Apalagi ini ????" Ucap nya lagi penuh dengan Frustasi saat melihat anak China kedua nya yang sudah berubah penampilan nya lagi.



Jika Warna Rambut Sky yang Blonde sangat memukau Bagi Jupiter, Rambut Thunder terlihat sangat menggemaskan.


Ada ungu ungu pink nya dan itu sangat cute untuk wajah Thunder.


" Welcome Color Hair Bro !" Sky tersenyum saat melihat adik nya baru datang dan sudah di sambut oleh teriakan Papa nya.


Sky hanya tersenyum saja, Jika dia tidak takut sedikitpun pada Alex, Maka Thunder benar benar takut saat melihat wajah menyeramkan Papa mereka.



" Panggilkan Mama kalian !!! Kepala Papa mau pecah rasa nya !" Teriak Alex lagi.


Dia benar benar tidak habis fikir, Kenapa anak anak nya sudah sekali di atur ?? Dan kenapa hobi mereka mewarnai rambut seperti itu.


Dan Thunder Juga, Kenapa mau dan mulai ketularan langit terindah itu ??


" Apa ??? Bukan Sky yang mengajak nya !" Ucap Sky mengangkat kedua tangan nya.


Dia benar benar tidak ikut campur dengan urusan rambut Thunder yang berwarna seperti itu.


" Jika bukan anak ku, Sudah ku buang kalian ke pulau Terpencil. "


" Siapa yang mau buang anak anak aku ke pulang terpencil ???" Tanya Risa saat baru turun dari kamar nya.


Alex hanya bisa menahan diri saat kelinci putih kesayangan nya turun dari tangga dan ikut bergabung dengan mereka di ruang keluarga.


Dan saat wanita cantik itu sudah hampir sampai, Mata nya menatap kagum dan rindu pada putra ketiga nya.


Karena yang kita pertama adalah Matheo, Walau bukan kandung .


" Prince ice Mama...I Miss you...." Gumam nya lagi.


Dia langsung menuju pada Thunder.


Ini lah yang terkadang membuat nya kesal, Anak anak nya selalu bisa membuat nya tidak kesal dan kalah perhatian dari Risa.


" Loh kok gitu???" Tanya Tarisa heran saat suami nya ingin pergi meninggalkan nya dan anak anak.


Bukan hanya Risa, Alisa juga kaget melihat wajah Papa Alex yang berbeda seperti sedang menahan kesal nya.


" Sayang mau kemana ??" Tanya Tarisa lagi.


Alex tetap terus berjalan dan tidak menghiraukan panggilan dari Risa lagi.


" Drama Time...." Ucap Sky tanpa rasa bersalah sedikit pun.


Dia sudah tau, Bahwa papa nya cemburu pada mereka yang selalu mendapatkan perhatian lebih dari Mama nya


" Jangan begitu ! Itu gak sopan Sky..." Ucap Mawar menasehati kekasih nya.


Sky diam, Dia menurut apa yang di katakan kekasih cantik nya itu.


" Kejar Papa ma, Mungkin Papa Butuh Mama..." Risa diam sesaat lalu langsung bergegas ke kamar nya, Mungkin suami nya memang sedang membutuhkan nya.


Dan saat Risa sudah sampai di kamar mewah mereka, Dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


Langsung saja Risa masuk ke dalam dan melihat suami nya yang berendam menikmati setiap pijatan yang di lakukan oleh kehangatan dari air yang mengisi bathup mahal nya.


" Sayang...Aku bantu ya..." Alex diam saja.


Bukan dia tidak tau bahwa Risa sudah sampai di kamar mereka, Karena saat Alex selesai melepas semua pakaian nya dan hanya meninggalkan segitiga besar milik nya yang membungkus tombak sakti naga api milik nya.


Bahkan suara derap langkah kaki Risa masih di dengar oleh telinga tajam nya, Walau usia nya tidka muda lagi, Jangan pernah meremehkan insting seorang Alexander.


" Sayang..." Risa mulai menggosok punggung Alex dengan busa sabun wangi milik mereka.


Dan Alex masih tetap diam.


Risa tau suami nya tengah merajuk pada nya dan mendiamkan nya karena memang kurang perhatian dari nya.


" Sayang...kamu marah ???" Tetap Sama.


Risa tidak mendapatkan respon apapun dari suami nya.


" Sayang, Alexander...maafkan aku " Risa tertunduk lesu sambil terus menggosok punggung kekar nan liat berotot milik suami nya.


Suami penguasa nya !.


Alex hanya bisa menahan nafas nya saja, jika tidak dia bisa menyakiti hati istri nya nanti.


" Sudah tau dimana letak kesalahan mu ?" Risa mendongak.


Dia langsung memeluk leher suami nya dari belakang, Dia tidak perduli lagi jika gaun rumah nya basah karena memeluk suami nya.


" Maaf, Seminggu ini gak ngurus kamu dengan baik, Aku ---"


" Kau terlalu sibuk dengan anak anak sampai melupakan bahwa ada aku juga dirumah ini. Aku memang sangat beruntung mendapatkan dan bisa memiliki istri seperti mu, Yang sangat mencintai keluarga nya dan anak anak kita, Tapi tidak bisa lah lebih fokus lagi ? Bukan aku cemburu dengan anak anak, Tapi setidak nya kau harus bisa adil, Bukan hanya anak anak saja yang membutuhkan perhatian mu, Tapi aku juga ! Usia ku tidak muda lagi Tarisa ! Mungkin mereka di luar sana masih akan melihat mu, Tapi aku ?? Beberapa tahun lagi usia ku mencapai 60 tahun, Dan kau ?? Kau masih berada di puncak kedewasaan mu, Lalu aku ?? Orang akan melihat ku sebagai sang penguasa yang sudah sepuh, Mereka tidak akan lagi melihat ku dan menatap ku penuh kagum, Karena masa ku sudah habis di mata mereka. " Risa terdiam.


Apa maksud suami nya ini ??


" Aku juga membutuhkan mu Tarisa, Bukan hanya anak anak saja. Berpikirlah lagi untuk k depan nya !"


" Maaf, Aku sudah selesai. " Risa kaget.


Selesai ?? Bahkan Risa baru menyantuni dan menggosok punggung suami nya yang hanya ada sebagian saja, Lalu bagaimana bisa di bilang selesai ??


" Tapi Rambut nya belum sayang..."


" Aku bisa ! Bahkan sudah seminggu ini aku mandi sendiri, Keramas sendiri dan berpakaian sendiri ! Bahkan terkadang tidur pun aku sendiri karena istri ku terlalu sibuk dengan dunia nya !"


Deg !


Hati Risa merasa tercubit dengan perkataan suami nya, Apa benar Risa telah gagal dsn lalai selama seminggu ini ??


" Tapi sayang..."


" Aku bisa ! Segera ganti pakaian mu yang sudah basah karena telah memeluk suami tua mu ini !"


Nyes...


Ngilu sekali rasa nya hati Risa saat mendengar ucapan dari bibir pedas suami penguasa nya.


...❤️❤️❤️...