
" Apa-apaan ini ??" Tanya nya tak percaya saat dia satu tim dengan Mawar dan Alisa.
Sementara Markus satu tin dengan Thunder dan Lisa istri nya.
Kini tinggal dua pilihan lagi, Jika tidak satu tim dengan Risa, Berarti satu tim dengan Sky.
Apa beda nya satu tim atau menjadi lawan Sky ? Semua akan tetap sama saja.
" Papa ingin satu tim dengan Mama bukan ?" Alex mengangkat sebelah alis nya menatap tajam pada putra nya yang paling menyebalkan itu.
"Baik, Maka dengan senang hati Sky akan mengabulkan nya !" Sky dan Risa mulai melakukan suit ala Tradisi nya Risa.
Gunting, Batu kertas, Dan yang menang memang lah istri nya, Alex menyambut kedatangan istri nya dan kini hanya dia lah pria paling tampan di dalam tim nya.
" Awas jika karena satu tim dengan kalian aku kalah ! Lihat saja !" Belum juga main, Alisa dan Mawar sudah takut lebih dulu.
" Sayang jangan seperti itu. Kasihan anak anak. "
" Terserah. " Mereka mulai bermain.
Ludo, Satu tim, Alex merasa Dejavu, Seperti pernah merasakan hal seperti ini, Dan dia baru ingat, Jika Dia dan Markus pernah bermain seperti ini dulu sekali.
20 tahun yang lalu.
" Tidak !! Aku tidak ingin bermain ! Aku tidak mau kalah lagi. " Sky kaget.
Kenapa papa nya tiba tiba menjerit seperti itu ?? Papa nya tidak ingin bermain karena takut kalah ?
Apa ini ??
" Hahahahaha......" Alex menatap sengit ke arah putra nya.
Sky tertawa lepa, Mentertawakan kelakuan Papa nya saat ini.
Dia benar benar tertawa saat ini, Betapa lucu nya sang Papa, Takut kalah ?? Hanya karena bermain Ludo seperti ini ??
Brak !!
" Kalian menyebalkan !!!" Alex menendang meja itu hingga terjungkal.
Semua orang kaget, Terlebih Sky, Dia bahkan langsung menghentikan tawa nya saat melihat Papa nya benar benar tidak baik baik saja saat ini.
Dengan segera Alex meninggalkan Semua orang disana, Risa kaget, Suami nya kenapa seperti ini ??
" Sayang...Tunggu, Kamu mau kemana ??" Tanya Risa menyusul suami nya yang terlihat marah.
" Kamu kelewatan ! Kenapa tertawa sampai begitu ?? Lihat, Papa Alex marah kan ??" Mawar juga menatap sengit ke arah Sky.
Dia juga langsung meninggalkan Sky yang masih mematung disana.
Markus hanya bisa menghela nafas nya saja, Sedikit banyak nya dia tau apa yang tengah di rasakan Alex saat ini, Karena akhir akhir ini, Sikap anak anak nya selalu muncul.
Dan Markus sudah paham dengan itu, Maka dia mencari aman saja, Dari pada harus baku hantam dengan sang penguasa itu, Lebih baik menjauh saja lah.
" Papa mu sedang tidak baik baik saja, Akhir akhir ini rasa percaya diri nya semakin berkurang dan itu terjadi karena melihat perbedaan antara usia nya dan Mama mu, Kau telah salah mentertawakan nya. benar atau tidak nya, Tapi yang nama nya luber kedua atau semacam nya itu memang ada. Dan saat ini Papa mu dalam fase kehilangan kepercayaan diri nya, Orang menyebut nya Insecure. Tadi secara tidak langsung telah membuat nya kecewa. " Setelah mendengarkan kata demi kata yang di katakan Markus, Sky langsung berlari mencari dimana Papa nya berada.
Ternyata Papa nya berdiam diri di depan sana, Sendiri menatap kegelapan langit malam.
Kedua tangan nya berada di saku celana nya.
" Ma..." Panggil Sky saat melihat Mama nya hanya di teras saja.
Jika Risa kesana, Alex akan marah karena angin malam tidak baik untuk kondisi Risa.
" Pergi lah, Minta Maaf dengan Papa mu. " Sky mengangguk.
Setelah memberikan ciuman di kening Mama nya, Dia langsung menghampiri Papa nya.
Kedua nya berdiri menatap satu objek yang sama, Deburan ombak yang berlomba lomba menuju bibir pantai.
" Pa..." Alex tetap diam.
" Pa--"
Bugh....
Sky kaget, Karena tiba tiba Papa nya memukul nya dengan keras.
" Kau kehilangan konsentrasi mu !" Sky mengangguk.
Memang benar, Dia kehilangan konsentrasi nya, Karena memikirkan Papa nya saat ini.
Dia kembali berdiri tegak di hadapan Papa nya.
" Dengan siapa pun kau berhadapan, Jangan pernah kehilangan konsentrasi mu, Karena itu akan berakibat fatal. " Sky mendengarkan penjelasan dari sang Papa.
Dia mulai menangkap kemana arah pembicaraan Papa nya saat ini.
" Kau akan menjadi pemimpin besar, Semua berada di genggaman mu, Aku telah membuatkan jalan untuk mu, Hanya tinggal kau saja yang mengikuti jalan itu, Karena di dalam jalan itu, Masih banyak lagi yang harus kau bangun dan kau kerjakan ! Masih banyak lagi lahan kosong disana, Dan Kau harus mengisi kekosongan itu. "
" Maksud Papa ???" Tanya Sky mulai serius mendengarkan setiap Kata dari Papa nya.
" Kau harus tau siapa lawan mu, Dan siapa kawan mu ! Di dalam dunia bisnis, Jangan pernah mencampur adukan urusan pribadi dan urusan pekerjaan ! Jangan pernah percaya pada siapapun selain diri mu sendiri ! Bahkan terkadang diri mu sendiri pun bisa berkhianat, Apalagi orang lain. "
" Apa Uncle Markus pernah berkhianat ?" Pertanyaan itu lolos begitu saja dari bibir Sky.
" Untuk sejak dulu hingga saat ini tidak ! Karena tidak itu berarti bisa menjadi belum ! Percaya pada diri sendiri itu lah yang utama. Bahkan jangan pernah menampakan pada dunia bahwa kau mencintai wanita mu dan itu lah yang ku lakukan dari dulu hingga saat ini. " Sky sedikit kurang paham disini.
Bukan kah Papa nya sangat mencintai Mama nya ?? Lalu kenapa seperti ini ??
" Kau tidak menunjukan rasa cinta mu saja keluarga mu terancam, Apalagi kau menunjukan nya ?? Kau harus ingat itu, Di usia mu yang baru 6 bulan saja kau sudah berhadapan dengan yang nama nya penculikan ! Seharus nya kau sudah tau bagaimana cara kerja di dunia kita. " Sky paham.
Maka itu sebab nya dia selalu keluar bersama mawar dengan memakai masker dan topi di kepala mereka saat berkencan .
" Wanita mu memang terlihat lebih tegas dari Tarisa ku saat dulu, Tapi satu yang ku ragukan dari nya, Bisakah dia bertahan dengan mu dan semua konsekuensi nya ? Menjadi seorang pendamping Sang Penguasa ?" Sky diam dan bungkam.
Dia bingung harus mengatakan apa pada Papa nya.
Karena dia memang benar benar tidak tau harus apa ! Karena saat ini jalan yang di ambil Sky adalah jalan aman dengan mengikuti alur nya saja.
" Terkadang angan dan tujuan itu beda ! Apalagi kenyataan ! Takdir mu tidak ada yang tau, Jika saat ini kau bersama nya belum tentu nanti kau juga bersama nya, Aku tidak pernah memaksakan anak anak ku dalam memilih, Lakukan yang menurut kalian itu baik ! Tapi satu yang harus kau tau dan kau terapkan dalam diri mu. Jangan pernah percaya pada siapa pun termasuk pasangan mu. Jika dia memang jodoh mu, Dia akan selalu bersama mu, dan jika dia bukan jodoh mu, Sekuat apapun kau berusaha itu semua akan sia sia saja ! Jangan pernah bodoh karena wanita dan tahta ! Jika kau bodoh dalam wanita dan tahta, Aku akan jatuh ! Kau tau siapa contoh Orang bodoh karena wanita dan tahta ??" Sky mencoba berpikir siapa yang di maksud nya, Dan yang terlintas di pikiran nya saat ini adalah kakek nya sendiri.
" Ya kau benar ! Contoh nyata dari orang bodoh karena wanita dan tahta adalah kakek mu, Yang sial nya adalah ayah ku ! Jika sampai itu terjadi pada mu, Dan pada anak anak ku yang lain nya, Aku akan memenggal kepala kalian dengan tangan ku sendiri !"
" Satu hal lagi ! " Alex menghela nafas nya sebelum melanjutkan kata kata nya.
" Jangan pernah membuat seorang hati wanita yang kau cintai bersedih dan hancur, Karena jika itu kau lakukan, Maka kau hanya akan menunggu kehancuran mu saja ! Ingat itu Sky ! Kau langit terindah ku ! Kau satu satu nya putra ku yang ku rawat dengan kedua tangan ku sendiri ! Bahkan Jupiter yang kalian anggap adalah anak emas ku tidak seperti yang kau lakukan pada mu dulu ! Ku awal dari kebahagiaan dan kesempurnaan hidup ku. Kau awal dari hidup yang kau jalani saat ini, Karena kehadiran mu lah dunia ku berubah ! Kau adalah alasan utama ku agar cepat selesai bekerja dan pulang ! Kau adalah orang pertama yang ku tuju selain Mama mu, Kau adalah dunia ku Sky, Kau dunia ku Dan kau Langit terindah ku !"
Deg !
Jantung Sky berdetak kencang saat mendengar semua kebenaran dari mulut Papa nya sendiri, Benar kah kehidupan nya begitu indah ? Hingga kehadiran nya lah awal muda kebahagiaan dan kesempurnaan sang Penguasa ? Seperti yang di katakan papa nya langsung ?
" Pa..."
" Apa yang kau inginkan ?" Tanya Alex menatap Sky.
" Apa pria boleh berpelukan ??" Tanya Sky menatap Papa nya.
Dia ingin menangis, Tapi itu tidak akan mungkin terjadi karena Papa nya akan memukul nya lagi.
" Kemari lah ! Karena dulu kau selalu tidur dalam pelukan ku !"
Brugh...
Sky langsung memeluk tubuh kekar Sang penguasa itu dengan erat, begitu juga dengan Alex.
" Sky sayang Papa..."
" Dan aku lebih menyayangi mu ! "
...❤️❤️❤️ ...