Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Saling Mengenal


Alex sebenar nya muak berada di acara seperti ini, Jika bukan karena Petinggi Negara saja dan menjalin hubungan baik dengan nya, Alex tidak akan mau berlama lama di tempat seperti ini.


Terlebih lagi banyak orang yang bersikap layak nya anjing yang menjilati majikan nya.


Mereka menjilat apa yang bisa mereka jilat dan berharap bisa bekerja sama dengan Alex.


" Aku tidak biasa menjalin hubungan kerja sama dengan orang hanya mengandalkan relasi saja. Jika ingin bekerja sama dengan ku ikuti prosedur nya ! Dalam urusan bisnis, Aku tidak membenarkan jalur instan ! " Jawab Alex yang muak mendengar basa basi busuk yang menjurus ke urusan bisnis seperti biasa nya.


" Jika ingin bekerja sama dengan AX CORP bekerja lah dengan giat dan tunjukan reputasi baik kalian. Ajukan itu pada Markus ! Dia yang menangani segala nya. " Lalu Alex meninggalkan gerombolan orang orang itu dan duduk di kursi tamu VVIP dekat meja bundar dan di hidangkan beberapa macam makanan Khas berbagai Negara.


Bahkan Negara Indonesia pun ada disana.


Ya karena ada juga rekan bisnis dari petinggi Negara ini yang berasal dari Indonesia.


Saat para pelayan ingin menyiapkan hidangan nya Sang Penguasa menolak nya.


Dia tidak terbiasa di layani orang lain selain Bi Juli, Risa istri nya dsn Markus termasuk juga Lisa sekertaris nya.


Namun kali ini dia memilih menyiapkan segala nya dulu.


Tapi sebelum makan, Markus terlebih dulu mencicipi nya untuk memastikan keadaan baik baik saja.


Melihat itu, Di sudut ruangan Terlihat Richard Lim menatap sengit ke arah Alex karena interaksi nya dengan beberapa pebisnis besar tadi yang di tolak nya.


" Sombong sekali dia. " Gumam nya menatap sengit ke arah Alex yang sedang menyantap hidangan nya bersama Markus.


Bukan dia tidak tau bahwa saat ini dia di awasi oleh Seseorang dan ternyata itu benar.


" Arah jam 3 sore ! Richard Lim !" Markus langsung mengangkat pandangan nya dan mengambil Ponsel nya.


Ternyata benar, Dia melihat pantulan diri Richard Lim yang di dampingi Asisten nya Samuel Jordan !.


Markus hanya bisa menghela nafas nya berat.


Richard sudah di lihat oleh Tuan nya, Maka dia akan sulit bergerak.


" Aku akan ke toilet ! "


" Saya antar Tuan. " Markus bangkit namun dia melihat sorot mata Alex yang menajam.


Akhir nya Markus kembali duduk.


" Aku bukan anak kecil yang harus kau kawal ! Jauh sebelum aku menemukan mu tergeletak tak sadarkan diri di jalanan aku bisa melakukan apa pun sendiri !" Alex langsung pergi meninggalkan Markus di tempat duduk nya.


Bukan dia tidak tau sepasang mata itu terus mengawasi nya hingga dia sampai di kamar mandi.


" Kau terlalu terasa saat mengintai ! "


Deg !


Orang yang berada di balik pintu itu menegang di depan pintu kamar mandi.


" Ah, Maaf, Saya bukan bermaksud mengintai, Saya hanya sungkan saja satu ruangan dengan anda Tuan..." Richard Lim masuk ke dalam kamar mandi.


Alex tidak merespon nya sedikit pun. Hanya terus fokus pada kegiatan nya mencuci tangan nya.


Saat selesai, Alex tidak langsung pergi. Tapi dia menatap Richard Lim di hadapan nya.


Jarak mereka hanya tinggal satu langkah saja.


Alex menatap Richard Lim dengan tatapan Angkuh nya.


Kedua tangan nya di masukan nya ke saku celana bahan mahal nya, Di biarkan nya kancing jas nya terbuka semua menambah kesan aura dominan dari seorang Penguasa.


" Ku saran kan pada mu untuk berhati hati. Banyak bahaya yang siap datang menerjang mu. Pastikan dulu siapa target mu baru bergerak. Jangan salah mengambil langkah !"


" Jika kau salah langkah,---"


" Bam ! Habis semua nya. " Setelah mengatakan hal itu Alex langsung pergi meninggalkan nya.


Tapi sebelum benar benar keluar Alex kembali berujar yang membuat Richard Lim semakin terperangah.


" Sialan ! Apa Markus yang mengadu ? Apa dia sudah berubah menjadi se ekor kucing yang manis ?" Umpat Richard Lim kesal.


Dia begitu kesal saat Alex meremehkan nya.


" Aku tidak berkata apa pun pada Tuan Alex, Tapi ini semua sudah ku duga, Dia sudah bertemu dengan mu bukan ? Maka tunggu saja kedatangan nya yang akan menghancurkan segala yabg kau miliki !. Kau telah salah memilih lawan mu Rich, Jadi berhentilah sebelum kehancuran mu datang. " Markus bicara langsung pada Richard setelah Alex keluar.


Sementara Alex hanya tersenyum saja sepanjang jalan nya, Dia bukan tidak tau bahwa Markus menyusul nya kesana dan bersembunyi.


Saat dia keluar pun dia tau Markus masuk ke dalam kamar mandi untuk bicara langsung dengan Richard Lim.


" Selesaikan semua nya Rich, Pergi jauh dari sini sebelum Tuan Alex kembali menemui mu dengan Resmi, Dia sudah tau apa yang kau incar, Dan soal di Mall itu, Lupakan segala nya, Segala obsesi mu ! Segala keinginan mu yang tidak akan mungkin kau miliki ! Karena sampai kapan pun itu tidak akan mungkin terjadi Rich, Hiduplah dengan tenang agar tidak mengusik siapa pun ! Kembali ke tempat mu sebelum nya. " Setelah mengatakan hal itu Markus keluar dari Kamar mandi dan bergegas menemui Tuan nya.


Sementara Alex masih duduk dengan angkuh melipat kedua tangan nya di dada sorot mata nya menatap tajam ke arah depan menghindari siapa pun.


Saat Markus datang dia bangkit dari Duduk nya dan pergi dari pesta membosan kan itu.


" Sudah kau selesai kan ?" Markus kembali kaget saat Tuan nya mengetahui apa yang di lakukan nya.


" Selesaikan dengan cepat sebelum aku yang akan kembali menemui nya. Kau tau aku Markus..." Markus mengangguk paham dia sudah tidak heran lagi dengan insting Tuan nya itu.


" Baik Tuan...Saya mengerti. "


Kembali ke sisi Pria yang bernama Richard Lim, Yang kini semakin mengumpat dengan kasar terhadap mantan rekan kriminal nya di Dunia gelap.


" Sialan kau Markus ! Kau akan ku habisi ! Kau akan menyesal telah memilih Alexander yang sombong itu dari pad aku !" Umpat nya semakin kesal.


Dia terus mengumpat atas kesombongan seorang Alexander, Dia merasa semakin tertantang untuk berduel langsung dengan Alexander .


Dia sangat penasaran atas semua ini, Dimana dia benar benar menginginkan seorang Tarisa yang di katakan Markus tidak mungkin ?


Tapi bukan kah di Dunia ini tidak ada yang tidak mungkin ?


" Tuan, Tenang kan diri anda., Markus benar, Anda tidak boleh seperti ini. Ayo kita kembali ke Negara H. Atau kita pergi ke Amerika ? Agar tidak terjadi seperti ini lagi. "


Bugh...


Sang Asisten terkena bogeman mentah atas perilaku Tidak sopan nya.


Eh ? sejak kapan dia tidak sopan ? Bukan kah dia mengatakan yang sebenar nya ?


" Berani nya kau ?" Umpat nya kesal.


" Maaf Tuan..." Ucap nya penuh penyesalan.


Sementara di rumah nya Kini Markus telah mengantarkan Alex dan kembali kerumah nya bersama Lisa.


Saat dia sampai di dalam kamar, Dia melihat istri nya Masih terjaga menunggu nya.


" Kenapa belum tidur Sasa ???" Tanya Markus memanggil nama panggilan kesayangan untuk istri nya.


Lisa melihat ke arah suami nya dan kini membantu membuka Jas suami nya.



" Aku menunggu kamu By, Masih jam 10 malam, Kenapa sudah pulang ?" Tanya Lisa membantu Markus.


Cup...


Markus memeluk Lisa dan mencium kening nya.


" I Miss You Sasa...." Markus langsung menyerang istri nya dan memulai pertempuran panas mereka malam ini.


Markus berharap, Setelah Lisa menjalani istirahat total istri nya itu akan segera mengandung buah hati mereka setelah apa yang terjadi sebelum nya.


Tidak ada yang tau bahwa Lisa pernah mengalami keguguran dan itu terjadi sebelum mereka menikah ya, Karena Markus mencuri Start !


...❤️❤️❤️ ...