Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Alex Kesal


" Sudah, Kenapa harus marah ? Biarkan saja Sky melakukan apa yang ingin di lakukan nya, Asal tidak merugikan orang lain. " Risa mengelus punggung suami nya yang kini mereka tengah berkumpul di ruang keluarga .


Dimana disana Sky dengan tak tau malu nya tidur di karpet dan menelpon Kekasih nya disana dengan memamerkan rambut biru nya yang membuat Alex kesal setengah mati.


" Ada apa ?" Tanya Alex saat menerima telepon dari Markus.


" Tuan Besar sakit, Dan Para pemegang saham meminta untuk di adakan rapat dewan direksi besok pagi jam 8 dan semua sudah sepakat untuk menggeser Tuan besar dari posisi nya dan di gantikan oleh Arthur ." Rahang Alex mengeras.


Almeera wanita itu masih bertahan bersama ayah nya dan anak nya Almeera adalah sosok yang sangat ambisius.


" Justin ?" Tanya Alex lagi.


" Tuan Muda Justin malam ini juga terbang dari Skotlandia dan akan mengikuti rapat sekolah besok pagi Tuan. "


" Kerja kan ! Aku akan datang besok pagi. " Markus mengiyakan ucapan Tuan nya dan menutup sambungan telepon nya.


Risa yang paham telah terjadi sesuatu langsung mengelus punggung suami nya, Dia tau ada yang tidak beres disini.


Begitu juga Sky, Anak China itu tau telah terjadi sesuatu yang menjadi beban pikiran Papa nya.


" Aku baik baik saja. Besok aku harus rapat dewan direksi di Guero Corp. Tua Bangka itu sakit, Dan direksi meminta nya untuk turun jabatan dan kau tau siapa kandidat nya ?"


" Pria menyebalkan itu kah ?" Tanya Sky dan Alex mengangguk.


" Sudah di duga, Ibu dan anak sama saja ! Apa tulang nya kuat ? Sky jadi penasaran, Sesulit apa mematahkan tulang nya ?" Alex hanya bisa menghela nafas nya berat.


Kenapa anak China ini semakin menyeramkan saja setiap hari nya ? Mematahkan tulang kata nya ?


Dia kita tulang itu apa ? Ranting pohon yang rapuh ?


" Sky, Jangan menuruni jiwa Papa mu sayang. Itu tidak baik. " Sky hanya mengangguk.


Dan Alex ? Dia kesal kenapa selalu dia yang di salah kan ?


" Kau selalu menyalahkan ku, Tanpa kau tau bahwa anak mu itu lebih menyeramkan dari yang kau kira. Kau tertipu dengan wajah polos nya yang putih itu. " Sky tidak menanggapi nya.


Dia bahkan pura pura tidak mendengar apa yang di ucapkan Papa nya.


Akhir nya mereka bubar, Dan masuk ke kamar nya masing masing untuk tidur.


Ke esokan pagi nya, Sky di paksa Papa nya untuk ikut ke kantor bersama nya, Lebih tepat nya ke Kantor Besar keluarga Papa nya.


Betapa terpukau nya seluruh karyawan disana, Saat melihat betapa Luar biasa nya pesona seorang Galaxy Sky Alexander Guero itu, saat mengenakan Jas lengkap nya dengan warna rambut biru nya.



Saat mengenakan Masker saja Sky terlihat sangat luar biasa, Apalagi Full Face nya terlihat oleh mereka ?


Saat mereka memasuki ruangan meeting, Disana sudah ada Almeera dan putra nya Arthur.


Arthur menatap sengit ke arah Sky, Keponakan nya yang memang seusia dengan nya.



Semua bangkit saat melihat kedatangan sang penguasa berserta putra mahkota nya, Kecuali Almeera dan Arthur disana.


Alex duduk di kursi kebesaran nya, di ujung sana saling menatap ke arah Almeera yang begitu sombong dan angkuh duduk di sana, Sementara Putra nya menatap sengit ke arah Sky.


" Apa masalah mu Paman ? Jaga mata mu jika tidak ingin aku mencongkel nya dengan tangan ku sendiri. "


" Jaga ucapan mu Sky ! Dimana rasa hormat mu pada ku ! aku Paman mu !"


" Kau kira aku menganggap mu ? Ck, Sedih sekali kau !"


Brak !


Gebrakan meja mengalihkan atensi semua orang yang berada di ruangan meeting itu, Sang penguasa sudah beraksi, Dia menghantam meja dengan tangan nya sendiri.


Tidak tau kah kedua anak muda itu ? Bahwa dia sangat membenci yang nama nya keributan di dalam ruang meeting ?


Dan Alex tau apa yang harus di lakukan nya, Dia juga melihat bahwa wajah putra nya kini sudah berbeda.


" Memalukan ! Rambut mu berwarna !" Bukan Nya mereda, karena Alex sudah menggebrak meja meeting, Tapi semakin panas saja saat adik tiri nya itu terus memancing emosi nya Sky.


" Apa Masalah mu dengan warna rambut ku ? Apa kinerja seseorang di hitung dari warna rambut nya ? Kau tau siapa aku ! Warna rambut tidak menentukan isi kepala yang baik. Dan itu memang fakta mau, Bahwa kau jauh di bawah ku dalam nilai akademis dan nilai kesehatan lain nya, Apa perlu ku terangkan lagi ? Bahwa isi kepala mu itu hanya setengah dari isi kepala ku, Atau bahkan hanya---"


Dugh...


Botol air mineral itu mendarat sempurna di kening Sky dan membuat nya lecet dan memerah.


Kedua tangan Sky terkepal sempurna, Urat urat di tangan nya mulai mengeras dan menonjol.


Markus sudah kalang kabut, Aura Sky mulai menggelap, Dan jika seperti itu, Sky sulit di kendalikan lagi kecuali hanya dengan menyebut nama Sang Bidadari keluarga Alexander.


" Jaga ucapan mu Sky ! aku tidak sebodoh yang kau pikirkan !" Sergah Arthur tak terima.


Sky berjalan menghampiri Arthur dan Markus sudah bangkit dari duduk nya untuk mencegah Sky, Namun sayang, Alex tidak mengizinkan nya.


" Eghhh...."


" Arthur !!! " Almeera panik saat Sky mencekik leher putra kesayangan nya dan memojokan nya ke dinding di depan nya.


Almeera sudah panik setengah mati saat melihat putra nya kesulitan bernafas.


" Alex ! Kendalikan putra mu, Dia bisa membunuh putra ku !!!" Semua ikut tegang melihat kejadian di ruangan meeting ini.


Betapa mengerikan nya seorang Galaxy Sky Alexander Guero yang memiliki wajah bak malaikat, Ternyata lebih menyeramkan dari yang mereka duga.


Alex hanya menyungging kan senyuman nya menatap Almeera saat ini.


" Alex ! Hentikan ini semua !! Anak Gila mu bisa membunuh putra ku !!" Bentak Almeera lagi.


" Kau benar ! Anak ku memang gila, Dan anak mu yang kurang waras itu telah salah memancing kegilaan nya ! Sekarang kau lihat siapa yang kau jadikan target bukan ? Putra ku bukan anak sembarangan yang bisa dengan mudah kau singkirkan !" Alex bangkit dari duduk nya dan menghampiri Sky yang tengah benar benar emosi.


" Lepas !" Ucap Arthur juga mencekik leher Sky, Tapi Sky tidak bergeming sedikit pun, Semua peserta meeting bergidik ngeri melihat bagaimana sisi kejam seorang putra Mahkota Alexander itu.


Bugh....


Satu hantaman berhasil membuat cengkraman di leher Arthur terlepas dan Sky menatap sengit ke arah Papa nya.


" Pulang dan obati luka mu ! Jangan pernah mengotori tangan mu dengan menyentuh hal yang tidak penting ! Kau terlalu berharga untuk menjadi buruk hanya karena rongsokan !" Sky tidak menjawab nya.


Bugh...


Sebagai balasan nya, Dia kembali menghantam Papa nya dengan pukulan telak nya, Rahang Alex mengeras dan sudut bibir nya berdenyut karena luka.


Tapi itu tidak berarti apapun bagi nya, Karena dengan itu Sky bisa melampiaskan kekesalan nya.


Semakin tercengang semua orang yang melihat bagaimana putra Mahkota seorang Alexander bisa dan berani memukul Papa nya sendiri.


" Kak ..." Justin yang baru datang langsung menghampiri Kakak nya yang terkena pukulan dari Sky.


Brak !


Pintu ruangan meeting di banting oleh Sky yang keluar begitu saja dari sana.


Alex hanya tersenyum tipis melihat kelakuan putra nya.


" Kau lihat ? Kalian semua lihat ? Bahkan dia berani memukul ku yang kalian tau sebagai ayah nya, Apalagi hanya manusia manusia seperti kalian ? Aku tidak bisa memikirkan apa jadi nya kalian jika berurusan dengan nya ! dan untuk mu !" Alex menunjuk tepat di depan mata adik tiri nya itu yang kini berada di dalam rangkulan Ibu nya yang menjijikan menurut Alex.


" Kau salah telah memancing amarah seorang Sky ! Aku tidka bisa menjamin, setelah ini apa yang akan terjadi pada mu, Kau melempar nya dengan botol air mineral dan melukai wajah tampan nya, Maka bersiaplah menerima balasan yang lebih dari apa yang kau lakukan pada nya ! Putra ku adalah orang yang sangat dermawan ! Dia akan memberikan lebih untuk setiap orang yang berurusan dengan nya. Maka nikmati hari hari mu anak muda !"


" Pimpin meeting nya Markus ! Dan kau Justin ! Lakukan hak mu sebagai anak seorang Erick Guero !" Justin paham dan Alex meninggalkan ketegangan di ruangan meeting itu.


...❤️❤️❤️...