
" Hey, Pemalas bangun..." Alex membangun kan istri nya yang masih bergelung di balik selimut tebal mereka.
" Tarisa Sania...Ayo bangun..."
" Aaaa....aaahhh...Nanti saja, Masih capek. Tadi malam ada banteng besar yang sedang membajak sawah. " Alex tergelak di samping Risa.
Bagaimana bisa istri nya mengatakan dia seekor banteng ? Dia yang tampan seperti itu di katakan banteng ?
Ada ada saja bukan ?
" Bangun dulu. Bersihkan diri mu ! Kau itu pemalas ! Ayo bangun kau juga harus olah raga. Ayo kau mau bangun sendiri atau aku yang menyeret mu dan menghabisi mu di kamar mandi ? Terserah kau mau memilih yang mana ?"
" Aaahh...Masih mengantuk Alexander. " Keluh Risa.
Tapi dia tetap bangun dan duduk di tempat tidur sambil memegangi selimut tebal nya.
" Gendong..." Alex hanya menggelengkan kepala nya saja.
Tingkah Risa di kamar sangat berbeda saat dia berada di Luar dan Alex menyukai itu. Saat di dalam kamar dia menjadi diri nya sendiri yang selalu manja dan cenderung ke kanak kanakan, Namun saat keluar selangkah saja dari kamar mereka, Dia akan berubah menjadi seoran wanita berkelas.
Tarisa akan berubah menjadi seorang Nyonya Alexander sang penguasa.
" Kau manja sekali ! Tapi aku suka itu. " Alex menggendong Risa yang kini berbalut Handuk kimono pemberian Alex.
" Mandi cepat dan susul aku ke ruangan Gym ! Jika dalam 10 menit kau tidak datang, Maka habis lah kau. " Risa menjadi merinding saat mendengar hal itu.
Bahkan ucapan yang bernada ancaman itu di sertai pula dengan lirikan nakal dari suami banteng nya.
" His, Menyebalkan. " Ini lah seorang Tarisa.
Sih pemalas untuk olahraga. Bukan kah hampir semua wanita seperti itu ?
Iya bukan ?
Sepuluh menit sudah berlalu dan Alex kembali menyusul istri nya yang sampai saat ini belum juga keluar dari kamar mereka.
Dan saat Alex sampai di kamar nya, Risa masih menggendong Sky yang di antar ke kamar nya oleh Nanny.
" Ada apa ?" Tanya Alex saat melihat Sky terlihat rewel.
Dia baru ingat jika tadi malam Risa mengatakan Sky rewel bukan ?
" Kata dokter berapa gusi nya mulai membengkak, Seperti nya akan tumbuh gigi susu nya. Maka nya tubuh Sky agak demam. " Jelas Risa melihat kepanikan dari raut wajah tegas suami nya yang kini hanya memakai singlet olahraga dan celana training nya.
Bahkan Risa juga sudah melihat kaos singlet itu basah karena keringat.
" Sudah di beri obat ?" Alex bertanya sambil membawa Sky ke dalam gendongan nya.
" Sudah, Dokter memberi paracetamol dan anti nyeri untuk gusi nya juga. "
" Bawa Sky bersama kita saja ya, Dia tidak ingin bersama Nanny nya. " Alex hanya mengangguk.
Kini mereka mulai melakukan olahraga dengan Sky yang berada di Box bayi nya bersama mainan mainan nya.
" Ini harus lebih kuat lagi, Agar ini semakin indah. "
" Hey, Kenapa nakal ?" Tanya Risa kaget saat suami nya meremmas bokong nya dengan nakal.
" Agar terlihat semakin seksi. "..
" Ahh...Aku jadi penasaran ada tidak ya orang yang menyukai ku selain kamu ?" Aura di sekitar nya berubah menjadi mencekam.
Wajah Alex terlihat berbeda saat ini. Risa tau dia telah salah bicara. Tapi dia tidak bermaksud seperti itu.
" Kau tau aku Risa, Jika sampai ada yang berani melihat mu dengan mata menginginkan nya, Maka saat itu juga dia akan kehilangan kedua mata nya yang telah berani menatap mu dengan rasa ingin. Aku pastikan itu. " Alex jadi teringat akan sosok Pria Asia yang menginginkan istri nya.
Seberani apa dia menginginkan istri nya ? Apa dia tidak sayang nyawa nya ?
" Bukan begitu maksud ku sayang, Hm, Gimana sih bilang nya kau--"
" Ssstttt....Sudah, Jangan merusak mood ku pagi ini. Bersiap lah, Kita akan makan siang di luar hari ini. Aku akan membawa kalian kencan. "
" Benarkah ?" Alex mengangguk dia sedikit tersenyum agar tidak menyakiti hati istri nya walau saat ini hati nya sedang terbakar karena emosi.
Beruntung Alex adalah tipe orang yang bisa mengontrol emosi nya dengan baik semenjak hadir nya Risa dalam hidup nya.
" Baik lah, Kami akan bersiap Papa "
Risa mencium pipi Alex dan segera bersiap.
Setelah membawa semua keperluan Sky, Mereka kini tengah bersiap.
Risa tampil anggun hari ini hendak melakukan kencan dengan suami dan anak nya.
Kali ini benar benar real kencan mereka tanpa di ikuti para dayang atau pun penjaga mereka.
Alex memang sengaja ingin membawa Risa dan Aky menjalani Q time hanya bertiga saja.
" Kami siap Papa..." Alex juga mengenakan kemeja putih biasa yang membungkus tubuh kekar nya.
Melihat Risa tampil cantik Rasa nya Alex tidak ingin membagi nya dengan siapa pun saat ini.
Alex juga terlihat tampan di mata istri nya karena mengenakan kemeja putih biasa dengan tambahan kaca mata nya membuat Risa semakin terpesona dengan ketampanan yang luar biasa itu.
" Tutup mulut mu, air liur mu sudah keluar itu. " Risa langsung mengelap mulut nya karena di goda Alex.
" Is, Mana ada. " Kesal Risa.
Sky hanya tersenyum saja.
Dia begitu antusias dengan apa yang di lakukan Mama dan Papa nya kini.
" Ayo. " Laex mengambil Sky dari gendongan Risa dan menggandeng tangan mungil yang tenggelam dalam genggaman tangan besar nya.
Mereka menuruni anak tangga satu persatu dengan sangat mesra dimana Seorang Alexander menggandeng tangan Risa dengan Mesra penuh kasih sayang serta menggendong putra tampan yang menggemaskan semua orang.
" Kami pergi Bu, "
" Baik lah, Hati hati. " Jawab ibu nya Alex.
Mereka langsung menuju mobil dimana sudah di siapkan oleh Tom Kepala penjaga dirumah ini.
" Kau tau apa yang harus kau lakukan !" Tom paham dengan kode dari Tuan nya saat ini.
Dan kini mereka sudah di dalam mobil dan Sky begitu antusias berada di belakang kemudi mobil mewah milik Papa nya itu.
Terlahir dari keluarga kaya mungkin, Maka nya Sky sangat menyukai mobil seperti ini.
Terbukti saat ini Sky begitu gembira di dalam mobil hendak pergi bersama kedua orang tua nya.
" Sky, Senang nak ?" Tanya Alex pada putra nya itu.
Sky tersenyum bahagia di balik kemudi dan mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju tempat yang sudah di siapkan Papa nya untuk kencan.
" Mall ?" Tanya Risa heran.
Pasal nya Alex mengajak nya ke Mall ? Hanya bertiga ? Yang benar saja pikir nya.
" Kemarin kau melupakan ku saat berbelanja dengan teman teman mu, Bahkan kau menghabiskan banyak uang ku untuk mereka, Maka saat ini temani aku berbelanja. "
" Tapi Sky ?" Tanya Risa takut wajah anak nya di Ekspose berita lokal mau pun luar Negeri.
" Kau tenang saja. Belanja lah senyaman mu. Ayo. " Kini mereka memasuki Mall besar itu dan mulai belanja semua keperluan suami nya yang kini sibuk berbelanja sampai tiba dimana Insting nya sebagai Seorang penguasa merasa ada yang mengintai mereka.
" Kau salah telah menjadikan istri ku target mu !" Alex menyeringai saat melihat seorang Pria dengan kaca mata hitam yang kini sedang menatap Risa dengan tatapan memuja nya di balik kaca mata hitam itu.
Bagaimana dia bisa tau ? Entah lah tapi insting nya berkata seperti itu.
" Berhati hati lah dengan kedua mata mu yang telah berani menatap istri ku !" Terdengar suara yang sangat dingin di telinga orang tersebut.
Tubuh nya berbalik dan melihat siapa yang bicara seperti itu.
Sampai Alex kembali bicara orang itu langsung ketakutan.
" Katakan kepada Richard Lim, Saat kami bertamu lagi, Pertama kali yang akan ku ambil adalah kedua mata nya ! Sampai kan salam ku pada nya dan pergi dari sini. "
...❤️❤️❤️ ...