Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Dinner


" Sayang, Kita mau apa disini ?" Tanya Risa saat mobil yang mereka tempati berhenti di tempat makan mewah.


Cappa Club.



" Kau belum makan malam. Nanti Baby kelaparan. " Risa masih diam mematung di dalam mobil.


" Kau tidak berpikir aku miskin bukan ? Tempat ini memang bukan milik ku, Tapi jika kau menginginkan nya, Kita bisa membeli nya. " Jawaban enteng dari Alex membuat Risa melirik ke arah nya .


" Sudah, Ayo turun..." Risa pun turun dari mobil bersama Alex.


Dan lagi lagi, Alex kesal karena Menuju Rooftop itu tidak ada lift, Dan mereka harus naik tangga.


" Aku benar benar akan membeli tempat ini, Kau sedang hamil, Mana boleh naik tangga seperti ini. X" Dia semakin kesal kala Risa tidak mau di gendong oleh nya.


Risa mana mau, Orang dia bukan lumpuh kan ,?


" Gaun nya susah, Seharus nya tadi pake hells Jadi gak begini. " Alex melotot disana.


" Heels kata mu ? Mau apa kau dengan sepatu sepatu itu hah ?" Mulai kesal.


" Ya kan, Mana ada pake gaun cantik begini sendal nya lepes ? Harus nya pake Heels. Jadi biar cantik, Gak pendek gini..."


" Berani kau pake hells selama mengandung anak ku, Akan ku bakar seluruh sepatu sepatu itu. " Ancaman mulai keluar


" Jadi untuk apa di beli kalau tidak boleh memakai nya ? "


" Jangan membantah ! Dengar ?" Tekan Alex


" Iya..." Huh !


Alex menghela nafas nya berat, Istri nya ini semakin perasa saja semenjak hamil.


Membuat Alex harus banyak mengalah untuk nya.


" Duduk..." Risa mengangguk disana.



Lagi lagi dan lagi, Alex hanya bisa menahan emosi nya, Hanya karena Heels mood istri nya memburuk.


" Kau bilang ingin melihat Sky Eye ? Aku sudah membawa mu kesini, Walau tidak menaiki nya. Lalu dimana masalah mu Risa ? Kau membuat ku kesal saja. " Risa hanya menatap suami nya dan kembali pada makanan di piring nya.


Trang....


Alex meletakan dengan kasar pisau dan garpu nya karena mereka sedang menikmati Steak.


Kini mata nya menatap ke arah Risa. Wanita yang sangat di cintai nya yang kini sedang mengandung anak nya.


Benih cinta nya bersama Risa.


Tes...


Lihat ? air mata nya sudah jatuh lagi kan ?


Risa menangis lagi kan ?


" Apa karena Heels kau menangis ? Jika memang iya, Aku akan benar benar memusnahkan semua sepatu sepatu sialan itu ! Mau ?" Risa menatap ke arah suami nya yang kini sedang menatap tajam ke arah nya dengan tangan yang berlipat di dada nya.


Risa hanya bisa diam dan meremmas gaun nya di bawah meja.


" Aku sudah mengabulkan keinginan mu untuk melihat Sky Eye ! Walau tidak menaiki nya, Lalu apa lagi ? Lihat disana !"


" Hanya karena aku melarang mu memakai heels saja kau menangis ? Aku hanya mengkhawatirkan mu dan Baby, Lalu salah nya dimana ? Kaki mu dan kulit mu terlalu sensitiv, Mudah lecet, Dan jika aku membiarkan mu memakai Heels apa kau bisa menjamin diri mu akan baik baik saja ?" Tanya Alex kesal menatap ke arah Risa.


" Sudah lah. Kau memang tidak bisa di beri tahu. Ke khawatiran ku tidak berarti untuk mu ! Lakukan saja sesuka mu. Jika sampai kau terluka dan Baby juga. Bukan hanya kau yang ku hukum, Semua orang yang berada dirumah juga akan menerima akibat nya. !" Risa menatap ke arah suami nya.


Entah kenapa saat ini rasa nya dia semakin hari semakin cengeng dan terbawa perasaan. Alex masih saja suka memarahi nya.


" Terserah kau saja! Aku kesal dengan mu. " Alex berdiri menjauh dari Risa. Dari pada dia terus kesal dan terus membentak Risa.


Lebih baik dia menjauh dan menikmati pemandangan kota di mal hari.



" Maaf..." Ucap Risa tulus disana.


Dia tau bahwa suami nya kesal dengan tingkah dsn perbuatan nya malam ini.


Alex hanya diam saja menatap lurus ke depan melihat Sky Eye disana.


" Maaf, Jangan marah lagi..." Suara nya sudah bergetar menahan tangisan nya.


Alex hanya bisa menghela nafas nya berat. Bagaimana dia bisa berlama lama marah pada istri nya ?


Dia sangat mencintai wanita manja itu. Dia tidak ingin Risa berubah sedikit pun , pintar bela diri atau hal semacam nya.


Alex bisa melindungi istri nya sendiri dengan kekuasaan nya .


" Sudah, Jangan menangis. "


" Jangan marah lagi .. " Ucap Risa menangis di dada Alex...


" Maka jangan membuat ku kesal dan memarahi mu. Aku hanya mengkhawatirkan mu dan Baby, Karena aku sangat men--"


" His...Kau itu ! Sudah. Ayo makan lagi. Kau baru makan sedikit. Aku tidak mau tengah malam kau meminta sesuatu yang aneh nanti nya. "


" Apa lagi ??" Alex kembali kesal saat Risa tidak mau bergerak dari tempat nya berdiri .


" Tadi mau bilang apa ?" Tanya Risa penasaran.


" Tidka ada ! Ayo makan makanan mu ! Nanti Kau kelaparan bersama Baby . " Masih berdiam di tempat nya.


" Apa lagi Risa ??? Kau ingin aku melakukan apa lagi ? Kau ingin aku berteriak menyerukan nama mu dengan kata cinta ? Mimpi kau !" Risa pun kembali menundukan wajah nya terlihat sedih lagi.


" Aaaaa.....Kau membuat ku gila Risa...." Teriak nya.


Huh !


" Baik lah !" Gumam nya dalam hati.


Alex berjalan ke pagar pembatas Rooftop ini membawa Risa dalam gandengan nya,.


" Buka telinga mu, Dan dengar kan baik baik !"


" Tarisa...Sania...Alexander...Aku mencintai mu...Aku menyayangi mu, Aku sangat mencintai mu....!!!" Teriakan Alex menggelar disana.


Bahkan mungkin saja orang di bawa sana mendengar nya.


Dia atas tidak ada orang karena Markus sudah mensterilkan lokasi hanya untuk Tuan dan Nyonya Alexander itu .


Risa kembali menangis disana , Dia begitu bahagia di cintai seorang Alexander .


Bahkan di Cintai dengan Cinta yang begitu besar nya.


" Kenapa menangis lagi ??? " Risa tidak menjawab, Dia menarik kerah Jas suami nya dan berjinjit disana.


Cup...


Risa mencium bibir suami nya dengan penuh cinta dan kelembutan, Ciuman penuh dengan rasa sayang yang luar biasa besar nya.


Alex merapat kan tubuh Risa dan menahan pinggang Istri nya agar ciuman mereka bertahan dan tidak terlepas.


Cukup lama mereka berciuman sampai Alex melepas kan tautan bibir mereka dan Alex juga membersihkan bekas ciuman nya di bibir Risa.


" Bisa merasakan semua nya ? Jadi jangan meminta ku untuk mengatakan nya di depan banyak orang. Kata Cinta ku tidak untuk di nikmati banyak orang. Jadi jangan bertingkah kekanakan lagi. Mengerti ?" Tanya Alex lagi.


Risa mengangguk. " Mengerti..."


" Sekarang, Makan. Aku suapi !" Risa kembali mengangguk dan kembali memakan makan malam nya dan kali ini Alex langsung yang menyuapi nya.


...❤️❤️❤️...


Dirumah mewah lain nya, Seorang wanita Seksi sedang kesal dan emosi, Bagiamana bisa dia di permalukan seperti itu oleh Alex, Mantan tunangan nya yang sekarang menjadi anak tiri nya itu.


" Sayang...Aku merindukan mu..." Suara Laki laki yang membuat nya muak itu mulai terdengar


Bahkan kini tangan nya sudah mulai menjalar kemana mana, Meremmas Dada nya di depan sana karena posisi nya berdiri di balkon kamar mereka.


" I Miss You..." Kecupan kecupan basah dan sapuan lidah tak bertulang itu membuat nya kalah.


Ya, Almeera selalu kalah setiap kali mendapatkan sentuhan nakal dari suami tua nya yang selalu bisa memuaskan hasrat bercinta nya.


Gaya bercinta Erick yang kasar dan menggebu membuat Almeera begitu menikmati nya ..


Diusia nya yang seperti ini, Dia masih sehat dan juga kuat, Jadi Risa tidak rugi rugi kali.


" Oh ya ??? " Tanya Almeera meraba Tonjolan di balik Celana bahan suami nya.


" Kau ingin aku menghisap nya ???" Pertanyaan sensual dari Almeera membakar gairah nya.


" Ouh...Shitt !!! " Tuan Erick langsung menungging kan Almeera yang berpegangan pada pagar pembatas balkon kamar mereka.


Kini kedua nya sudah naked !


" Oouh...Kau Gila Erick. Aku belum basaaahhh... " Umpat Almeera kesal.


" Nanti akan basah sendiri Sayang...Ouhhh..." Tuan Erick mulai bergoyang dan menghantam Almeera.


Ya, Di sela sela percintaan nya, Dia sudah menyusun rencana untuk menghancurkan Risa dan merebut Alex.


" Tunggu aku Alex. !! sial !!! Ini nikmat sekali, Ouuhh...Bagaimana Jika bercinta dengan Alex pasti sangat..." Ucap nya dalam hati


" Oouhhhh...Sialan kau Erick...Ah...Ahhh...Ahhh..."


" Kau menyukai nya sayang..." Jawab Tuan Erick saat Dengan sengaja dia mengangkat kaki Kanan Almeera dan menaikan nya di pagar pembatas.


" Ini benar benar nikmat Sayang...Ouhhh..."


Plak...Plak...


Tuan Erick memukul bokong sintal Almeera dan begitu lah cara bercinta tuan Erick Guero !.


...😂😂😂...


Gila Gila Gila 😒😒😒