Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Perjuangan Arthur


Di London, Hubungan Mawar dan Sky sudah berbaikan dan menjalani hari hari nya bersama.


Dimana Sky, Bos dsn Mawar sekertaris nya, Dan tau apa yang membuat Sky kesal ??


Susah pasti pesona nya, Mawar dengan setelan kantor nya membuat semua mata tertuju pada nya, Apalagi para relasi nya, Ingin sekali Sky mengumpat kasar dan berteriak di depan semua orang, Menyerukan bahwa Mawar adalah milik nya, Tapi bagaimana dengan Mawar ??


Sky tidak ingin Mawar kecewa pada nya lagi,.


" Kenapa Sky ? " Tanya Mawar saat melihat wajah kekasih nya terus saja cemberut dan bermuram durja.



Wajah Sky yang tengah menjelaskan materi meeting di depan sana terlihat tidak enak untuk di pandang.


Sorot mata nya menajam, Apalagi disini ada Paman nya yang bernama Arthur itu.


Prak !..


" Meeting selesai !" Sky melemparkan berkas berkas itu ke meja.


Mood nya sudah buruk dan tidak baik baik saja saat ini, Apalagi wajah Paman nya itu terus saja menatap ke arah nya dan sesekali menatap ke arah Mawar.


Seperti nya ancaman serta kenang kenangan luka di kening paman muda nya itu belum cukup.


Apa paman nya itu menginginkan hadiah lebih besar lagi ?


Tangan patah, Mata buta atau kepala terpenggal ?


Katakan saja, Sky akan mengabulkan nya dengan senang hati.


" My Rose, Bawa berkas ini ke ruangan ku ya sayang, Aku ada perlu dengan paman ku ini. " Walau berat, Mawar mengiyakan apa yang di perintahkan kekasih nya walau berat untuk meninggalkan nya.


Kini tinggal mereka berdua di ruangan meeting Itu, Sky duduk di kursi nya dengan kedua kaki nya di atas meja, Dia menatap sengit ke arah Paman muda nya.


Begitu juga dengan Arthur, Dia menatap ke arah keponakan nya.


" Apa sebegitu tidak laku nya kau hingga menginginkan kekasih orang lain ?" Tanya Sky membuka suara terhadap Paman nya.


" Aku bisa mendapatkan wanita mana pun yang ku ingin kan !"


" So ?"


" Wanita milik orang lain lebih menggoda !" Jawab nya dengan gamblang.


Hal itu membuat Sky tersenyum miring pada nya.


Hebat sekali paman nya ini menginginkan milik nya, Bukan kah itu hal yang mustahil ?


" Itu bisa kau lalukan jika wanita itu milik orang lain, Tapi tidka berlaku pada ku !" Kini posisi sudah berpindah.


Kedua tangan nya kini bertumpu di meja dan menatap paman nya penuh senyuman.


" Bagaimana jika aku bisa !"


" Ahahahahaha...kau hebat bisa berpikir bahwa bisa merebut milik ku paman ! Karena apa yang kau ingin kan tidak akan tercapai ! Itu membuang waktu mu saja. "


" Kita bersaing dengan sehat !"


Brak !!


" Kau memancing ku Arthur ! Kau telah lancang karena berani menginginkan milik ku ! Kau sudah bosan hidup hah ???" Arthur kaget.


Tapi dia tidak ingin terlihat lemah di hadapan Sky.


Bahkan dia sudah mulai merasa terancam saat Sky berjalan ke arah nya, Bahkan kini Keponakan nya itu sudah berada di depan nya.


" Pertama, Aku adalah Galaxy Sky Alexander Guero, Dimana apa yang sudah menjadi milik ku tidak akan semudah itu di miliki orang lain, Karena apa yang sudah di miliki seorang Sky, Itu tidak mungkin bisa di miliki orang lain !"


" Jaga batasan mu, Jika tidak ingin aku merusak semua yang menjadi milik mu, Kau merusak milik ku, Akan ku ratakan semua yang menjadi milik mu, Aku pastikan itu. !" Ancaman dari Aku bukan hanya ancaman.


" Kau terlalu tegang Paman, Santai saja, Rileks, Otot leher mu kaku sekali, Sini aku akan memijat nya. " Arthur langsung gelagapan.


Masih teringat jelas oleh nya, Saat tangan besar Sky melingkar di leher nya hingga meninggalkan bekas yang membuat nya bergidik ngeri.


" Leher mu cukup besar Paman, Bagaimana jika aku mematahkan nya ? Apa semudah saat aku mematahkan leher Serigala yang telah berani menggigit Kaki ku ?"


Glug !


Arthur menelan ludah nya kasar, Leher Serigala ?? Apa Sky memang semengerikan itu ?


" Apa yang kau lakukan ??" Tanya Arthur menghempaskan tangan Sky yang bertengger di leher nya.


" Santai paman, Jangan tegang, Aku hanya meluruskan urat leher mu yang tegang, Bisa bisa kau kena stroke nanti nyam "


" Berhenti membicarakan omong kosong Sky ! Kau terlalu sombong !"


" Memang !" Sahut nya acuh tak acuh.


" Dan kau terlambat mengetahui nya jika aku itu sombong ! Untuk terakhir kali nya, Jangan pernah melewati batasan mu ! Jika sampai kau berani melakukan itu, Habis lah semua yang kau miliki ! Aku bersumpah untuk itu !" Sky menekan bahu Arthur hingga membuat nya meringis menahan sakit.


Tenaga seorang Sky memang tidak di ragukan lagi.


Bahkan Arthur masih mengingat, Dimana saat mereka sekolah dulu, Sky ikut perlombaan taekwondo dan lawan nya sampai muntah darah hingga di rawat dan masuk ICU karena kritis.


" Nikmati hari hari mu sebelum hari terakhir mu melihat dunia yang indah ini !" Setelah mengatakan hal itu Sky langsung meninggalkan Arthur yang langsung berkeringat dingin saat Sky sudah pergi dari ruangan ini.


Brak !


Sky sengaja membanting pintu ruangan meeting itu dengan kencang, Agar Thunder tau, Jika itu bukan hanya sekedar ancaman belaka.


Sky akan melakukan nya jika memang itu harus.


" Sial ! Aura nya sangat menyeramkan. !" Gumam Arthur hang mulai menghirup nafas teratur, Karena sejak terlibat pembicaraan dengan Sky tadi, Rasa sesak di dada nya sangat terasa .


Ceklek...


Pintu ruangan kerja terbuka, Mawar langsung bangkit dari duduk nya untuk menyambut pria tampan dengan balutan jas hitam mahal milik nya.


" Kenapa lama ?" Tanya Mawar saat melihat wajah anak China nya seorang Alexander yang masuk ke ruangan ini.


" Ih ..aku tanya kenapa lama, Bukan nya kasih jawaban kamu malah ketawa. Tau ah ngembek..." Kembali Sky tertawa saat melihat wajah cantik Mawar yang merajuk hingga membuat nya cemberut dan mengabaikan nya.


" Jangan Marah My Lovely Rose, Aku minta maaf oke..." Sky memeluk Mawar dari belakang dan menyandarkan dagu nya di bahu Mawar.


" Kamu tau gak sih kalau kamu itu nyebelin. Aku bete tau !" Rajuk nya.


" Iya, Oke ..sorry, Sebagai permintaan maaf dari langit mu ini, Maka aku akan membawa mu jalan jalan untuk kencan, Bagaimana ,?" Tawar Sky lagi.


Mawar mengangguk, " Aku mau naik London Sky Eye, " Sekarang gantian Sky yang mengangguk mengiyakan permintaan sang Mawar terindah nya.


" Kiss me Plis .."..


" No !" Mawar menggeleng kan kepala nya karena permintaan Sky pada nya yang semakin hari semakin ada saja ulah nya.


" Sekali saja, Ayolah, berikan aku ciuman, Si pipi saja, Jangan di bibir, Nanti saja kalau di bibir, Saat kita menikah !"


" Memang nya kamu mau nikah sama aku ?" Alis Sky terangkat sebelah.


" Maksud mu ??"


" Tidak ada ! Sudah ayo berangkat ! belikan Ice cream ya,. "..


" Ayo !" Akhir nya Sky membawa Mawar keluar dari ruangan nya dan menuju tempat yang di inginkan oleh Mawar terindah itu.


...❤️❤️❤️...