Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Galaxy Sky Alexander 8


Kini kedua nya t Ngah berjalan bersisian di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Ibu Kota, Sky dengan wajah Bak malaikat nya terus menyunggingkan senyuman nya saja bisa berjalan bersama Mawar, Dan dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.


Begitu juga dengan Mawar, Dia menghargai Sky, Dia tidak ingin di cap sebagai perempuan sombong atau angkuh, Miskin belagu !.


" Kau ingin membeli apa ?" Tanya Sky saat Mawar melihat ke sebuah toko pakaian busana muslim, Lebih tepat nya arah pandangan Mawar tertuju ke pada sebuah Mukena berwarna putih, Berbahan sutra dan bordiran.


" Tidak ada. Aku sedang menabung, Untuk membelikan ibu mukena baru, Besok ibu ulang tahun, Tapi sayang nya yang ku belum cukup. " Sky paham.


Keterbatasan biaya yang membelenggu dalam keluarga Mawar membuat nya kehilangan kepercayaan diri nya.


Di tambah lagi lingkungan sosial Mawar sekolah membuat rasa percaya diri nya semakin terkikis, Hal itu di tahan Mawar karena dia ingin membanggakan ibu nya, Mawar ingin ibu nya bangga terhadap nya.


" Ayo..." Sky menarik lengan Mawar dan membawa nya masuk ke dalam toko tersebut, Sky dengan gampang nya mengambil dua set mukena tersebut, Milik ibu nya Mawar berwarna Putih, Dan milik Mawar berwarna Pink.


Sky benar benar melakukan nya untuk Mawar, Walau Mawar menolak nya dia tetap melakukan nya untuk Mawar.


" Berikan juga Buku kitab ibadan mereka. Tolong ya..." Pinta Sky lagi.


" Stop it Sky ! Itu mahal. Mukena itu mahal, Kau mengeluarkan uang sebanyak 12 juta untuk dua pasang mukena ? Udah cukup Sky. " Sky tidak perduli.


Jangan lupakan bahwa Pria berwajah malaikat itu adalah keturunan seorang Alexander sang penguasa yang selalu melakukan kehendak nya sesuka hati.


Jadi jangan heran jika Sky juga melakukan itu pada Mawar saat ini.


Memaksa kehendak nya untuk Mawar.


" Sky, Plis...ini tuh mahal. Bisa buat beli motor second tau gak. " Sky berhenti.


Dia menatap Mawar saat ini, Motor ? Apa Mawar membutuhkan motor ? Sementara setiap hari nya Mawar hanya menaiki angkutan umum untuk sampai di sekolah nya.


" Kamu mau beli motor ?" Bola Mata Mawar langsung ingin keluar dari tempat nya.


Seenak jidat nya saja Sky ingin membelikan nya motor.


" Udah ya Sky ! Jangan ngaco kamu ! Ini aja udah berapa coba ? Mukena, Sajadah, Al Qur'an, Gamis buat ibu, Apaan sih kamu ?" Sky kembali mengendikan kedua bahu nya.


Dia tidak perduli dengan hal I u, Uang yang di pakai nya juga uang Sky, Sendiri. Dia bermain saham dan melakukan Jual beli saham secara sah. Jadi apa perduli nya.


Itu Yang nya ! Dan Jika pun itu ayang dari Papa, Uang segitu tidak akan terasa oleh Papa nya, Karena setiap detik nya, Puluhan juta yang di dapatkan Papa nya.


" Sky ! Stop ya Sky ! Galaxy Sky Alexander !!!" Teriak Mawar.


Dia bahkan lupa dimana dia saat ini, Apalgi ini ? Sky masuk ke Store Yang membayang kan nya saja Mawar tidak berani menatap nya, Ini untuk pertama kali dia Masuk ke sana .



" Saya mau tas sekolah, Couple, Sepatu Couple juga boleh. " Mawar datang menghampiri nya dan mencegah keinginan gila Pria itu.


" Sky ! Plis Stop It !"


" No !"


" Sky, !"


" What ?"


" Ini Dek .." Pramuniaga tadi membawakan pesanan Sky, terlihat disana sepasang tas sekolah Sama.




" Oke Packing !" Sky menyerahkan Kartu sakti milik nya untuk melakukan pembayaran.


Mawar terus saja mencegah Sky menghamburkan uang nya, Dan sayang nya Sky tidak mendengar apapun lagi ucapan Sky, Sampai Mawar terus mengikuti nya kemana pun berbelanja dengan perasaan kesal nya.


Lebih kesal lagi Mawar saat melihat Sky kembali memborong sepatu, Dan itu kembali pasangan.


Bukan Mawar terlalu pede atau bagaimana, Tadi Sky dengan lancang nya mengangkat sepatu sekolah nya dan melihat ukuran nya, Yang menunjukan angka 38.


Itu ukuran sepatu nya.



" Sky, Aku mohon berhenti. " Tetap sama, Sky melenggang begitu saja menuju sebuah restoran, Dan itu restoran Shabu Shabu, makanan Favorit keluarga nya, Terutama sang Mama.


Nyonya Tarisa Sania Alexander !.


" Sky, Untuk apa melakukan semua ini ? Aku gak pantes menerima nya. "


" Makan jika ingin kita membahas nya. " Terpaksa Mawar memakan menu yang sudah tersedia disana.


Dia melihat bagaimana Cara Sky melakukan nya dan Mawar juga melakukan hal yang sama.


Betapa terkejut nya Mawar bahwa dia makan banyak disini, Sky sampai tersenyum pada nya.



" Lapar kan !" Sky menepuk nepuk puncak kepala Mawar sambil terus tersenyum.


Dia begitu bahagia bisa menikmati hari bersama Wanita itu...Wanita yang telah mengisi hari hari nya selama 6 bulan di Negara ini,. Dan waktu nya hanya seminggu lagi, Dan Sky ingin menciptakan 7 Hari yang Indah bersama Wanita itu.


" Aku sudah selesai, Mari kita bicara. "


" Oke...Mari bicara. "


" Aku gak bisa terima barang barang dari kamu. "


" Why ?"


" Karena aku gak pantes Nerima semua nya. "


" Kamu Pantas !! itu uang, Ku. Aku berhak melakukan apapun untuk itu. Setau ku, Dalam setiap agama tidak boleh menerima Rezeky bukan ? "


" Tapi ini berlebihan Sky, Berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk semua ini. "


" Tidak ada yang berlebihan selama itu untuk mu ! Untuk itu, Temani aku selama seminggu ini, Kita buat kenangan indah Selma seminggu, Tuliskan hati mu untuk ku, Aku berjanji, Jika dalam waktu seminggu ini kamu gak ada perasaan apapun terhadap ku, Aku gak akan pernah ganggu kamu lagi. Jujur sama hati kamu. " Penjelasan dan permintaan Sky terdengar sangat sederhana.


Tapi rasa nya sulit untuk mengiyakan nya, Tapi menolak ? Bukan kah itu keterlaluan untuk Sky yang sudah berbaik hati pada nya ?


" Oke ! Kita mulai Dari besok ! Pakai semua yang aku belikan untuk kamu tadi. Tas dan sepatu sekolah nya. Besok aku tunggu di Gerbang jam 7 pagi. "


" Mana bisa begitu ?! Aku belum menjawab nya. "


" Sayang nya aku tidak butuh jawaban !" Benar benar keturunan Alexander jika begini.


Sky menunjukan sikap tak terbantahkan nya di depan Mawar, Itu luar biasa membosan kan untuk Mawar.


Belum sempat Mawar kembali mendebat nya, Sky sudah beranjak dari duduk nya dan keluar dari restoran tersebut dengan membawa beberapa paper Back belanjaan mereka berdua.


Dan Mawar harus kembali mengikuti langkah Kaki Sky, Namun dia kembali terkejut saat Sky memasuki sebuah toko roti terkenal, Toko Roti langganan kanjeng Mami.


Sky terus memilih beberapa cake dan memesan nya.


" Ambil ini. Bawa untuk ibu kamu. Tangan ku penuh. "


" Apalagi ini Sky, Ini terlalu Banyak. "


" Aku membelikan nya untuk ibu mu, Bukan untuk Mu. Jadi jangan banyak memprotes ku !" Luar biasa sekali kamu Sky...


Kamu memang benar benar keturunan Alexander jika begini, Hanya saja wajah malaikat mu itu menutupi seluruh Jiwa menyeramkan di dalam nya.


" Lakukan sesuka mu Sky ! Lakukan !" Ucap Mawar dengan penuh Rasa kesal nya, Bahkan saat sampai dirumah nya Pun Mawar terus menatap jengkel ke arah Sky .


" Turun ! Aku harus melakukan sesuatu lagi. " Dengan perasaan kesal nya Mawar turun dari Mobil Sky dengan membawa banyak kantung belanjaan, Bahkan kedua tangan nya penuh.


" Bye Rose..." Mawar hanya mencebik saja saat Sky melambaikan tangan nya dari dalam mobil, Dan wajah cemberut nya membuat Sky tertawa bahagia bisa kembali melihat wajah cemberut, Tapi ini terlihat sangat menggemaskan untuk di lihat nya.


Sky telah meninggalkan Halaman rumah Mawar yang memang jauh dari tetangga, Tapi mobil bisa masuk. Beruntung Sky hanya memakai mobil sejuta umat, Maka tidak terlalu mencolok, Karena mereka para tetangga Mawar pikir itu adalah taksi online.


Dan Sky telah memperkirakan semua itu demi kenyamanan Wanita nya.


Sky sudah sampai dirumah nya, Dan orang pertama yang di cari nya adalah sang Kakak, Karena mulai besok dia akan pulang telat karena melakukan kencan dengan Mawar selama 7 hari.


Maka untuk itu dia harus meminta izin lebih dulu terhadap pangeran Es itu.


" Kak..."



" Tidak pernah belajar sopan santun ?" Suara dingin itu terdengar sangat menyeramkan di telinga Sky, Dan dia kembali keluar untuk melakukan sesuatu.


...❤️❤️❤️...