Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Galaxy Sky Alexander 12


" Ini semua karena mu, Jika kau tidak memaksa untuk pergi kita tidak akan ke hujanan, Lagi pula, Kenapa punya motor mahal tidak punya Jas hujan ?"


" Sorry, " Satu kata yang bisa di ucapkan saat seperti ini.


Dia melihat Mawar yang sudah kedinginan pun melepas Hoodie yang di kenakan nya, Lalu memakaikan nya di tubuh Mawar.


" Aku tidak butuh ini, Jadi pakai saja untuk mu. "


" Kau kedinginan, Aku tidak ingin kau sakit, Jika hanya dingin nya hujan saja aku masih bisa tahan. Lagi pula di London jika musim dingin lebih parah dari ini. " Mawar tidak menanggapi nya.


Dia terus menggosok tangan nya yang memang mulai membiru dan pucat.


Kini kedua nya berteduh di depan Tukang Cukur rambut laki laki.


Hanya tukang cukur, Bukan Barber Shop atau salon khusus Pria seperti yang selalu Sky datangi.


Untuk membuat Papa nya kesal dengan warna rambut nya yang bisa saja membuat Papa nya akan meledak ledak saat melihat nya.


Perlahan senyuman Sky muncul, Dia akan memberi kejutan pada Papa nya nanti saat kembali ke London .


" Sini, Aku bantu..." Sky mengambil kedua tangan Mawar dan meniup nya, Lalu Sky juga menggosok kedua telapak tangan nya.


Bahkan Sky juga mencium nya, Namun Mawar dengan cepat menarik nya, Tapi sayang, Sky tetap mempertahan kan mu, Dimana tangan nya terus di genggam Sky dan di beri kehangatan, Sikap cuek dan tidak perduli sekitar nya membuat Mawar malu, Mereka seperti ABG yang lagi kasmaran dan mabuk cinta, Lebih tepat nya Sky.


Dia alah devenisi parcabu ( Pacar Calon Bucin !')


Mawar benar benar malu sekali saat ini, Apalagi di depan tukang cukur ini bertambah lagi orang yang berteduh, Seorang ibu ibu berpakaian kantor pemerintahan.


Mungkin pegawai Negeri sipil yang sedang menatap mereka dan tersenyum, Tapi lihat lah, Wajah menyebalkan itu bahkan tidak memperdulikan sekitar nya.


Membuat Mawar benar benar merasa malu sekali saat ini.


Di tengah adegan romantis itu, Di London sana ada sepasang suami istri yang tengah menonton adegan drama korea itu secara langsung dari iPad yang di pegang seorang pria bule bertubuh tinggi tegap dan sangar.


Pria itu seperti sedang kebakaran jenggot mihay adegan berteduh saat sedang hujan seperti di drama Korea yang di tonton istri nya sewaktu hamil, Dan soal nya dia juga di paksa untuk menonton nya demi kelinci putih tercinta nya.


" Aaahhhkkk...Tarisa, Lihat itu, Lihat...Lihat kelakuan anak mu ! Dia tidak tau tempat dan kondisi, Bagaimana bisa di usia nya yang masih 17 tahun, Dia sudah beradegan seperti itu. " Alex kesal dan mondar mandir di depan Tarisa.


" Kenapa kesal ! Itu hal yang sangat romantis, Naik motor, Keliling kota, Pacaran, Bergandengan tangan dan berpelukan...Aahhh...Rasa nya manis sekali. "


Bola Mata Pria yang sedang kesal itu semakin menatap horor ke arah sang istri tercinta.


Jika bukan istri tercinta nya, Alex sudah pasti akan menenggelamkan wanita itu di palung Mariana yang terdalam di dunia ini.


Biar tubuh nya habis pecah dan tercabik cabik !.


" Bagaimana bisa kau bilang itu romantis, Lihat putra mu merayu kakak nya, Meminta di belikan motor, Aku kita dia meminta motor sport seperti milik nya disini, Tapi lihat yang di minta nya, Motor Pink...Aaahhhkkk...Aku bisa Gila jika begini terus, Kemarin kemarin dia mengecat rambut nya hingga berwarna Pink, Lalu apa lagi ini ? Sepeda motor ? Scooter Matic ? Astaga Tarisa !!!!" Alex sampai menjambak rambut nya merasa Frustasi dengan semua yang di lihat nya saat ini.


Bagaimana adegan berteduh dari deras nya hujan, Lalu memakaikan Hoodie, Mengelus pipi, Mengusap tangan dan menghangat kan nya.


Astaga, Alex bisa gila melihat adegan itu, Bagaimana wajah tampan putra mahkota nya itu, Wajah China seperti yang sering di katakan nya, Kulit putih, mata sipit seperti istri nya, Wajah yang sangat memukau, membuat nya benar benar seperti aktor di negara Gingseng sana.


Putra Mahkota nya, Putra Yang banyak di urus nya sendiri saat prahara rumah tangga nya dengan Risa, itu kini sudah tumbuh menjadi Sosok yang sangat ceria, Menggemaskan, Penuh cinta dan penuh kejutan tipu muslihat nya.


Jangan percaya begitu saja dengan wajah malaikat nya, Wajah malaikat itu bisa saja berubah menjadi malaikat pencabut nyawa.


" Duduk lah, Kamu seperti tidak pernah muda saja. " Alex semakin melotot.


Dia pernah muda, Tapi masa muda nya di habiskan dengan belajar dan belajar membangun kerajaan bisnis nya sendiri dengan bantuan beberapa orang bawah agar bisa mencapai mau, Terutama paman Martin.


" Aku pernah muda, Tapi masa muda ku tidak ada pembelajaran begitu, Masa muda ku hanya ada waktu untuk belajar dan terus belajar hingga bisa mencapai semua ini, Untuk mu, Untuk anak anak kita. "


" Kalau begitu biarkan saja Sky seperti itu, Merasakan masa muda nya yang penuh dengan warna warni kehidupan. Dia tidak perlu bersusah payah untuk membangun perusahaan karena semua ini akan menjadi milik nya dan tanggung jawab nya. Aku rasa jika hanya untuk itu kamu juga sudah tau bagaimana kemampuan putra kita itu. " Istri nya terus saja membela anak China itu hingga membuat kepala nya semakin mendidih.


Ingat kan dia bahwa dia adalah Seorang Alexander sang penguasa, Dia tidak akan bisa membagi Risa, walau itu pada anak anak nya sendiri.


Tidak akan di biarkan nya begitu saja.


Srekkk...


Dengan kesal Alex menarik kemeja nya hingga seluruh kancing kemeja mahal yang di gunakan nya saat itu terlepas berhamburan semua nya.


Glug...


Risa menelan ludah nya secara kasar, Jika sudah begitu, Apa yang harus di lakukan nya ?


Pasti Banteng Afrika ini akan mengamuk di ladang nya !.


" Sudah tau dimana kesalahan mu sayang ???" Risa merinding.


Bahkan saat ini sorot mata pria bule itu seperti akan menguliti nya hidup hidup.


" Aahhkkk.....sayang...." Pekik Risa kaget saat dia di telentang kan di Sofa kamar mereka.


Bahkan Alex juga sudah meloloskan gaun yang di kenakan nya saat ini.


Lalu dengan cepat dan ganas, Alex langsung menangkup kedua daging segar yang telah di bajak oleh kelima anak nya yang lahir dari Risa, Dan sampai saat ini masih tetap indah dan terawat.


Uang bukan segala nya , Tapi segala nya butuh uang, begitu juga uang tidak di bawa mati, Tapi tidak ada uang serasa mau mati !.


Benar bukan ??? Jawaban nya adalah benar.


" Aahhh....sayang ..Alexander...Jangan sayang...Ahhh...." Alex tidak perduli lagi.


Dia terus bermain, Menjilat, Mengihisap dsn mengulum puncak berwarna pink kecoklatan milik kelinci putih nya saat ini.


" Aaahhh...Sayang...Eeegghhhh...." Risa semakin gila saat wajah Alex sudah terbenam sempurna di permukaan ladang nya, Dengan keahlian yang di miliki sang penguasa serta jam terbang yang sangat luar biasa itu, Dengan mudah nya Alex mempermainkan Kacang liar di dekat pintu masuk ladang kesukaan nya.


Entah sudah berapa lama Alex melakukan itu pada Risa, Suara suara desaahan serta erangan berpacu dengan gerakan Alex yang semakin Liar menunggangi Risa yang memunggungi nya di atas sofa membuat kegiatan mereka semakin Gila dan memanas.


Saat mereka tengah terbuai oleh Nafsu dan birahi, Pintu kamar mereka di gebrak dengan sangat kuat ...


Brak !!!


" I hate that Voice ! " Teriakan yang berasal dari Luar kamar mereka .


Dan Alex tau siapa pelaku nya .


" Sayang, Thunder marah..." Risa hendak mendorong suami nya yang dari belakang tubuh nya, Namun hanya sia sia saja.


Alex malah semakin mencengkram punggung dan bokong nya agar kembali memancing gairah sang istri.


" Alex ..Sayang....aaahhh...Sudah....Sayang ..Aahhhh...."


" Sebentar lagi Tarisa, Ahahh....Ini sangat luar biasa nikmat nya..."..


" Sayang su--daahhh...Nanti Thunder marah..."


" Sedikit lagi Dear...Aahhh...." Alex semakin gila memacu Risa dari belakang hingga erangan dan jeritan jeritan kenikmatan itu sampai pada puncak nya dan meledak !.



Yang kangen yang kangen 🤣🤣



...❤️❤️❤️...