Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Disneyland


Alex yang melihat kebahagiaan istri nya kembali terpancar lun ikut bahagia.


Terlebih tadi dengan berani Risa mencium bibir nya walau hanya sekilas...


Ahh...Rasa nya Alex ingin mengajak istri nya itu membajak ladang saat ini. Mungkin saja ladang nya kering Dan harus di siram lagi.


" Ck, Sebegitu senang nya kah kau ? Hanya karena tempat bermain para putri itu ?" Sindir Alex saat melihat wajah istri nya terus tersenyum.


Risa mengangguk antusias .


" Dulu aku pernah bermimpi pergi ke Disney mana pun bersama keluarga ku. Entah itu ayah dan ibu ku, Atau suami bahkan anak anak ku kelak. " Cerita Risa.


Alex mulai menyimak disana.


" Sekarang terkabul bukan ? aku mengabulkan nya. !"


Bahkan aku akan melakukan apapun untuk mu. Karena aku mencintai mu dear ❤️


Dear ? Rasa nya ingin sekali Alex memanggil Risa seperti itu. Tapi ya tapi lah ya...


Kalian tau itu !.


" Heum...Tuan sudah mengabulkan nya. " Tersenyum tulus disana.


" Apa maksud mu ? Terkadang kau memanggilku sayang, Terkadang Tuan. besok kau memanggil ku apa Paman ?" Kesal Alex tanduk nya mulai keluar.


" Jangan marah..." Menampil kan wajah imut dan memeluk lengan suami nya yang sedang menyetir.


" Menyingkir...Aku masih menyetir. " Risa kembali sedih.


Di kira nya Alex tidak ingin di dekati nya.


" Sudah jangan menangis. Aku tidak bisa berkonsentrasi mengemudi. " Alex mengambil tangan Risa dan menggenggam nya.


Ingin sekali rasa nya dia melakukan seperti di film film itu. Menggenggam tangan istri tercinta nya dan mencium nya.


Ahh...Alex ingin itu semua !!!


Tapi bagaimana jika keselamatan nya Risa terancam jika dia mengakui dan menunjukan rasa cinta nya ?


Apa itu hanya ketakutan nya saja ? Atau bisa saja menjadi kenyataan.


" Sudah...Ayo turun..." Alex turun dari mobil mereka dan memakai kaca mata hitam nya menghindari sengatan matahari ke mata nya.



" Kenapa lagi ?" Tanya Alex melihat Risa menatap nya dengan intens.


" Tidak ada. " Risa menggeleng.


Ingin sekali dia mengatakan suami nya itu tampan, Tapi apa tidak apa apa ?


Maksud nya ??


" Iya. Aku memang tampan. Maka aku menutup mata ku dengan kaca mata ini agar aku tidak di tatap mata mereka. "


Blush...


Wajah Risa memerah.


Ini lah yang sangat di sukai Alex dari Risa. Rasa nya sangat cantik dan menggemaskan.


" Jangan jauh jauh. Kau bisa hilang disini. Jika kau hilang aku tidak akan mencari mu !"


Tapi aku akan menghancur kan tempat ini jika kau tidak di temukan !.


" Iya..." Risa mengamit lengan kekar suami nya itu.


" Ingin itu boleh kah ?" Tunjuk Risa pada bandana khas Disneyland ini.


" Ambil lah. " Risa berlari kesana untuk membeli bandana itu


" Uang nya..." Risa mengadahkan tangan nya ke Alex .


" Bayar sendiri !" Alex memberikan dompet bermerk nya yang di penuhi kartu sakti dan uang Ratusan Dollar,Poun bahkan Uero pun ada saat ini kerena memang mereka berada Paris.


" Terima kasih .." Balas Risa dia segera berlari untuk membeli apa yang di ingin kan nya.


" Sayang..." Risa menunjukan apa yang ada di tangan nya pada Alex dan tersenyum tulus.


Risa kembali ke arah suami nya dan membawa bandana Mini Mouse itu.



" Ck, Kau seperti anak Tk saja. " Cibir Alex.


Padahal dia kesal karena istri nya terlihat sangat imut disana.


" Apa lagi ??" Tanya Alex saat Risa mengembalikan dompet nya.


" Pegang saja. Kau banyak menginginkan sesuatu disini. sudah simpan saja. " Alex langsung berjalan sambil menyalakan rokok nya.


Risa menatap ke arah suami nya yang menyalakan rokok nya.


" Apa ?" Tanya Alex


" Tidak ada !" Risa menggeleng tapi mata nya masih memandang suami nya.


Mereka berjalan bersama dan beriringan.


" Kau kenapa ?" Tanya Alex saat melihat istri nya merasa tidak nyaman.


" Tidak ada. Ayo aku mau ke istana Princess boleh ? Sebentar lagi ada parade Nya. " Ajak Risa pada suami nya.


" Katakan jika kau tidak nyaman. " Ucap Alex seakan tau istri nya tidak nyaman.


Ya Risa memang tidak nyaman karena Dia merasa sesak setiap menghirup asap rokok.


" Sayang, Aku tidak dapat melihat nya. Mereka tinggi tinggi sekali. " Gumam Risa sedih tidak bisa melihat nya karena posisi nya tidak pas.


Alex hanya mendengus kesal disana. Dia kasihan dan kesal sekaligus dengan tubuh mungil istri nya itu.


" Naik. !" Titah Alex.


" Hah ? Naik kemana ?"


" Naik ke punggung ku."


" Nanti berat..."


" Seberapa berat nya diri mu ? Kau sudah seperti kapas !"


" Benar kah boleh ?" Tanya Risa lagi.


" Cepat naik. Atau aku akan membatal kan nya. !" Risa langsung naik ke punggung suami nya saat suami nya berjongkok.


" Sayang...Ada Cinderella, Lihat...Mereka cantik sekali. " Teriak Risa berada di atas bahu suami nya.


" Kami lebih cantik. "


" Apa sayang ? Kamu bicara apa ?" Teriak Risa lagi.


" Tidak ada. "


Selama setengah jam parade berlangsung kini mereka semua sudah bubar, dan Alex kesal saat melihat banyak mata yang menatap mereka.


" Sayang...Mereka melihat kamu..." Risa juga sedikit risih Dengan pemandangan mata yang menatap suami nya.


Risa juga kesal.


" Maka berlaku lah sebagai seorang istri. Hempas kan mereka seperti hama. !"


" Bagaimana ?" Tanya Risa bingung.


Alex langsung menarik tengkuk Risa dan langsung mencium bibir istri nya di depan umum itu.


Alex begitu menikmati suasana seperti ini . Dia benar benar menunjukan bahwa Risa adalah istri nya dan dia suami nya Risa.


" Sayang..Malu..." Lirih Risa saat ciuman mereka selesai.


" Terserah. Ayo makan dulu, perut mu belum di isi. " Risa mengangguk.


Mereka memakan, makanan yang di sana saja. Risa memilih Waffle dan Ice Latte saja.


" Sayang mau ?" Tawar Risa pada suami nya.


" Tidak makan lah. "


" Sayang aku mau naik itu boleh kah ?" Tanya Risa saat melihat kuda pusing disana.


" Pergi lah. Aku menunggu disana. " Tunjuk Alex pada sebuah kursi taman.


" Tunggu aku ya..Sebentar saja." Risa berlari ke sana namun dia kembali lagi.


" Ayo...Ikut..." Dia memberanikan diri menarik tangan suami nya.


Alex menatap horor ke arah istri nya. Yang benar saja dia seorang Bos Mafia menaiki wahana itu ? Oh ayolah Risa. Mana mungkin.


" Tidak mau ya ? Maaf. " Lirih Risa sambil melepaskan tangan Alex.


" Kau sudah mulai kurang ajar sekarang. Ayo. !" Alex mau tidak mau harus ikut istri nya menaiki itu.


" Cium saja jika kau ingin." Risa menggeleng.


Akhir nya Risa dan Alex menaiki wahana menyebalkan itu dan diam diam Alex mengambil gambar istri nya yang sedang tersenyum bahagia disana.



" Cantik..." Gumam nya lagi.


Cukup lama mereka bermain dan berbelanja pakaian Risa dan Alex, Mereka kembali ke hotel setelah seharian di luar sana.


Alex hanya mengulum senyum nya saat melihat istri nya yang kelelahan karena seharian ini melakukan banyak hal lagi.


Saat sampai di hotel, Alex mengendong Risa dan menyuruh Roomboy membawakan belanjaan mereka dan membawa nya ke Kamar.


" Letakan disana. ! Dan keluar lah. " Alex memberikan 3 lembar uang 100 Uero pada Roomboy tadi.


Dan yang menerima kaget bukan main melihat itu. Namun usiran dari Alex menyadarkan nya dan langsung keluar.


" Hey, Bangun dulu. Mandi..." Alex membangun kan Risa yang masih dalam gendongan nya.


Alex membawa nya duduk di sofa.


Di tatap nya wajah cantik itu dengan sangat luar biasa getaran nya di hati Alex.


" My Dear...Bangun sayang...Mandi dulu..." Ucap Alex pelan membangun kan istri nya.


" Ngantuk Tuan..."


" Mandi dulu ! Baru tidur. Aku sudah membiarkan mu satu malam. Dan malam ini aku tidak mau tidur. Ingat bukan ? Perjanjian nya ? 80% Di dalam kamar 20% Di luar ? "


" Hm, Bisa kah besok saja ? " Risa mencoba menawar


" Tidak bisa ! Besok kita akan pindah hotel. Kita akan ke Pantai. "


" Iya..." Jawab Risa lagi.


...❤️❤️❤️...


Vote, kalau gal Vote aku up satu bab aja besok !