
" Risa...bangun..." Alex membangun kan istri nya yang masih berbalut selimut dan terbuai mimpi nya.
" Sayang...Ayo bangun...Kita akan berangkat lagi ke Jogja. " Ajak Alex membangun kan iatri nya itu.
" Ahhh...ngantuk..." Lirih Risa merengek manja pada suami nya.
Apex pun hanya bisa menghela nafas nya berat. Dia memang sudah keterlaluan mungkin, Memaksa bercinta dengan istri nya tadi malam hingga 3 ronde.
Dan Risa tidak bisa menolak. Apalagi menolak, Alhasil jadi lah begini, Tubuh nya remuk redam semua.
" Sayang, Ayo bangun dulu. Sarapan. Nanti anak kita kelaparan. " Alex masih berusaha membangun kan istri nya.
" Aaa....Hiks...Hiks...Sakit..." Rengek nya manja.
Alex menjadi merasa bersalah, Dia bingung harus bagaimana.
" Iya. Sudah jangan menangis. Aku yang bersalah. Maafkan aku..." Ucap Alex menenangkan Risa.
Istri nya itu masih menangis di tempat tidur. Dia bahkan enggan menatap Alex saat ini.
Entah mengapa mood nya jadi buruk saat tidur nya di ganggu oleh Alex.
" Sudah jangan menangis. Maafkan aku. Jangan menangis lagi oke. " Alex membelai rambut Risa yang berantakan karena memang masih di tempat tidur.
" Sudah ayo mandi dulu. Kau harus sarapan. Ayo bangun. " Risa yang kesal pun langsung meninggalkan suami nya disana.
Dia kesal karena sudah tidak di biarkan tidur tadi malam. Dan sekarang di bangun kan lagi. Boleh kah dia marah sekarang ?
Risa sudah menyelesaikan ritual mandi nya dan kini keluar dengan rambut basah yang di gelung dengan handuk kecil di kepala nya.
Alex menatap Risa yang masih mengenakan handuk di kepala nya. Wajah nya masih cemberut dan itu membuat Alex seakan ingin menggigit pipi cubby itu.
" Kenapa mendiam kan ku ? " Risa hanya melirik sekilas saja ke arah suami nya dan kembali melanjutkan sarapan pagi nya dengan Roti bakar,Pancake Strawberri dan segelas susu ibu hamil yang di minta Alex.
" Aku tidak akan mengulangi pertanyaan ku lagi jadi jangan membuat ku kesal. " Ucap Alex lagi.
Risa pun meletakan sendok dan pisau di tangan nya di piring yang masih berisi sarapan Risa.
" Makan ! Aku tidak ingin kau dan anak ku kelaparan. " Risa sudah ingin menangis saat ini.
" Apa hanya karena anak ini ? Tidak kah memikirkan perasaan ku ? Aku sudah seperti ja--"
" Stop ! Pernah kah aku menganggap mu seperti itu ? Jika karena perlakuan ku tadi malam pada mu aku bersalah. Ya memang aku bersalah. Aku minta maaf. Tapi tidak mesti berkata seperti itu ! Apa hak mu bicara seperti itu pada ku ? Kau pikir aku menganggap mu seperti itu iya ? Tidak kah kau tau kau telah menyakiti ku ? Menyakiti hati ku ?" Panjang lebar Alex mengatakan itu semua.
Dia tidak pernah menganggap Risa seperti itu. Dia mencintai Risa. Benar benar mencintai nya. Lalu apa maksud istri nya itu ?
Bukan Alex tidak tau bahwa Risa akan berkata merendahkan diri nya dan Alex tidak suka itu.
" Apa sehina itu rasa cinta ku pada mu iya ? Kau pikir aku Pria bejat yang suka meniduri banyak wanita iya ? Kau tau ? aku hanya meniduri 3 wanita seumur hidup ku. Pertama wanita bayaran di club, Kedua Claudia dan terakhir kau ! Kau adalah Yang terakhir untuk ku. Ingat itu. " Alex bangkit dari sofa dan memilih meninggalkan Risa disana.
Alex memilih menyendiri dan meminum Wine disana. Dia kesal dengan Risa istri nya .
Sesaat Risa merasa bersalah tapi entah mengapa juga dia kembali kesal dan rasa nya dia kesal. Bukan di trimester pertama nya yang mual dan emosi nya naik turun, Malah di trimester kedua ini dia yang menjadi moodian.
Mau minta maaf pun dia gengsi. Entah mengapa dia juga mulai berani melawan suami nya itu.
Alex yang kesal pun memilih kembali ke kamar nya dan dia melihat bahwa istri nya sudah siap dan Terlihat gusar disana.
Alex tau saat ini istri nya sedang menahan mual nya. Karena memang setiap sehabis makan Risa pasti menghirup aroma tubuh suami nya dulu sampai dia tenang dan baru lah Alex bisa kembali beraktivitas lagi.
Risa menatap suami nya. Entah sengaja atau tidak, Kemeja Alex memang terbuka kancing bagian dada nya yang membuat Risa ingin berada di sana. Namun Masih gengsi.
" Kelihatan nya kau sudah tidak mual lagi. Berarti aku sudah tidak perlu lagi membuka kemeja ku dan menemani mu makan. " Alex sengaja menggoda istri nya agar mau bicara lagi pada nya.
Alex hanya menyungging kan senyuman nya saja. Dia tau bahwa Risa tidak bisa lepas dari nya...
" Kau kembali melecehkan ku ya. Aku akan melaporkan mu karena sudah-- Hmmmphhh..." Bibir Alex yang mulai cerewet itu di bungkam paksa oleh bibir Risa.
Alex diam saja. Dia ingin melihat sampai dimana keberanian istri mungil nya itu.
" Sudah puas ? Aku sudah seperti pria dewasa yang di goda oleh anak kecil. "
" Auuuhhh..." Alex memekik sakit saat bulu dada nya di cabut oleh Risa.
" Apa ? Kenapa melakukan itu ? Jika setiap hari kau mencabut nya begitu, Kau sendiri yang akan merasakan kerugian nya karena telah --"
" Sakit ! Ini sakit Risa !!" Alex kembali memekik saat put*ng dada nya di cubit Risa dengan gerakan kuat,kecil dan melintir nya.
Bugh ..Bugh...Bugh...
" Menyebalkan ! Menyebalkan ! Menyebalkan !!! Kau menyebalkan !!!" Risa kembali menangis saat di goda Alex...Wajah cantik kembali murung dan menangis.
Alex senang karena bisa membuat Risa kesal pada nya.
Dan entah mengapa melihat wajah kesal itu Alex semakin suka dan jatuh cinta .
Dia membiarkan Risa membenam kan wajah nya di dada bidang nya dan menghirup aroma tubuh kekar milik Alex .
Cukup lama Alex membiarkan Risa menghirup aroma tubuh nya sampai dia melihat Risa sudah baik baik saja mereka pun akan kembali melanjutkan Liburan mereka kembali.
Dan kali ini tujuan nya adalah Kota Jogjakarta.
Yang Risa akan memburu makanan khas Kota apa itu nama nya ? Gudeg ?
Entah Lah Risa lupa mengingat nya.
" Tidur saja. Ini tidak akan lama. Jadi tidak akan Jetlag lagi. " Risa mengangguk dan mulai memeluk tubuh kekar itu kembali yang kini sudah berganti kemeja berwarna biru Terang.
Terbang sekita 1 jam 20 menit, Akhir nya mereka sampai di Jogjakarta.
Risa tidak mengalami jetlag lagi karena tidak terlalu lama di udara dan ada suami nya juga.
Kali ini tubuh nya tidak lemas dan muntah muntah seperti kemarin kemarin saat dia naik pesawat
Sampai disana. Mereka langsung ke pusat kota Malioboro untuk berburu makan siang. Risa menginginkan makanan khas daerah tersebut.
Dia seakan lupa dengan perut nya yang mulai membuncit dan Alex selalu siaga di samping nya.
" Apa tidak lelah ? Dari tadi sibuk kesana kemari terus. Lihat, keringat mu banyak sekali. disini panas. " Alex menghapus keringat yabg membanjiri kening dan wajah istri nya itu.
" Ahhh...sayang...itu ada makanan hijau yang bulat itu, Yang di isi saus caramel. " Alex hanya bisa menghela nafas nya berat.
Ternyata begitu bentukan asli dari kue hijau yang di impikan istri nya.
Dan saat Alex memakan nya juga,.
Duarr ..
Ada rasa ledakan yang meletup letup di lidah nya.
Ini enek. Rasa nya benar benar enak sekali. Alex bahagia jika Risa nya juga bahagia merasakan dan melewati kehamilan nya ini.
...❤️❤️❤️ ...