Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Sisi Lain


Alex masih menatap nyalang pada sepasang suami istri itu.


Dia benar benar tidak menyukai mereka. Bahkan sangat membenci kedua nya yang telah berani mengusik daerah pribadi nya bersama Risa.


" Waktu kalian sudah habis ! Keluar lah ! Aku masih memberi kesempatan untuk kalian keluar dari sini secara baik baik. !"


" Kau terlalu angkuh Alexander !. Bagaimana bisa kau memutuskan darah di antara kita. " Ucapan Ayah nya kembali menyulut kemarahan nya.


Rahang nya mengeras, Otot tangan nya langsung terbentuk sempurna karena kepalan tangan nya semakin mengerat.


Tap...Tap...Tap...


Tubuh tegap dengan kemeja yang tidak terlalu rapi karena ulah Risa saat hendak tidur tadi belum terkancing sempurna itu pun berjalan 3 langkah tepat di hadapan kedua nya.


Kini, Alex berdiri di hadapan ayah nya. Dan bahkan Tuan Erick dapat merasakan tarikan dan hembusan nafas Alex yang keluar begitu saja dari mulut nya dengan amarah di dada nya.


" Pertama ! Kau adalah orang yang ku benci hingga ke seluruh aliran darah ku. Jika saja aku bisa mencuci dan mengganti seluruh darah ku ini, Itu akan ku lakukan karena aku sangat membenci mu !. Dan kedua, Jangan pernah biarkan sampah Negara milik mu itu kembali lancang hingga berani mendekat pada istri ku. Aku, Melarang keras dia mendekat pada istri ku, Karena bau busuk nya yang menyengat bisa mengotori dan membawa virus untuk anak dan istri ku. !"


" Jadi, Sampai disini anda bisa memahami nya Tuan Cristian Erick Guero ? Aku membiarkan nya selama ini untuk hidup dan menikmati kemewahan atas hasil kerja keras kakek ku karena aku tidak mengharapkan apa pun dari harta itu. Bahkan jika ingin di perhitungkan kan, Kau akan lelah menghitung milik ku, Jadi pergi selagi aku masih menganggap darah menjijikan mu itu masih mengalir di dalam--_


Plak...


Kembali wajah Alex tertampar oleh Ayah nya sendiri. Betapa emosi nya Tuan Erick saat Alex menghina diri nya.


Apa sebegitu menjijikan nya kah dia di mata Alex ?


" Kau pantas mendapatkan nya Alexander ! Ke angkuhan mu --"


" Ya ! Aku memang angkuh ! Kau tau ? Aku mengakui ke angkuhan ku lalu dimana masalah mu ? Aku merasa angkuh memang. Dan kau lah penyebab nya. Kau penyebab ke angkuhan ku !. Dimana kau saat aku mendapat kan juara kelas ? Aku membawa piala kemenangan Sains ku di usia 6 tahun dan aku duduk di kelas 4 sekolah dasar, Dimana kau hah ? Aku ingin menunjukan pada mu bahwa aku adalah putra yang bisa kau banggakan ! Kau tau ? Aku sangat berharap pada mu, Lalu kau menghancurkan mimpi dan angan ku. Kau menghancurkan semua impian ku. Di saat aku memenangkan Diri ku dan ingin membuktikan padamu, Kau ! Kau dengan tak tau malu nya menggandeng wanita lain dan seorang anak laki laki yang memanggil mu Daddy ! Kau tau apa yang ku rasakan ? Kau bahkan tidak perduli pada ku yang memanggil mu ayah !"


Deg !


Jantung Tuan Erick seakan melompat dari tempat nya. Ingatan nya kembali muncul beberapa puluh tahun yang lalu.


Saat dia mendengar seorang anak laki laki memanggil nya ayah, Dan sial nya dia tidak melihat anak itu yang ternyata di kerumuni teman teman nya kala itu dan sial nya, Istri simpanan nya menganggap itu hanya angan dan perasaan nya saja.


" Alex Maafkan ayah, Ayah menyesal. !"


" Waktu penyesalan mu sudah habis ! Waktu mu untuk memperbaiki semua nya sudah habis saat aku melihat sebuah mobil remote control di mobil mu saat itu. Dan kau tau ? Bukan nama ku yang tertera disana. Melain kan Cristian Justin Guero !"


" Sudah ! Keluar dari ruangan ku dan jangan pernah berani menginjakan kaki kalian lagi kemari. Keluar selagi aku masih menganggap mu manusia di muka bumi ini. Aku masih membiarkan mu selama ini karena aku masih menganggap kau adalah putra kebanggan kakek ku, Laki laki yang menemani ku hingga hembusan nafas terakhir nya yang sial nya saat itu putra kebanggaan nya sedang berada di apartement seorang wanita muda yang menjadi mainan baru nya ! Silah kan keluar Tuan Cristian Erick Guero yang terhormat !" Alex menekan setiap kata kata yang di keluarkan nya pada Pria yang mengaliri setiap tetes darah nya yang di sebut ayah itu.


" Alex Maafkan ayah nak !"..


" Keluar dari sini. !"


" Alex--"


" KELUAR !!!!!" Teriakan nya menggema disana.


Baik Lisa mau pun Markus, Mereka masuk ke dalam ruangan Alex karena kaget mendengar teriakan Alex yang semakin menggema itu.


" Mari Tuan..." Markus membuka jalan untuk Tuan Erick disana. Sementara Lisa membawa Almeera.


" Jangan berani menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu !" Ucap Almeera dengan sinis.


" Cih, Bahkan tangan Lisa lebih bersih dan berharga dari wanita menjijikan seperti mu ! Setelah ini minta uang pada Markus dan beli keperluan mu Lisa. Aku tidak ingin kau bekerja pada ku dengan meninggalkan sisa bau busuk di sini. bersihkan seluruh ruangan ku dan jangan sampai ada bau busuk yang tertinggal. !" Alex langsung mengatakan kata kata pedas yang mampu menembus benteng pertahan kedua orang itu.


Tuan Erick hanya bisa menatap Alex dengan tatapan nanar milik nya. Dan Alex tau bahwa ayah nya menyesal disana. Tapi dia kembali mengingatkan diri nya akan segala pengkhianatan ayah nya itu.


Alex kembali bekerja di meja nya setelah kepergian mereka dan bersiap pulang di jam menunjukan pukul 21.22 malam hari.


Dia sudah membersihkan diri di kantor saat hendak pulang. Markus melihat kesedihan di mata dan pikiran Alex.


" Setelah ini antarkan Lisa sampai Apartement nya. Jangan membawa nya bersama mu !"


Deg !


" Selamat istirahat Tuan..." Baik Markus mau pun Lisa, Kedua nya hanya bisa menatap kasihan pada Tuan nya yang terlihat sangat terpukul hari ini..


Dan semoga Nyonya Risa bisa menenangkan nya.


Ceklek...


Alex membuka pintu kamar nya dan melihat istri nya masih menunggu nya disana.


" Sayang... "


" Sudah, Jangan turun...Biar aku yang kesana. " Alex langsung berjalan ke arah istri nya dan merebahkan diri nya bersama Risa.


" Ada apa ? Apa ayah mertua menyakiti kamu lagi ? Coba lihat sini. " Alex diam saja.


Dia memeluk Risa dengan erat, Bahkan dia menyembunyikan diri nya di depan dada Risa mencari kenyamanan dan ketenangan nya.


" Sayang, Alexander .." Panggil Risa dengan sangat lembut disana.


" Kamu baik baik saja ?" Tanya Risa mencari tau.


" Tidur lah. Aku sangat lelah, Biarkan aku memeluk mu seperti ini. Tolong lakukan itu sampai aku tertidur dan melupakan rasa sakit itu. " Risa kaget.


Ada masalah apa sebenar nya yang terjadi pada ayah dan anak itu ? Dia harus mencari tau dari mana ?


Jika dia mencari tau dan terluka, Maka akan ada orang yang menjadi sasaran amukan suami nya bukan ?


Apa yang harus di lakukan nya saat ini ?


" Kau tidak perlu melakukan apapun ! Cukup diam dirumah dan percaya saja pada ku. Bahwa aku sangat mencintai mu. Sangat Risa, Sangat !" Risa tertegun disana.


Begitu tulus cinta yang di miliki suami nya itu. Sebegitu besar nya kah cinta Alex pada nya ?


" Tidur lah, Papa...Aku bersama mu. Jangan bersedih..." Ucap Risa layak nya anak kecil dan mengelus kepala Alex yang di tumbuhi rambut yang hitam legam itu.


" Kami mencintai Papa..." Ucap Risa lagi dan membawa tangan Alex yang melingkar di pinggang nya untuk mengelus perut buncit milik nya.


" Papa juga mencintai kalian...Jangan pernah meninggalkan ku, Apapun yang terjadi. !" Pinta Alex melihat kedua mata Risa.


Risa melihat kesakitan yang mendalam disana. Tapi suami nya itu memang sangat luar biasa dan kuat nya.


Risa mengangguk dengan mantap. " Ayo, Tidur. Aku akan menidurkan mu layak nya bayi yang sedang merajuk pada ibu nya. Aku mencintai mu Alexander..."..


" Aku Juga mencintai mu Tarisa. " Jawab Alex sebelum tangan mungil itu membelai rambut nya dan mengantarkan nya ke dalam alam mimpi.


Tak butuh waktu lama, Risa sudah merasakan tarikan dan hembusan nafas suami nya yang teratur menandakan dia sudah benar benar tidur.


" Kau Pria yang hebat, Aku mencintai mu...Alexander..." Risa mencium kepala suami nya yang kini terbenam di kedua belahan dada nya yang semakin membesar itu.


...❤️❤️❤️...


Bang, Bang, Dalam posisi sedih aja masih bisa cari tempat yang strategis banget yakkk...😂


Senin Woi ! Senin !.


Vote nya mana ? Vote gak ? Kalau gak awas aja kelen !!!..


Kasih aku Like,Komen,Bintang lima.


Kasih juga Bunga biar kebun ku makin indah.


Kasih Kopi juga biar nanti kalau ada tamu gak susah lagi ke warung aku !.


Nih Follow ige aku @amelia_falisha1511 ❤️