
" Kau keterlaluan !" Umpat Rara kesal.
" Aku tidak akan keterlaluan jika kau tidak memulai nya. Jadi Maaf, Menjauh sebelum suami ku datang kesini. !" Ucap Risa lagi dan dia kembali ke meja dimana ada Lisa dan putra tercinta nya.
Dia tidak habis pikir dengan wanita itu ! Apa memang dia gila hingga tidak bisa lepas dari jerat suami nya ? Kesal sekali rasa nya saat ini.
" Maaf sayang, Lama. Mentri mengundangku untuk datang kerumah nya. Dia mengundangku untuk acara makan malam. Dia juga ingin mengenal mu dan Sky. " Risa tersenyum saat melihat kedatangan suami nya dan memberikan ciuman cinta di kepala nya.
" Tidak apa, Aku akan ikut kemana pun kamu pergi. " Balas Risa yabg kini ikut menggenggam erat tangan suami nya.
" Sky ? Kenapa kau kotor sekali nak ?" Alex mengambil sapu tangan di saku celana nya dan membersihkan bekas roti meal untuk bayi itu.
" Papapapa...." Hanya itu saja yang jelas di ucapkan Sky saat melihat Sang Papa.
Sky memang sangat antusias jika itu bersangkutan dengan Alex.
Dan apa itu tadi ? Kemarin saat kasus penculikan Risa ? Anak nya sangat luar biasa.
" Sini nak. " Alex mengambil Sky dari Lisa dan menggendong nya.
Sementara Markus datang dan duduk di samping istri cantik nya.
" Kau sudah makan ?" Lisa hanya mengangguk.
" Ck, Gaya mu !" Cibir Alex saat melihat interaksi Markus dan Lisa.
" Sayang, Tidak boleh seperti itu. " Tegus Risa pada suami nya.
Bahkan mereka berdua tidak jauh berbeda soal berinteraksi dengan orang lain.
Jika Markus tipe datar maka Alex lebih dari itu.
" Sudah malam ,Ayo kita pulang. Dan Kalian menginap lah dirumah kami. " Pasangan Asisten dan sekertaris itu hanya saling melirik saja.
Mendapatkan kode dari sang Bos, Mereka akhir nya menuruti apa yang di inginkan sang Nyonya.
" Tarisa Sania Son ! Kau akan mendapatkan balasan nya. " Ucap seorang wanita yang kini melihat Betapa bahagia nya hidup wanita itu.
Dia akan membalas setiap rasa sakit yang di dapatkan nya karena sumber nya adalah wanita itu.
Sumber nya adalah seorang Tarisa Sania Son, Yang kini semakin di kenal dengan nama Nyonya Risa Alexander.
Hal itu semakin menyulut api kebencian di dalam diri nya hingga menumpuk dan siap membakar tubuh wanita itu.
Dia akan benar benar membalas nya. Dia akan membalas setiap rasa sakit yang di terima nya.
Tapi apa yakin itu rasa sakit ? Bukan kah dia juga menikmati nya ?
Bercinta dengan Pria Pria yang menyewa dan membayar nya ? Jawaban nya adalah ya !
Dia menikmati nya juga.
" Kenapa ?" Tanya Alex saat mereka sudah di dalam mobil dan Risa menatap keluar Jendela.
" Tidak ada. Hanya saja aku seperti melihat seorang wanita di balik pilar itu. " Tunjuk Risa.
" Mungkin salah satu tamu undangan. " Alex melirik kaca spion mobil nya dimana Markus juga menatap ke arah nya.
Markus langsung tau dan menerima kode dari sang Bos.
Lisa ? Sedikit banyak nya dia mulai bisa mengerti interaksi suami dan bos nya walau hanya dengan lirikan mata saja.
Mereka langsung menuju rumah dan masuk ke dalam kamar mereka masing masing.
Tapi saat Alex sudah menidurkan Risa dan menunggu Markus untuk turun.
Asisten nya itu tak kunjung datang menemui nya sampai malam semakin larut
Sementara itu, Di dalam kamar nya, Markus dan Lisa masih menikmati penyatuan panas mereka karena saat Lisa hendak mengganti pakaian nya Markus langsung menyergap nya dengan ganas.
" Ahhh...Sayang...Ohh...Markus..." Lisa menjadi gila saat merasa bokong nya di remas dan di kecupi oleh Markus
Dia tidak menyangka jika suami nya bisa segila itu jika sudah berhubungan dengan nya.
Bahkan mereka pernah bercinta di dapur dan meja makan.
Tangga rumah mereka, Kolam renang dan di dalam mobil sewaktu sehabis meeting.
Gila bukan ? Ya ternyata Markus bisa segila itu.
Plak...
" aahhh....Markus..." Lisa memekik kaget saat bokong nya di tampar oleh Markus.
" Kau ingin Yang bagaimana ? Apa begini ?" Markus mengangkat kedua kaki Lisa dan di letakan nya di bahu nya.
Dia kembali memompa Lisa dan jari nakal nya bermain di kacang liar milik Lisa.
Jari nya bergerak nakal dan memutar mutar kacang itu.
" Aaahhh...Markus...Sayang..." Lisa semakin membusungkan dada nya dan Markus melahap nya.
Permainan mereka semakin panas dan nikmat kala Lisa menendang tubuh Suami nya hingga terjengkang dan terlentang.
" Aahhh...My Sasa....Ouhh..." Markus gantian di buat Gila oleh istri nya saat jari jari lentik serta halus itu meraba dari kaki Berbulu Markus hingga meraba di daerah rawan bencana itu.
" Apa begini kau suka Honey ?" Tanya Lisa saat dia sudah memegang Tongkat Kera sakti milik Suami nya.
" Ouhhh...Sasa...." Markus kembali mengerang saat tangan Lisa semakin liar dan nakal.
Lisa terus mengabsen satu persatu kotak di perut suami nya dengan lidah dan bibir nya.
Lisa berubah menjadi wanita nakal saat bersama suami nya dan Markus suka itu.
Jleb !
" Ouhhhh...Sasa.,." Markus meremmas nakal dada Lisa saat Lisa dengan sengaja menghentak kan pinggul nya di atas tongkat sakit milik Markus.
" Lisa....Aahhh...Sayang...Ouhhh...." Markus kembali Gila saat Lisa bergerak liar di atas nya.
Markus menyukai ini semua.
" Sialan kau Markus !!!" Teriak Alex di depan pintu kamar Markus dan menendang nya.
Dorrrrr !
Alex menendang pintu kamar Markus dengan kesal. Dia sudah menunggu selama satu jam, Tapi Asisten tak kunjung datang dan kini sedang bertapa ?
Gila bukan ?
Ingin rasa nya Alex mencekik Dan mengumpat Markus dengan kasar.
" Sayang, Tuan Alex..."
" Ayo sedikit lagi, Ayo sayang...sedikit lagi..."
" Ahhh...Kita sudahi saja. "..
Brugh...
Kini Markus mengganti posisi nya dan dia kembali bertapa di lembah kekuatan nya milik Lisa.
" Sayang ..Tuan Alex..."
" Sedikit lagi Sasa...Sedikit lagi sayang..."
Setelah berpacu selama kurang lebih 5 menit Markus pun sampai.
" Sasa....Aaahhh....." Lisa hanya bisa mencengkram erat punggung suami nya.
Setelah mengatur nafas dengan benar Markus lalu meninggalkan Lisa setelah menutup tubuh polos istri nya.
Dia mandi dan membersihkan badan secepat kilat dan langsung menuju ruang kerja Bos nya.
Bahkan rambut nya masih menetes air sisa keramas tadi.
Ceklek...
Hap !
Markus bisa menangkap Bola Billiar yang di lempar kan bos nya.
Jika dia tidak mengelak dan menangkap bola itu. Bisa di pastikan Kepala nya bisa terluka karena bola besar itu.
Markus tidak berani menatap mata Bos nya. Dia hanya berani dan bisa menundukan saja kepala nya.
Dia mulupakan tugas nya yang di beri Tuan nya tadi saat melihat keindahan tubuh istri nya.
" Aku beri kau waktu selama 5 menit ! Jika dalam waktu 5 menit kau tidak menemukan apa yang di lihat istri ku, Maka bersiap lah ! Jesica menunggu mu !" Markus hanya bisa menghela nafas nya berat.
Jesica ?
Beruang Madu Betina yang sangat menyukai nya itu ? Markus bergidik ngeri saat Jesica memeluk nya layak nya suami atau pasangan nya .
" Tidak bisa kah --"
" 3 menit !"
" Baik 5 menit !" Markus langsung membuka Laptop milik nya dan mengecek apa yang di lihat istri nya tadi.
Markus masih sibuk meneliti dan mencari unit CCTV di sudut Pilar tadi.
Bukan ada satu ? Tapi ratusan buah CCTV di perusahaan sang Bos !
Waktu nya tinggal 10 detik lagi dan keringat dingin sudah membasahi wajah tampan nya.
" 10,9,8,7,6,5,4,3,2--" Keringat Dingin di Dahi Markus semakin banyak keluar saat Alex sudah menghitung mundur dari 10 detik terakhir.
" Dapat !" Teriak Markus tanpa sengaja saat Sang Bos sudah menghitung mudur tadi.
...❤️❤️❤️...
Udah tau lah ya harus apa ???