
Hari ini Alex benar benar di buat kesal oleh Risa karena beberapa Fakta baru yang memang baru di ketahui nya selama ini.
Istri nya terjerat jaringan Parkir Liar, Harus denda dan membuat surat perjanjian ?
Yang benar saja ? Bahkan Kewarganegaraan nya di pertanyakan juga.
Untung istri nya itu tidak bodoh bodoh sekali, Dia selalu membawa surat surat tentang diri nya selama tinggal di Negara Hukum ini.
Saat ini mereka sekeluarga tengah menikmati hari di Mall, Tadi setelah dari sekolah Theo, Risa memaksa Alex untuk rumah sakit dan memeriksakan keadaan nya.
Dan dengan terpaksa Alex menurut, Setelah hasil nya keluar, Dia di nyatakan baik baik aja, Hanya saja belum boleh melakukan hal hal ekstrem, Seperti berlari kencang.
Di anjurkan untuk sering berjalan santai saja.
" Apa yang kau cari disini ? Kita makan dulu, Kenapa kau jadi wanita gila belanja hah ,?" Tanya. Alex merasa kesal dengan Risa.
" Hanya lihat lihat saja !"
" Astaga ! Huh..." Alex Sekaran ingin meremmas wajah sok imut itu yang padahal memang sangat imut di liat dari segi mana pun.
Namun istri nya malah asik sendiri masuk ke sebuah restoran Shabu Shabu kesukaan nya.
Saat mereka semua sudah duduk dan Risa mulai memesan nya.
Tak tanggung, Risa meminta 2 kilo daging premium, Dia benar benar sudah pintar untuk menghabiskan uang suami nya.
" Wah, Ini lebih lengkap dari pada saat kita makan di London sayang..." Alex menatap malas pada wanita cantik itu.
Hanya karena makanan seperti ini saja dia sudah senang, Begitu sederhana sekali kebahagiaan istri nya itu pikir Alex.
" Awas saja jika kau tidak menghabiskan nya ! Maka kau yang akan ku habisi. Cepat masak menu nya, aku ingin udang nya juga. " Risa mengangguk dan dia mulai meracik masakan itu...
Ini lah saat nya dia berkreasi dengan hobi nya, Memasak dan membaca buku adalah hobi nya, Tapi memasak terhalang oleh larangan keras sang suami penguasa nya.
Setelah Risa memasak dan meracik semuanya, Mulai memberikan Milik Thor, Sky dan Alex sendiri.
" Makan Maura, Dan Nanny, Biar kan anak anak makan, Dan dimana Tom ?" Tanya Risa lagi.
" Tom kembali kerumah Nyonya, Kata Joe ada beberapa yang harus di urus. " Risa mengangguk dan mulai makan .
Namun ada yang aneh disini, Kenapa suami nya masih diam saja ?
Bahkan saat ini tengah menatap tajam ke arah nya dengan tangan terlipat di dada nya.
" Kenapa tidak di makan M
?" Tanya Risa meletakan mangkuk berisi masakan nya tadi.
" Tangan ku masih sakit !"
" Lalu ??" Tanya Risa polos.
Dan hal itu membuat Alex berdecak saja.
" Aku bilang tangan ku sakit !"
" Yasudah, Kita kerumah sakit saja sekarang. " Alex kembali menghela nafas nya berat.
Risa nya kenapa tidak peka ? Dia ingin di suapi lagi.
" Aku bilang tangan ku sakit ! Bukan ingin kerumah sakit. " Jawaban Alex semakin ketus.
Risa masih tidak bisa mencerna nya.
" Yasudah, Kita kerumah sakit untuk memeriksa tangan kamu..." Semakin kesal rasa nya Alex di buat Risa saat ini.
Kenapa tidak peka juga sih ,?
" Tangan ku sakit Tarisa !!! Dan aku tidak ingin kerumah sakit. "..
" Jadi mau nya apa ??"
" Ah...sudah lah kau makan saja. Dasar kau menyebalkan !!" Ucap. Alex dengan rasa kesal nya.
Dia benar benar kesal pada istri nya itu. Sementara sang istri masih bingung, Sampai Maura berbisik pada nya dan dia baru sadar.
Perlahan dia mendekat ke arah suami nya, Dan Alex menatap pergerakan dari istri nya.
" Aaaa....." Ucap Risa menyodorkan udang yang sudah di rebus dengan bumbu tadi.
Alex hanya menatap datar, Ingin sekali rasa nya dia tersenyum saat ini, Tapi rasa gengsoy nyga melambung terlalu tinggi karena ada Maura dan Nanny nya Sky.
Maka dari itu dia menjaga harga diri nya setinggi mungkin.
" Hap !" Alex melahap udang yang di berikan istri nya tadi...Raut wajah nya terlihat sangat bahagia.
Namun sebisa mungkin dia menahan nya agar tidak jatuh harga diri nya.
" Tersenyum saja jika memang ingin, Aku tidak marah..."..
Ahh...bahagia nya Risa hari ini.
Dan setelah makan mereka pergi ke Butik ternama disana, Risa ingin mencari gaun gaun untuk kehamilan nya selama disini.
Maka dari itu dia memutuskan untuk berbelanja saja lah pikir nya.
" Pilih saja yang kau inginkan. Aku malas menunggu mu belanja." Ketus Alex.
Dia memilih duduk di sofa bersama Theo yang membuka iPad nya untuk melihat pr nya tadi.
Sementara Batita gembul itu sudah kelelahan karena kekenyangan makan tadi dan kini duduk tenang bersama Nanny nya dan Maura.
Namun dari jarak kurang dari sepuluh meter, Ada segerombolan anak ya, Mungkin Mahasiswi tengah menatap ke arah seorang pria yang sangat luar biasa untuk menjadi santapan mereka.
" Permisi, Sendirian aja Om ?" Alex menatap wanita yang kini dengan berani duduk di dekat nya.
Merasa di perhatikan wanita itu semakin menjadi saja, Apalagi saat melihat Alex tersenyum pada nya.
Dia semakin menjadi saja, Tidak tau kah dia, Jika seorang penguasa tersenyum begitu akan ada bencana nanti nya ?
" Gila ini Om Om, Bulu nya bikin berkedut aja. " Batin nya menjerit saat menatap tubuh atletis di depan nya kini.
" Sendirian aja Om ? Mau di temani tidak ?" Matheo menatap tajam pada Papa nya, Lalu beralih ke arah Wanita yang ingin mendekati Papa nya itu.
Tidak akan Theo biarkan begitu saja.
Batin wanita itu semakin penasaran dengan apa yang ada di depan nya saat ini.
Barang langka, Dan dari yang di lihat wanita itu, Pria di hadapan nya kini bukan orang sembarangan, Terlihat dari barang yang di kenakan nya.
Apa apaan ini ? Rasa nya Alex hendak mencabik baik wanita itu saat ini juga karena telah berani mendekat ke arah nya.
Di tambah lagi dengan Rok mini serta kemeja yang terbuka kancing bagian atas nya .
Alex tidak menafik bahwa dada wanita itu memang terlalu besar sesuai selera pria kebanyakan di luar sana.
Tapi wanita itu tidak tau saja, Bahwa Alex suka wanita mungil.
Ya Seperti istri nya yang masih asyik belanja disana.
Namun saat Risa kembali, Dia mendengar arah pembicaraan wanita dengan suami nya yang tidak menjawab.
" Jika Om, sudah punya istri aku siap kok buat menemani malam Om yang kosong, Aku tinggal di Apartement Green Garden...lantai 10 nomor 21a. " Alex hanya tersenyum saja dan Risa mendengar ucapan wanita itu.
" Sayang...." Alex langsung menoleh ke arah wanita tercinta nya.
Lalu Risa bertanya manja pada suami nya untuk mengusir hama itu.
" Aku sudah selesai berbelanja. Mana dompet nya. " Pinta Risa lagi.
Alex memberikan dompet yang di bawa nya beserta isi isi nya pada sang istri.
" Kalau ingin menjadi simpanan suami Ku, Pastikan dulu kau bisa memberi nya keturunan seperti anak anak ku, Lihat. " Tunjuk Risa pada Matheo yang berwajah datar, Wajah tampan nan menggemaskan Balita gembul yang sedang berdiri di dekat seorang wanita yang di yakini nya seorang Suster atau penjaga Bayi.
" Setidak nya jika tidak bisa melebihi ku, Harus setara saja lah. Jangan di bawah ku. !" Risa langsung pergi meninggalkan wanita itu yang masih duduk diam di tempat nya sambil menatap Pria di depan nya saat ini.
" Pa Kamu Pernah nonton The Nun ?" Tanya Matheo bicara setenang mungkin.
Wanita itu menjawab dengan antusias.
" Aku pernah menonton nya. Apa kamu mau menonton nya juga ?" Tanya Wanita itu sok akrab.
Dan Alex membiarkan saja itu terjadi, Karena dia tau pasti ada sesuatu di balik nya.
" Tau Valak ?" Tanya Matheo lagi.
" Tau, Dia hantu yang menyeramkan. " Jawab wanita itu lagi.
Alex mencium aroma tidak sedap dari sini dan dia tau Metheo akan menembak kan mulut nya pada wanita ini.
" Ya, Anda memang menyeramkan seperti Valak !. Valakor !!!"
Deg !
Mati sudah wanita itu di tikam oleh ucapan pedas anak Bule yang tengah memegang iPad nya.
Matheo Alexander
...❤️❤️❤️...