
" Sayang, Bangun...Ini sudah siang..." Alex membuka mata nya mendengar suara indah mengalun di telinga nya.
" Menyebalkan sekali kau ini ! Mengganggu tidur ku saja. !" Risa hanya bisa memberikan senyuman untuk suami nya.
Dia mulai bisa menerima Alex, Kata kata kasar nya itu hanya benteng pertahanan diri nya saja.
Bahkan hampir semalaman Risa terus mengelus kepala nya dan memeluk tubuh besar itu saat dia mengigau jangan " tinggal kan aku. " Yang beberapa kali di dengar Risa.
" Temani aku mandi. Pijat kepala ku, " Risa mengangguk dan ikut ke kamar mandi bersama suami nya.
" Cih, Kau sudah cantik pagi ini mau kemana ?" Tanya Alex belum sadar melihat Istri nya sudah rapi dan cantik sepagi ini.
Pagi ?
Hello Alex, Ini udah jam setengah 9 pagi ya !
Bahkan Risa udah sarapan, Udah siap sempurna.
" Bukan kah kita akan berangkat ke Indonesia hari ini ? Tadi Markus menghubungi Ponsel kamu, Jadi aku angkat. " Alex menatap Risa.
Dia mencari apa kebenaran nya dan ternyata dia baru ingat.
" Cih, Pantas saja kau terlihat bahagia. Hanya kerena ingin pergi ke Indonesia saja ? Kau tidak pernah tersenyum begitu pada ku !" Mode merajuk ala Alexander.
Risa lagi dan lagi hanya bisa memberikan senyuman indah nya untuk Alex.
Dia tau, Dan mulai sekarang akan terus mencintai dan menguatkan suami nya yang memang terlihat sangat rapuh tadi malam.
" Apa yang kau pikirkan ? Kau berpikiran mesum ya ?" Tuding Alex mendorong kening Risa.
" Tidak ," Jawab nya dengan gelengan kepala dan tersenyum.
" Lalu ?" Masih penasaran disana.
" Karena aku mencintai suami ku, Papa nya anak ku, " Jawab Risa jujur.
" Kau membual ! Sejak kapan kau berani membohongi ku. " Alex memalingkan wajah nya dan kini memunggungi Risa agar memudah kan istri nya untuk menggosok punggung kekar nya yang di hiasi tatto.
" Aku tidak berbohong, Aku memang mencintai suami ku, Sungguh..." Lagi lagi Alex tersenyum puas disana.
Risa sudah mencintai nya. Boleh kah dia berbahagia sekarang ?
" Maka lakukan itu dan pertahan kan perasaan mu pada ku. Aku melarang mu untuk menghapus perasaan mu. Mengerti ?" Tekan Alex disana.
" Iya Suami ku..." Jawab nya dengan manja.
Lagi lagi Alex tersenyum bahagia. Dia benar benar bahagia saat ini.
" Sudah, Ayo bilas badan nya ? Aku akan menyiapkan baju ganti nya. Setelan Casual saja ya ?" Alex hanya mengangguk.
Dia bahagia sekali memiliki Risa di sisi nya saat ini. Mengobati luka hati nya yang memang terluka sejak kecil.
" Sini aku bantu. " Risa langsung menghampiri suami nya yang baru keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggang nya.
Risa meyakin kan diri nya untuk biasa melihat semua itu dan memang harus terbiasa tanpa harus merasa malu lagi.
" Aaa....aaahhh...Tampan nya suami ku, " Wajah Alex tetap datar.
Dia tidak menunjukan ekspresi apa pun disana, Hanya menatap ke arah istri nya yang selalu membantu nya setiap hari.
Alex hanya mengenakan Atasan lengan panjang berbahan rajut mahal, Dengan celana Jeans dan sepatu Kulit yang mahal menghiasi kaki nya .
Semua itu hasil pilihan Risa.
" Sudah, Ayo berangkat, Markus sudah menyiapkan semua nya bukan ?" Risa mengangguk.
" Koper nya juga sudah di bawa Pengawal tadi. " Alex menghentikan langkah nya.
" Kenapa ?" Tanya Risa bingung.
" Kau menyusahkan diri mu membawa koper. Kenapa tidak beli saja disana ? Kau ini..." Alex mendengus kesal disana.
" Maaf..." Lirih Risa.
" Sudah, Ayo berangkat, pakai mantel mu ! Di luar mulai dingin karena Memasuki awal Desember. Disana juga cuaca tidak pasti. Maka kenakan mantel mu. !" Risa mengangguk.
Alex mengambil mantel nya dan memakai nya. Tak Lupa kaca mata hitam menghiasi wajah tampan milik nya.
" Hati hati jalan nya. " Alex memperingati Risa yang seperti tidak sabaran itu.
" Hehehe...maaf. " Cengir Risa.
Alex hanya bisa menghela nafas nya berat. Risa memang sangat manja dsn cenderung ke kanak kan Sifat nya, Tapi itu yang di sukai Alex
Risa yang manja menjadikan nya seperti sangat di butuh kan untuk nya. Dan Alex bahagia akan hal itu. Kemanjaan Risa adalah semangat tersendiri bagi nya.
Dia mengagumi dan mencintai setiap hal yang ada pada istri nya itu. dengan segala kekurangan dan kelebihan nya...
Mereka sudah berada di dalam pesawat dan berangkat menuju Indonesia yang memakan waktu tempuh udara selama 16 jam lebih.
Karena ya Perbedaan waktu London dan Indonesia lebih cepat Indonesia 7 jam.
Dan besok mereka akan sampai di Indonesia kurang lebih pukul 9 pagi waktu Indonesia.
Setelah menempuh perjalanan panjang, akhir nya mereka sampai di Indonesia dengan selamat, Tapi tidak sehat, Karena Risa kembali mengalami Jetlag sepanjang perjalanan. Apalagi saat gumpalan awan menghambat jalur mereka.
Rasa nya perut Risa seperti akan meledak memuntahkan segala nya.
" Masih pusing ? Kita akan kerumah sakit saja. Jangan menolak ! Atau kita batalkan segala impian mu !"
" Iya..." Jawab Risa dengan manja nya.
Dia di gendong Alex sepanjang perjalanan menuju pintu keluar dari bandara dan Risa mulai berdiri saat melihat Tukang rujak di bandara.
" Sayang...mau itu..." Tunjuk nya pada tukang rujak gerobakan yang di kelilingi penjual.
" Apa itu sehat ? Tapi kelihatan nya kau sudah sehat. !" Alex melihat Istri nya tiba tiba bisa berdiri tegak disana.
Anggep aja perut nya udah gedek ya 😂😂
" Boleh ya..." Pinta nya manja.
" Supir akan membelikan nya. !" Titah Alex.
" Tapi aku ingin melihat nya. Buah nya segar segar sekali, banyak macam nya. " Masih berusaha membujuk dan ikut kesana.
" Ayo !" Alex menggandeng erat tangan istri nya.
" Terima kasih .." Ucap Risa dengan tulus.
" Ini semua tidak Geratis !" Tekan Alex.
Risa hanya bisa mengerucutkan bibir nya saja disana. Pasti suami nya mengajak nya berkebun di malam hari.
" Bagaimana cara memesan nya ? Disini banyak sekali !" keluh Alex melihat penjual di sekeliling nya.
" Minggir ! Aku ingin membeli apa ini ? Rujak ?" Alex membaca gerobak itu ..
Semua menatap ke arah bule dan istri cantik nya yang sedang ingin membeli rujak juga.
" Jaga jarak ! Istri ku sedang hamil !" Orang orang itu paham dan memilih memberi jarak disana.
" Sayang, aku ingin semua buah, Tapi tidak dengan pepaya dan Mentimun nya. !" Ucap Risa melihat ke arah suami nya.
Semua mata kini menatap ke arah pasangan suami istri itu.
Sih suami bisa bahasa Indonesia, walau lancar tapi intonasi nya tebata bata tetap tidak mengurangi Aura dominan nya.
Sementara sang Istri yang tidak bisa berbahasa Indonesia hanya bisa memberikan senyum indah nya untuk para pembeli disana.
dia duduk di kursi panjang yang memang sudah di bersihkan pengawal Alex yang kembali menjadi bahan tontonan para pembeli.
" Aku menginginkan Rujak nya. Tapi tidak dengan pepaya dan timun ! Saus kacang nya jangan terlalu pedas. Istri ku tidak menyukai yang terlalu pedas. " Risa tersenyum disana.
" Siap Pak, Tunggu sebentar ya. " Alex tidak menjawab.
dia ikut duduk di samping Risa. Dia bahkan mengelap keringat Risa yang mulai turun dari dahi hingga ke pipi nya.
" Panas bukan ? Masuk saja ke mobil, Lihat wajah mu sudah memerah, Disini Iklim tropis. Kulit mu tidak bisa atau bahkan tidak cocok disini. " Risa menggeleng dan memeluk lengan suami nya.
" Ini, Pak, 15 ribu aja." Penjual tadi memberikan Rujak Pesanan Alex .
" Aku tidak memiliki Rupiah ! Ini ambil saja. Simpan untuk keperluan mu !" Alex memberikan uang 100 Poundsterling pada penjual tadi .
" Simpan aja Pak, Saya kasih gratis untuk Istri bapak. Kasihan kepanasan nunggu nya. Maaf. " Tolak nya halus.
Alex menatap heran disana.
" Aku tidak ingin kau mengasihani istri ku. Aku membeli nya bukan meminta nya pada mu. Aku mampu membeli nya. !" Jawab Alex mulai kesal.
" Bukan begitu Pak, Jangan salah paham dulu. Kalau saya terima uang bapak, gimana saya mau nukar uang nya ? Lagian itu banyak sekali pak jumlah nya. Jika di rupiah kan bisa jutaan. Bahkan jualan saya bisa habis bapak beli dan uang nya masih sisa lagi. " Jawab penjual itu.
Alex yang kesal pun kembali mengambil lembaran uang di dompet mahal nya dan memberikan nya pada tukang rujak tadi.
" Anggap aku membeli semua jualan mu, Dan berikan Geratis pada mereka. Pulang nanti tukar kan uang ini ke Bank. Simpan untuk kebutuhan keluarga mu !" Alex langsung membawa Risa yang sedang asyik menikmati sensasi rujak buah itu di mulut nya sampai melupakan suami nya tadi.
Penjual rujak tadi tidak heran melihat Alex dan Risa memasuki mobil mewah yang sudah menunggu mereka disini dan berterima kasih dengan Semua pemberian dari Alex .
...❤️❤️❤️...
Masih haru senin, ya. Jangan pelit sama Vote nya .
Vote yang banyak 👍
Biar aku semakin semangat disini 😂
Follow juga ige aku @amelia_falisha1511 ❤️