Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Kalah


" Aku tidak mau tau. Cari tau siapa di balik pilar itu !" Titah Alex lagi.


" Aku ingin tambah kan CCTV di setiap sudut nya. Aku tidak ingin istri dan anak ku merasa terancam !" Tambah Alex lagi.


Markus hanya bisa mengangguk saja.


Ini adalah PR bagi nya untuk mencari tau siapa wanita di balik Pilar besar itu.


Dan pula wanita itu memakai Masker di tambah malam hari pula.


Mereka melupakan seseorang yang menjadikan Risa target nya kini.


Lagi lagi Markus hanya melihat sang Tuan yang kini terus menatap ke arah nya.


Dia merasa merinding kali ini. Ada apa ini ? Kenapa seperti seorang tersangka penggelapan dana Pemerintah ?


Oh tidak ! Bahkan ini lebih menyeramkan lagi karena mata elang itu siap memangsa nya...


Alex menautkan kedua jari jari tangan besar nya di meja dan menatap Markus dengan sengit !


" Apa yang kau lakukan pada Lisa sebelum ini ?" Bola mata Markus langsung membola.


Dia masih memikirkan jawaban yang pantas.


Jika saat tadi rasa nya tidak mungkin karena Tuan nya sudah tau !


Lalu masalah apa lagi ?


Ah ! Tidak mungkin Tuan nya tau ? Karena memang tidak ada yang mengetahui nya kan ?


Alex bangkit dari duduk nya dan menghampiri Markus !


Tok !


Markus hanya diam saja saat kepala nya di jitak oleh Alex.


Dia hanya bisa menunduk saja saat ini.


" Kau menghamili nya sebelum menikah ? Lalu dia keguguran ? Dan kau tetap membuat nya bekerja walau semua pekerjaan nya kau semua yang mengambil nya ? Kau keterlaluan !"


Tok !..


Untuk kedua kali nya Kepala nya di jitak oleh Alex.


Markus tetap diam saja karena merasa bersalah.


" Kau ---" Alex mengepalkan tangan nya namun terhenti saat mendengar suara pintu di ketuk dari luar.


" Sayang..." Risa datang dengan Lisa yang kini tertunduk malu.


Dia menatap takut ke arah sang Bos karena memakai pakaian tidur sang Nyonya.


Alex hanya menatap kedua wanita yang berada di lingkaran hidup nya.


Lisa sekertaris terhebat nya dan Risa adalah Istri tercinta nya.


" Bawa masuk !" Titah Risa.


Maura dan yang lain nya masuk ke dalam ruangan Alex.


" Tidak ! Bawa keluar lagi ! Ruangan kerja ku bukan tempat bermain. " Risa memberi Kode dan mereka kembali keluar.


Kini mereka sudah berada di ruang keluarga dan Alex serta Markus mengikuti dan menatap istri mereka masing masing.


" Apa apaan ini ?" Tanya Alex saat melihat Maura membawa Mainan apa itu ? Alex tidak tau.


Lalu dia menatap ke arah Markus.


" Itu Ludo Tuan. " Jawab Markus.


" Mau apa mereka ? Aku merasa takut saat ini. " Alex menatap horor ke arah kedua wanita itu.


" Kita Main ludo ya, Setiap yang kalah akan mendapatkan hukuman !"


" Berani sekali kau menantang ku bermain ? Kau tidak tau bahwa aku adalah sang penguasa ?" Berujar sombong kali ini.


" Kita buktikan saja dulu. Aku dengan Lisa dan kalian bersama. " Kedua Pria itu kembali saling melirik.


" Apa taruhan nya ?" Kali ini Alex yang bertanya dengan gaya angkuh nya.


Melipat kedua tangan nya di Dada dan bermuka sombong.


Risa hanya bisa tersenyum meremehkan nya saja.


" Jika kami menang, Kalian akan mendapatkan hukuman dari kami ! Memakai setelan berwana Pink ! Lalu menjadi supir serta pelayan kami selama satu minggu. ! Dan tidak akan ada jatah malam ! " Lisa menatap takut ke arah suami dan Bos nya.


Bahkan tanpa sadar dia memegang lengan sang Nyonya.


Alex hanya menatap nya datar.


" Setuju !" Jawab Alex tanpa Ragu.


" Dan jika kami menang, Aku akan meminta mu berada di atas selama satu minggu Full ! Dua putaran setiap malam ! Dan kapan pun dan dimana pun aku menginginkan nya ! Bagaimana ?"


" Hey ! Itu curang. " Sela Risa tidak terima.


Alex hanya mengendikan bahu nya saja.


Lisa sudah membayangkan bagaimana jika mereka kalah ? Dia akan berada di atas suami nya selama satu minggu ? Ahh...dia tidak akan bisa bangun nanti nya.


" Oke Deal ! Bahkan selama satu minggu Full kalian harus pergi menggunakan sepeda motor bagaimana ?" Tantang Risa lagi.


" Deal !" Risa menatap sengit ke arah suami nya dsn Alex tak kalah sengit juga menatap Risa.


" Jika kita sampai kalah akan ku pangkas habis uang saku mu !" Ancam Alex pada Markus.


Risa begitu semangat bermain, Tapi Lisa ? Dia takut kalah.


Karena dia dulu sekalu kalau saat bermain bersama teman teman nya dan berakhir menangis.


" Hey ! Mana bisa begitu ?" Ucap Alex tidak terima saat dadu Risa keluar angka 6 sebanyak 3 kali.


" Apa nya yang tidak bisa ? Aku tidak curang. " Jawab Risa dengan enteng nya.


" Cepat acak dadu nya Markus ! Kau harus bisa mendapatkan 6 sebanyak mungkin. " Markus menatap Bos nya lalu dadu di tangan nya.


Dia mulai mengocok dadu nya hingga keluar.


Deg !


" Hahahahaha...itu 6, Tapi jika di tambah angka 5 lagi. " Risa mengejek Markus dan Lisa juga ikut tertawa.


" Ku bilang 6 bodoh ! Bukan angka 1 !" Alex menjambak rambut Markus karena kesal.


Lisa hendak bangkit dan membantu suami nya, Namun gerakan kepala Markus melarang nya.


" Main Lisa...Kocok dadu nya. Dapat kan 2 saja agar aku bisa masuk. "


" Baik Nyonya. Semoga saya tidak mengecewakan. " Lisa mulai mengocok nya.


" Aahh...Ayo kocok lagi Lisa. Kau hebat. " Puji Risa saat Lisa mendapatkan 6.


Lisa mulai mengocok lagi hingga dia mendapatkan angka satu dan itu cukup buat Risa.


" Hey !" Teriak Alex tidak terima saat anak Kerucut nya di singkirkan oleh Risa.


" Lisa mendapatkan satu ! Berarti kami menabrak mu keluar. "


" Mana bisa seperti itu !" Jawab Alex semakin kesal melihat itu.


" Kamu curang ! Itu sudah permainan nya. " Kekeh Risa bertahan.


" Aku tidak mau kau menyingkirkan milik ku. "


" Tapi permainan nya memang begitu ! " Risa tak mau kalah.


" Tuan, Permainan nya memang seperti itu. " Markus menyela Alex.


Tuan nya terlahir sebagai orang kaya mana tau permainan seperti itu ?


" Diam kau !" Hardik nya pada Markus.


" Sayang, Jangan curang..." Keluh Risa saat melihat suami nya mulai emosi.


" Eh ? Sayang mau kemana ?" Tanya Risa lagi saat melihat suami nya hendak pergi dari ruang keluarga tempat dimana mereka bermain saat ini.


" Tidur ! " Ketus Alex.


" Tapi permainan nya belum selesai ! "


" Aku malas !"


" Berarti kamu kalah ya..." Alex diam di undakan anak tangga yang pertama.


Dia menatap ke arah Risa.


" Ini semau karena mu ! Aku menyuruh mu untuk mendapatkan angka 6. Tapi kenapa 1 yang kau dapat ? dasar tidak bisa di andal kan kau !" Hardik nya pada Markus.


Lisa ketakutan dan takut suami nya di amuk oleh sang bos yang merasa kesal dengan suami nya kini.


" Kau Risa, Kenapa kau memilih satu tim dengan Lisa ? Sementara ada aku ? kenapa kau tidak satu tim saja dengan ku saja ? Kalian menyebalkan kan !!! "


" Milik mu bulan ini habis ku potong !" Alex yang kesal langsung meninggalkan ruang keluarga.


Sementara Risa menjadi tidak enak dengan semua itu terlebih pada Markus yang entah apa yang di potong suami nya nanti.


Entah gaji Markus atau bonus Risa tidak mengerti itu.


" Maafkan suami ku Markus. Dia tidak bermaksud begitu. "


" Tidak apa Nyonya. Saya sudah biasa menghadapi nya. Lagi pula saya tidak akan miskin hanya dengan Gaji saya di potong habis oleh Tuan Alex. "


" Dan aku akan meratakan semua Tempat usaha mu ! Casino dan Club mu akan ku ratakan dengan tanah agar kau miskin dan Lisa meninggalkan mu !" Teriak Alex dari atas sana.


" Tidak apa sayang, Gajih ku masih ada kok. Tabungan ku cukup. "


" Aku juga akan memotong habis gajih mu juga Lisa...." Teriak Alex lagi.


Lisa menjadi melas disana.


" Tenang aku akan membujuk nya nanti ya. " Risa mencoba menenangkan sepasang suami istri baru itu.


" Aku tidak akan mempan dengan rayuan mu ! Walau kau berada di atas ku sekali pun ! Aku kesal dengan kalian semua ! Aaaakkkkhhhhj !!!!"


" Kalian Menyebalkan !!!!!!" Teriak Alex lagi dan tak lama terdengar dentuman keras pintu kamar menghantam di atas saja.


Blam !!!!


Mereka bertiga hanya bisa saling tatap dan menghela nafas nya berat saat melihat tingkah kekanakan Sang Penguasa karena kalah dalam permainan.


...❤️❤️❤️...