
" Sshhhh.,." Telinga tajam Alex langsung bekerja kala mendengar suara desisan wanita tercinta nya.
Ya, Alex langsung bangun dan membuka mata nya untuk melihat Risa.
" Dear...Kau sudah sadar ? apa yang sakit ?" Alex terlihat panik disana.
Ini baru jam 3 pagi, Dan Risa baru sadar dari tidur panjang nya setelah Operasi semalam.
" Sakit..." Risa meringis tertahan kala merasakan denyut di dada nya.
" Bertahan ya...Aku akan memanggil dokter dulu. " Alex bangkit dari duduk nya dan menekan tombol darurat di atas tempat tidur Risa.
Ya, Karena kondisi nya baik baik saja. Maka Risa di pindahkan ke ruang warat biasa.
Walau masih dalam pantauan dokter dan tim medis.
" Sakit ?" Tanya Alex panik...
Risa mengangguk menahan sakit di dada nya yang memang berdenyut luar biasa.
" Maafkan aku, Andai aku bisa menggantikan rasa sakit mu aku akan melakukan nya. " Hening.
Tidak ada jawaban dari Risa. Istri nya itu benar benar merasakan sakit yang luar biasa. Bahkan lebih sakit sari saat dia harus melakukan Cecar saat melahirkan Sky beberapa bulan yang lalu.
" Maafkan aku sayang..." Alex menciumi kening Risa dan membelai rambut indah itu.
Risa hanya bisa memejam kan mata nya saat bibir seksi Alex menempel sempurna di kening nya.
Hangat ! Itu lah yabg di rasakan Risa saat Alex mencium nya.
Tak lama dokter pun datang, Dia sedikit bergeser memberi ruang untuk memeriksa keadaan istri nya.
Dokter mengatakan bahwa keadaan Risa baik baik saja. Dan saat pagi nanti mereka akan melanjutkan pemeriksaan lanjutan nanti.
Bahkan Alex juga sudah berkonsultasi bagaimana cara menghilangkan bekas operasi di bagian tengah dada istri nya itu.
Alex sudah memikirkan sejauh ini. Karena dia tidak ingin istri nya merasa insecure dengan bekas operasi itu.
Dan apa yang di katakan dokter ? Itu bisa di lakukan setelah Risa baik baik saja.
Ya, Paling tidak saat Jantung nya sudah normal saja, Dan Alex mengangguk.
" Baik, Kami permisi Tuan " Dokter dan para perawat nya pun memilih pergi dari ruangan itu setelah memberikan obat bius di dalam infus Risa agar pasien nya bisa kembali istirahat.
Laex juga ikut terlelap, Dia merasakan kantuk yang teramat sangat di mata nya.
" Cepat sembuh sayang. Sky menunggu mu. " Alex mencium tangan Risa dan kembali terlelap.
...❤️❤️❤️...
Sudah sebulan setelah Operasi dan kini Risa kembali pulang kerumah nya .
Dan ada yang membuat nya sedih, Entah pengaruh obat obatan atau bagaimana, Sky tidak ingin lagi meminum ASI nya dan kini di gantikan susu Formula dan makanan sehat lain nya.
Risa merasa sedih disana.
" Sudah, Jangan bersedih. Sky anak yang pintar. Dia tidak akan membiarkan mu kesakitan, Maka dari itu dia mengalah. " Risa melihat ke arah suami nya.
Dan saat Alex membawa Risa ke dalam mobil, Dia begitu bahagia kala melihat siapa yang ada di dalam mobil mewah milik suami nya itu.
" Sky..." Berbinar bahagia melihat bocah gembil yang rambut nya semakin menggemaskan iyu.
Sky melihat Risa, Dia tersenyum tapi kembali fokus pada benda yang sedang di mainkan nya.
Kemudi mobil mewah Papa nya yang di kendarai oleh Markus dan Lisa.
" Sayang...Mama merindukan mu Sky..." Anak gembil itu melihat ke arah Mama nya dengan antusias.
" Jangan dulu Dear, Sky tambah berat. " Sela Alex.
Dia mengambil alih Sky dari pangkuan Lisa dan mendudukan anak nya di samping Risa.
" Papapapa...." Alex tersenyum saat Sky selalu saja antusias setiap berinteraksi dengan nya.
Dan Alex bangga akan itu.
" Sayang...Mama Rindu kamu nak..." Risa menciumi Pipi Sky dan merindukan nya.
" Sssshhh...."
" Dear, Are U oke ? Mana yang sakit ?" Alex panik saat melihat istri nya meringis tertahan.
" Sky, No Son. Mama sedang sakit. "
" Jalan Tuan ?" Tanya Markus pada Alex.
Alex hanya melirik nya saja Markus sudah mengerti.
Mobil melaju kembali ke rumah besar keluarga Alexander.
Dimana disana saat ini sudah di tambah anggota nya.
Bi Juli dan Nyonya Eline ibu nya Alex.
" Hati hati Dear..." Alex membantu Risa keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
Tidak ada acara kejutan, Karena jantung Risa belum kuat untuk mendengar keributan.
" Selamat datang kembali Nyonya..." Sapa mereka semua barisan para pelayan nya.
" Ahh...Iya terima kasih..." Jawab nya ramah .
Risa tersenyum dan membalas uluran tangan para pelayan nya.
" Sudah, Kau harus istirahat. Kalian sudah tau bukan ? Apa yang harus kalian lakukan ?" Semua menunduk hormat.
" Mengerti Tuan. " Jawab mereka kompak.
Ya, kini selama pemulihan Risa harus makan tanpa rasa dulu. Rendah kalori, Rendah lemah dan banyak mengonsumsi sayur dan protein.
Dan itu mutlak ! Tak tanggung.
Alex langsung memboyong ahli gizi untuk kehidupan mereka saat ini.
Ada perawat 24 jam yang akan selalu memeriksa keadaan Risa.
Kontrol seminggu sekali dan itu wajib selama setahun ini.
Selebih nya akan ada cek up rutin saja sesekali.
" Sayang, Aku masih merindukan Sky, Boleh bermain dengan nya ?" Alex nampak masih menimbang nya.
" Ayo, Kita bawa ke kamar saja. Kasihan kau. " Risa mengangguk dan saat melihat Maura dan Nanny nya Sky ingin bersama kedua teman nya itu.
" Sky, Mama rindu nak. " Lirih Risa.
" Istirahat dulu. Kau belum pulih. "
" Tapi aku rindu Sky,."
" Risa Plis ..Tolong..." Baik, Risa mengalah.
" Baik lah ayo. " Alex membawa Risa ke kamar mereka.
Kini, Mereka sudah berada di dalam kamar, Untuk bergerak leluasa saja Risa masih belum sebebas biasa nya.
Dan kali ini Alex membantu Risa mengganti pakaian nya.
" Apa ini sakit ?" Tanya Alex lagi.
Bahkan kini Risa belum berani memakai Bra milik nya. hanya memakai kaos dalam saja.
" Tidak sesakit waktu pertama..." Jawab Risa.
Cup.
Risa kaget saat Alex mengecup bekas luka nya.
" Cepat lah sehat, Kita akan menghilangkan bekas nya. " Risa menatap Alex disana.
" Apa kamu keberatan tubuh ku tidak mukus lagi.?" Alex menggeleng.
" Aku hanya ingin mengembalikan kulit indah mu. Bukan karena aku tidak menerima kekurangan mu. " Ada jeda disana.
" Aku merasa sakit setiap kali melihat luka itu. Ku mohon untuk terus sehat dan hidup bahagia, Untuk ku dan Sky. Untuk kebahagiaan kita " Alex mengambil tangan Risa dan mencium punggung tangan itu.
" Aku mencintai setiap detik nya, Aku mencintai setiap saat, Setiap helai rambut mu, Seperti itu lah rasa cinta ku pada mu. Aku mencintai setiap yang ada di dalam diri mu Tarisa..." Risa sudah hampir menangis.
Kenapa suami tampan nya itu sebegitu besar nya mencintai ?
Alex dengan segala pesona nya, Mencintai wanita seperti diri nya.
" Aku mencintai mu Tuan Penguasa, ,Alexander..."
...❤️❤️❤️...