
Arthur menggeram tertahan, jika saja tidak memikirkan apa yang Mommy nya katakan, Sudah pasti dia akan memukul wajah sombong yang sangat menyebalkan bagi nya itu.
Namun saat dia hendak meninggalkan lantai dimana dia berpijak itu, Tiba tiba seorang wanita cantik keluar dari ruangan itu.
Deg !
Mawar mematung di tempat nya, Dia tidak menyangka bisa bertemu pria itu disini, Apalagi tidak ada Sky di dekat nya.
Melihat mata itu, Nyali Mawar menjadi ciut, Tapi dia belajar dari Sky, Dia tidka boleh lemah.
Karena pendamping seorang Sky Alexander tidak boleh lemah.
Menguatkan hati nya, Mawar memberanikan diri untuk kembali melangkah tanpa memperdulikan pria itu yang masih berdiri di tempat nya.
Kesabaran Mawar benar benar di uji saat ini, Dimana saat dia ke kiri pria itu mengikuti nya hingga Mawar tidak bisa melewati nya begitu saja.
Mawar kesal ! benar benar kesal saat ini.
" Maaf, Permisi..."
" Arthur !" Arthur mengulurkan tangan nya agar Mawar mau menjabat nya.
Namun sudah beberapa detik, Tangan nya juga tidak di sambut oleh wanita yang terlah menghantui malam malam nya itu.
Arthur tertarik untuk mengetahui siapa Mawar, tertarik untuk lebih jauh lagi mengenal nya.
Dia melupakan siapa pemilik dan pria yang selalu bersama wanita pujaan nya itu.
Katakan saja dia bodoh, Karena memang kenyataan nya dia bodoh !.
Dia benar benar melupakan nya, Siapa pria berwajah malaikat berhati iblis itu.
" Maaf, Saya harus keruangan meeting segera. !" Mawar kembali mencoba berjalan, Namun langkah nya di hentikan kembali oleh Arthur.
Dengan segera Mawar menyentak tangan nya secara kasar saat pria itu dengan berani menyentuh dan menggenggam lengan nya.
Sky saja tidak seberani itu dan selalu menjaga nya, Apa kabar pria kurang ajar ini.
Mawar menatap nyalang ke arah Arthur.
" Jangan pernah lancang menyentuh saya Tuan Arthur yang terhormat ! Karena saya tidak menyukai nya !" Ucap Mawar dengan sangat tegas.
Hak itu membuat Arthur semakin kagum dengan nya, Wanita cerdas dan pemberani, Tipe nya sekali bukan ?
Tapi kau lupa siapa pemilik wanita itu bangsat !
" Lancang ? Aku hanya memegang lengan mu, Bukan pinggul mu, Atau bahkan jika aku mau, aku bisa memegang dada mu, Seperti nya terlihat sangat---"
Plak !
Mawar sudah tidak tahan, Pria ini tidak mengenal nya dan berani sekali melecehkan nya secara verbal begitu !
Apa pria itu mau hancur di tangan Sky ? Bagaimana jika Sky sampai mengetahui nya ?
Tidak ! Mawar tidak ingin Sky mengetahui nya dan berakibat fatal pada citra diri nya nanti.
Mawar tidak ingin nama Sky cacat di mata orang banyak ! Mawar tidak akan membiarkan nya.
" Aku peringatkan kepada mu Tuan Arthur yang terhormat ! Ini peringatan pertama dan terkahir dari ku, Jika kau sampai berani melakukan ini lagi pada ku, Aku tidak akan segan segan melakukan hal yang tidak pernah kau bayangkan sebelum nya. Jadi sebelum Kekasih ku tau apa yang telah kau lakukan pada ku tadi, Pergi dari sini !. Karena sebentar lagi jika dalam waktu satu menit aku belum sampai, mata sesaat kemudian Sky akan sampai disini. Jadi permisi !" Mawar meninggalkan Arthur begitu saja Disana.
Arthur semakin mengembangkan senyuman nya, Dia membayangkan bagaimana jika pria yang di puji wanita itu adalah diri nya ?
Kekasih ? Ingin sekali dia lah pria yang di sebut Mawar sebagai kekasih nya, Tapi saat tiba tiba dia merasakan aura yang berbeda di belakang nya, senyum nya langsung luntur begitu saja saat melihat siapa yang kini berdiri di depan nya sana.
Deg !
Kenapa ?? Jika hanya Kakak kedua nya yang bernam Justin saja, Arthur tidak akan takut, Tapi ini Masalah nya adalah Alexander.
Dia berdiri disana saja aura nya sudah berbeda, Apa kabar jika bertarung dengan nya ??
Jantung Arthur semakin tak terkendali saat Sang penguasa kota itu berjalan semakin mendekat ke arah nya, Apalagi dengan aura mengerikan dari nya.
Tapi Arthur tetap biasa saja. Dia harus bisa mengontrol diri nya agar tidak terlihat takut sama sekali saat Alex semakin mendekat ke arah nya
Tap !
Alex berhenti tepat di hadapan Adik tiri nya itu, Kedua tangan nya masuk di saku celana nya.
Aura nya benar benar berbeda dan mencekam.
Mereka tidak ada yang berbicara setelah beberapa menit, Hingga terdengar helaan nafas Alex membuat Arthur siap siaga.
" Nyali mu cukup berani untuk datang kesini, Apa ibu mu yang menjijikan itu yang menyuruh mu untuk kesini ?" Arthur marah.
Siapa pun yang nama nya anak pasti marah jika ibu nya di hina, Apalagi sampai kata kata menjijikan keluar begitu saja dari bibir Alex.
" Apa maksud Kakak ?? Mommy ku tidak menjijikan !!!"
" Sssttt....." Alex berjalan semakin mendekat ke arah Arthur.
Jari telunjuk nya masih berada di bibir nya tanda agar Arthur tidak melanjutkan kata kata nya lagi.
" Kau tanya apa maksud ku bukan ???" Arthur tetap diam.
" Coba katakan pada ku, Wanita seperti apa yang berstatus tunangan anak nya, Dan menikah dengan ayah nya, Dan bahkan sebelum itu mereka pernah terlibat malam panas bersama , Di sebut wanita apa itu jika bukan wanita menjijikan ???"
" Stop Kak !!! Mommy ku tidak begitu!" Mati lah kau Arthur...
Grep !
Leher nya langsung di cekik oleh tangan besar milik sang penguasa.
Jika Sky melakukan nya dengan tenaga, Tidak dengan Yang Alex lakukan saat ini, Tangan nya hanya menggertak saja di lebar Arthur.
Dia ingin tau, Sejauh apa perkembangan anak nya Almeera ini, ,Apakah bisa ?
Bisa menandingi Sky ? Jawaban nya adalah tidak !
Setara dengan Thunder saja Alex tidak yakin seratus persen.
" Jaga batasan mu ! aku paling benci ada orang yang berani meninggikan suara nya di hadapan ku ! Dan kau telah salah karena melalukan nya langsung pada ku !"
" Eeegghhh..." Nafas Arthur mulai tidka teratur saat ini karena cekikan di leher nya.
" Mudah bagi ku untuk menghancurkan mu dengan ibu mu yang sialan itu ! Tapi kau tau kenapa aku membiarkan mu masih hidup hingga saat ini ?" Alis Arthur terangkat sebelah.
Apa maksud Kakak nya ini ??
" Karena ada seseorang yang berkata pada ku, Bahwa salah satu dari anak ku lah yang akan menghabisi nyawa mu ! Dan aku sangat menantikan hari itu. Hari dimana kau dan ibu mu akan hancur dengan sendiri nya ! Aku membiarkan mu selama ini karena aku masih kasihan dengan mu, Nikmati saja harta pria tua Bangka itu, Habiskan saja seluruh nya, Tapi satu hal yang harus kau ingat, Aku tidak akan membiarkan siapapun menganggu Justin atau anak anak ku ! Karena kau !" Tunjuk nya pada Arthur.
" Uhuk...Uhukkk...Uhuk..." Arthur terbatuk batuk saat Alex melepaskan cekikan di leher nya.
" Dunia hanya mengakui bahwa hanya aku dan Justin lah anak pria tua Bangka tak tau diri itu ! Hanya kamu lah yang dunia aku ! Kau tidak di akui sama sekali disini ! Coba tanyakan pada ibu mu, Apakah Pria tua itu sudah mengesahkan pernikahan mereka ? Apa kau memiliki Nama ayah di kartu keluarga mu ? Apa kau memiliki nya ?" Tanya Alex semakin membuat Nyali Arthur menciut.
" Jawaban nya adalah tidak ! Karena apapun yang kau rencanakan dengan wanita menjijikan itu, Aku akan mengetahui nya ! Jadi sebelum Putra ku yang datang kembali kesini, Lebih baik kau pergi ! "
" Dan satu hal lagi, ,jangan pernah bermimpi bisa memiliki apa yang sudah di miliki apalagi menjadi hak anak anak seorang Alexander Guero, Karena itu hanya kebodohan saja ! Jadi berpikir dulu sebelum kau melakukan hal bodoh itu !"
...❤️❤️❤️ ...