Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Memperbaiki


Sepanjang perjalanan menuju sekolah nya Cloud dan Rain, Alex terus saja mengumpat pada diri nya sendiri, Yang telah bodoh dan lalai dalam menjaga perasaan anak anak nya


Terlebih kata kata Sky menghantam diri nya, Dimana Cloud sering cemburu dengan Piter yang mendapatkan lebih banyak perhatian dari Alex Papa nya.


" Maafkan aku Tarisa, Maafkan aku sayang, Maafkan Papa anak anak anak. " Alex terus bergumam sendiri di dalam mobil nya sambil terus fokus pada jalanan yang di lewati nya.



" Oh Shut! " Umpat marah saat mengetahui jalanan macet, Bahkan tersendat karena entah apa Alex tidak tau.


Menunggu selama 25 menit terjebak macet dan bosan, Alex langsung tancap gas menuju sekolah sih kembar.


Saat sampai disana Alex langsung mencari dimana keberadaan anak istri nya.


Sampai di aula pertemuan, Dia kaget, Bahkan hati nya bagai tertusuk ribuan jarum saat melihat Rain perempuan nya yang nakal berhasil membawakan puisi tentang ayah ?


" Kau tau ayah ? Kau adalah Cinta pertama ku, Kau adalah Pria yang akan selalu mencintai dan menerima ku, Boleh lah jika aku serakah terhadap mu ? Boleh kah aku bersikap egois untuk meminta kau melihat ku seorang ? Walau aku tau itu tidak mungkin ! But, I Love You Papa, You Only one. " Hati Alex semakin sakit saat mendengar bait terakhir puisi yang di bacakan oleh Putri nakal nya.


Suara gemuruh tepu tangan terdengar di aula ini, Acara apa ini sebenar nya ? Kenapa Alex tidak tau ?


" Satu pertanyaan untuk Rain, Apa yang membuat mu bisa begitu mencintai Ayah mu nak ?"


" Because Cristian Alexander Guero !" Tunjuk Rain kepada nya saat MC bertanya kenapa harus diri nya ?


Semua mata tertuju pada arah pintu aula besar ini, Rain menunjuk diri nya.


Diri nya kan ? Bahkan itu tadi nama nya kan ?


Rain begitu lantang menyeru kan nama nya dengan lantang.


Cristian Alexander Guero !


Alex berjalan dengan langkah berat nya, Jantung nya sedang tidak baik baik saja, Rasa bersalah nya semakin menumpuk saat melewati kursi yang di duduki Risa, Tapi Wanita tercinta nya itu tidak menganggap diri nya sama sekali.


" Tolong maaf kan aku dear..." Lirih Alex sambil berlalu melewati Risa dan menuju panggung dimana Rain berada saat ini.


Raina Alexander Guero !


" Rain..." Panggil Alex dengan suara rendah nya.


Melihat wajah Rain yang mati matian menahan tangis nya membuat Alex tak kuasa lagi menahan nya.


" Im sorry princess, Im so sorry..."


" Papa .." Rain langsung memeluk papa nya dengan erat, Hati nya benar benar bahagia, Papa nya mau datang ke acara sekolah nya.


Melihat betapa hebat nya dia, Rain hanya ingin Papa nya melihat nya dan Cloud, Bukan hanya Piter saja.


" Papa...."..


" Ssstttt...don't cry princess, Sorry..." Rain semakin menangis, Bahkan dia sudah senggugukan.


Alex membawa Rain dan menggendong nya, Tidak perduli lagi bahwa kini usia nya sudah memasuki 12 tahun.


Risa sudah berdiri dari kursi nya, Dia menggendong Piter dan Cloud menggandeng tangan lembut nya.


Cup...


Risa memejamkan mata nya saat Alex mencium kening nya.


Untuk pertama kali nya, Selama hampir 22 tahun ini, Alex Baru menunjukan kemesraan mereka di depan umum seperti ini.


" Maaf..." Kata nya Lirih sambil terus menatap wajah istri nya, Rain masih menangis di pundak nya, Sementara Piter tertidur di gendongan Risa, Hanya Cloud yang terlihat baik baik saja.


Anak nya ini sungguh luar biasa sekali menyembunyikan perasaan nya, Hanya Rain yang tau semua yang di rasakan saudara nya.


" Maaf kan Papa nak, Maafkan Papa Cloud, Maafkan Papa nak..." Cloud mengangguk.


Dia membiarkan Papa nya mengelus kepala nya.


Alex benar benar merasa bersalah, Apalgi sat melihat piala kemenangan milik Cloud di bidang Sains nya, Dan itu kembali mengingatkan Alex pada masa lalu kelam nya.


Dimana dia membawa piagam penghargaan nya, Disitu pula dia melihat ayah nya bersama wanita lain.


" Papa tidak salah ! Papa adalah yang terhebat..." Semakin sakit rasa nya dada Alex.


Anak anak nya menganggap nya pria terhebat ? Boleh kah Alex senang saat ini ?


" Shabu Shabu time..." Seru Rian dan Piter, Cloud juga mengangguk setuju.


" Oke, Ayo kita pergi, untung papa bawa mobil Besar, Kalau bawa sport car papa tidak akan bisa bersama kalian. "


" Dear, Hubungi Sky dan Thunder, Kita ke restoran sekarang. " Risa mengangguk dan mereka keluar dari aula besar itu dengan bergandengan tangan.


Dimana Cloud lah yang jadi penengah nya berdiri di tengah dengan menggandeng tangan kedua orang tua nya.


" Rain, Ada surat untuk mu..." Salah satu teman Rain menghentikan langkah keluarga harmonis itu.


Alex berhenti, Dan menurun kan Rain .


" Siapa ?" Tanya Rain sambil menghapus air mata nya.


" I don't know, But this letter is for you ! Rain, Your Name !" Tandas nya lagi.


Rain menerima, Surat berwarna Baby Blue kesukaan nya itu lihat nya baik baik.


" Oke, Thanks Braillie, "


" Your well Rain. Congratulation. " Ucapan selamat di dapat Rain dari Braillie.


" C'mon princess. " Alex kembali menuntun Rain dan mereka masuk ke mobil.


Senyum Risa terus tersenyum melihat kebersamaan meraka dan semoga akan berlaku seterus nya.


" I Love You..." Kata Alex sambil mencium Bibir istri nya di depan anak anak nya.


Rain dan Cloud hanya mencebik saja melihat betapa posesif nya sang Papa.


Hari ini, Makan keluarga berlangsung sangat meriah dan hangat ala keluarga Alexander.


Setelah berburu dan menghabiskan makanan kesukaan keluarga besar nya ini, Sky dan Thunder selalu menjadi topik pembicaraan hangat karena banyak para gadis yang terang terangan berani menatap mereka.


Dan kedua pria beranjak dewasa itu hanya menatap acuh saja ke mereka..


Malam sudah hadir, Kini Rain teringat dengan surat tadi.


Di buka nya surat berwarna Baby blue kesukaan nya.


*Raina Alexander Guero..


My Rain, Hujan ku...


Im so sorry,


Maaf telah banyak berbuat salah dengan mu, Tapi aku tulus meminta maaf pada mu, aku hanya cemburu kau dekat dengan mata empat itu, Kau tidak pernah sekali pun melirik ku.


Rain, Sorry, aku terlalu pecundang pada mu.


Aku pergi Rain, Maafkan aku, Semua kesalahan ku, jika kau mau, Tolong tunggu aku, Aku akan datang, Dan kembali bersama mu, My Rain*...


Brandon Smith...


" Ck, Menyebalkan ! Dia pikir dia siapa ? Apa perduli ku dia pergi atau tidak ?" Gumam nya sambil melipat surat itu.


Di letakan nya begitu saja surat hasil tulisan tangan anak SMP bernama Brandon Smith, Musuh bebuyutan nya sejak Sekolah dasar.


Dan Rain bisa bernafas lega karena pria menyebalkan itu sudah pergi dari hari hari nya.


Dan Rain bisa meneruskan hari hari nya dengan penuh semangat tanpa harus terus bertengkar dengan Pria sombong itu.


" Kata Mama, Cinta dan benci itu hanya setipis kulit bawang Rain, Jadi jangan terlalu membenci seseorang, Karena itu bisa berbalik pada mu. Bahkan saat dengan berani kau menunjuk diri nya dengan jari mu, Ke empat jari mu yang lain akan menyerang diri mu. " Ucap Cloud dari atas ranjang nya.


Mereka memilih tempat tidur tingkat untuk kenyamanan mereka.


" Ck, Tau apa kau ? Dekat wanita saja tidak pernah. " Balas Rain tak terima.


" Setidak nya aku tidak pernah membenci seseorang !" Telak !


Rain sudah telak oleh saudara kembar nya.



Raina Alexander Guero & Cloud Alexander Guero ❤️