
Orang kepercayaan An Xia yang bernama Mo Tian segera melajukan kuda nya dengan sangat kencang, kali ini dia pergi menggunakan pakaian seorang pengembara agar tak di curigai oleh para penjaga gerbang kekaisaran Ming.
Dia menempuh perjalanan selama satu minggu untuk sampai di markas Black Wolf pimpinan An Xia.
Sampai disana, dia segera di sambut oleh teman-teman dan juga saudaranya, Mo Tian pun langsung menunjukkan surat yang di bawanya dari An Xia kepada semua orang.
Seringaian kejam tersungging dari bibir para anggota Black Wolf, mereka memang sudah lama tidak bersenang-senang, saat di berikan suguhan yang menggiurkan, siapa yang akan menolak? Mereka malah dengan senang hati menerima perintah dari An Xia.
"Baiklah teman-teman, karena Queen telah memberikan perintah untuk kita berpesta, maka tentu saja kita harus bersiap-siap bukan?" ucap An Yue
"Benar, mari kita asah kembali pedang kita yang telah lama tumpul dengan darah segar" ucap yang lain sambil bertepuk tangan.
"Hahaha... Kita bisa panen besar malam ini, Queen memerintahkan kita untuk bersenang-senang sampai puas" Mo Tian pun menaik turunkan alis nya sambil berbicara.
Dan di sambut gelak tawa pasukan yang lainnya. Sejak An Xia menikah, mereka memang jarang sekali melakukan tugas selain menjaga keamanan keluarga bangsawan An, jadi kesempatan yang di berikan pada mereka kali ini tentu saja akan mereka gunakan sebaik-baiknya untuk melampiaskan kerinduan mereka pada pembantaian.
Seringaian kejam bercampur aura dari jiwa-jiwa psikopat muncul pada setiap wajah anggota Black Wolf, betapa beruntung dan menyenangkan jika bisa membobol seluruh kekayaan para pejabat korup dan juga bangsawan gila itu, di tambah mereka juga di berikan kesempatan untuk menyiksa para bajingan itu dengan brutal.
Kini pasukan yang berjumlah sekitar 2.000 orang itu segera bersiap, beberapa orang di antara mereka telah mengumpulkan warga dan menyuruh mereka semua masuk ke dalam rumah masing-masing dan tidak di perbolehkan untuk keluar.
Rakyat kekaisaran Ming sudah mengerti jika ada peringatan seperti itu, artinya pasukan Black Wolf telah di beri perintah untuk melakukan penyerangan, jadi mereka pun menurut dan segera mengajak seluruh anggota keluarga nya untuk masuk kemudian mengunci pintu.
Malam nanti, walaupun ada yang berteriak dan menggedor pintu, mereka tak akan pernah membukanya, mereka bersyukur karena kali ini pasukan Black Wolf akan turun tangan langsung membantai para penjahat itu.
Malam pun tiba, kekaisaran Ming di buat lautan darah oleh para pasukan Black Wolf, beberapa bangsawan pun mati dengan sangat mengenaskan, seluruh hartanya yang berharga pun telah di rampok habis-habisan.
Beberapa pejabat kini tengah melakukan rapat di istana kekaisaran di pimpin oleh perdana menteri Wei Hu, mereka bahkan tak tahu jika seluruh keluarga mereka telah di bantai, rumah mereka telah rata dengan tanah, dan kekayaan mereka pun telah di rampok.
Pasukan Black Wolf tak menyisakan satu orang pun untuk hidup, hingga akhirnya kehancuran dan kemalangan yang terjadi pun tidak sampai ke istana kekaisaran.
Mereka semua menunggu selama dua jam sebelum membakar seluruh kediaman para pejabat itu. Kepala anggota keluarga para pejabat itu sengaja di gantung di depan kediaman masing-masing setelah sebelumnya mereka mati karena di penggal.
Saat para pejabat itu kembali dari istana, betapa shock nya mereka melihat seluruh keluarga nya yang telah mati, bahkan seluruh kediaman mereka pun telah sepenuhnya hancur terbakar, tak ada lagi yang tersisa dari pembantaian yang di lakukan oleh anggota Black Wolf.
Akhirnya para pejabat itu pun kembali menuju istana dan meminta keadilan pada Wei Hu, perdana menteri itu pun berjanji akan mencari bukti pembantaian itu dan juga segera mengeksekusi para penjahat yang bertanggung jawab atas kematian para anggota keluarga pejabat yang mendukung nya.
Kini Wei Hu duduk di atas singgasana dengan wajah yang di tekuk, dia sama sekali tak bisa melakukan apa pun, para prajurit yang berjaga pun banyak yang tewas secara tiba-tiba karena semprotan racun mematikan yang di lakukan pasukan Black Wolf.
Mereka sengaja tak langsung membunuh Wei Hu dan juga para pejabat korup, rencana nya mereka ingin sedikit bersenang-senang setelah berhasil mengeksekusi keluarganya.
Orang kepercayaan Wei Hu yang bernama Jun Sang pun telah di perintahkan untuk mencari tahu informasi tentang seluruh pembantaian yang terjadi di kekaisaran, Wei Hu tak ingin melewatkan satu hal terkecil sekalipun agar bisa melancarkan serangan balik pada musuh nya.
Jun Sang terus melompat menggunakan ilmu peringan tubuhnya, namun dia tak bisa menemukan petunjuk apa pun karena tak berhasil menemukan orang-orang di sekitaran sana.
Tunggu.. Tak menemukan orang-orang? Bukankah itu pertanda jika pembantaian itu di lakukan oleh anggota Black Wolf? Karena hanya pasukan itulah yang selalu meminta rakyat untuk tak keluar dari rumahnya saat mereka sedang beraksi membantai orang-orang yang menurut mereka pantas untuk mati.
Jun Sang pun menelan ludahnya dengan susah payah, saat ini dia tak bisa lagi berfikir jernih. Jika memang ini perbuatan dari pasukan itu, bukankah saat ini Wei Hun dan para pejabat itu dalam bahaya? Dia juga sangat yakin jika pasukan Black Wolf itu sedang menyusun rencana untuk membantai dengan cara yang sadis dan kejam.
Jika anggota keluarga dari para pejabat itu saja di hukum dengan sebegitu mengerikan nya, lalu bagaimana nasib dari para pejabat itu? Bisa saja mereka akan di bunuh dengan cara yang lebih buruk dan juga menyedihkan.
Jun Sangpun segera kembali ke istana dan memberikan informasi pada Wei Hu dan juga para pejabat yang kini tengah berkumpul di aura rapat.
Sejenak Wei Hu pun tertegun, dia lupa memberi manfaat pada para pasukan Black Wolf itu selama ini, jika saja dia tak lupa, mungkin kejadian ini tak akan pernah terjadi.
Pasukan itu kini telah menyebar, bahkan Jun Sang sendiri pun tak menemukan keberadaan para perusuh itu di mana pun.
"Bagaimana ini perdana menteri Wei?" tanya pejabat A
"Tenanglah.. Aku akan segera berkunjung ke markas mereka, dan memberikan sedikit hadiah tanda penyesalan ku karena melupakan keberadaan mereka, aku yakin dengan 2 atau 3 peti sedang koin emas, mereka pasti akan setuju untuk bekerja sama dengan kita" ucap perdana menteri Wei Hu dengan Yakin.
Para pejabat itu pun tersenyum sumringah saat mendengar ucapan Wei Hu, bagaimana dia bisa berpikir untuk bekerja sama dengan para perusuh itu? Sedangkan Wei Hu sendiri sebenarnya tak tahu dimana itu merkas Black Wolf berada.