2 GADIS SADIS DARI ZAMAN MODERN

2 GADIS SADIS DARI ZAMAN MODERN
Part 39


Guang pun segera mencari bukti-bukti keterlibatan para pejabat di bantu orang-orang terpilih nya, satu persatu nama mulai muncul di atas kertas itu.


"Siapa pun orang yang berkhianat pada yang mulia, kita harus segera menemukan mereka dan menghukum nya dengan cepat" ucap Guang yang di angguki orang-orang nya. Setelah semua nya beres, Guang pun segera kembali ke ruang kerja Kaisar untuk menyerahkan hasil penyelidikan nya. Beberapa nama pejabat dan juga bangsawan tertulis rapi disana, selain nama di kertas itu juga di sebutkan kesalahan dan juga pelanggaran yang mereka lakukan.


Guang melakukannya dengan sangat hati-hati agar tak menimbulkan kecurigaan dari pihak lawan.


Kaisar yang melihat daftar nama dan juga kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat pun mengepalkan tangannya. Dia benar-benar tak percaya bahwa ada begitu banyak orang yang bersekongkol dengan mantan permaisuri nya.


Terlebih lagi orang itu adalah perdana mentri, tabib kekaisaran dan juga kasim pribadinya.


"Bantai seluruh kediaman para penghianat itu, jangan biarkan siapa pun lolos walaupun itu seorang bayi, pelayan atau pun prajurit" ucap Kaisar Yuan


"Dan satu hal lagi. Gantung mayat mereka beserta mayat selir Ming di tempat yang sama, dan tunjukkan juga semua bukti-bukti kejahatan mereka" ucap kaisar Yuan dengan cepat.


Guang pun segera membungkuk dan menghilang dari ruang kerja Kaisar dengan membawa lima puluh orang prajurit elit nya untuk melakukan pembantaian. Tak lupa dia pun meratakan kediaman para penghianat itu hingga rata dengan tanah.


Segera para prajurit itu pun menggantung mayat Selir Ming, Perdana mentri, Kasim dan tabib istana di tengah-tengah ibu kota, lalu menumpuk mayat keluarga mereka dan juga mayat para bangsawan disana dan membakar nya. Menggantung semua bukti kejahatan mereka terhadap Kaisar dan juga keluarga kerajaan.


"Zen tidak akan pernah mengampuni siapa pun yang berani melakukan pengkhianatan walaupun itu istri atau anak Zen sendiri. Bahkan setelah mereka mati, mereka tidak akan mendapatkan kemuliaan." ucap Kaisar Yuan hingga membuat semua orang yang mendengar nya merinding dan berkeringat dingin.


"Yang Mulia benar-benar menakutkan" bisik pejabat A


"Yang Mulia sungguh tidak membiarkan orang-orang yang menghianatinya mendapatkan kehormatan" ucap pejabat B


"Tidak disangka jika yang mulia bisa bertindak kejam, padahal selama ini yang mulia terkenal sangat baik hati dan juga bijaksana" ujar pejabat C


"Jangan sampai kita melakukan kesalahan, mereka adalah bukti dari kekejaman yang mulia" ucap pejabat D setengah berbisik.


"Hehehe... Tidak disangka, ternyata Kaisar memiliki sisi kejam juga" ucap An Xia yang dibalas pelototan oleh Ai Li.


"Cukup bagus.." komentar Ai Li


Desas desus di kalangan rakyat, para pedagang dan juga para pengembara pun akhir nya sampai di telinga pangeran pertama yang saat ini telah sampai di perbatasan. Dengan tergesa-gesa pangeran pertama pun segera memberi tahu paman nya yaitu kaisar Ming tentang nasib buruk yang menimpa ibunda nya.


Wajah Kaisar Ming pun menggelap mendengar nasib buruk yang menimpa adik nya, dengan sorot mata yang penuh dendam dan juga kemarahan, dia pun mengumpulkan jendral dan juga para panglima untuk membahas rencana penyerangan pada istana kekaisaran Yuan.


Pangeran pertama yang melihat ekspresi pamannya yang meradang pun segera menghampirinya.


"Paman.." panggil pangeran pertama


Kaisar Ming pun menoleh dan mendapati keponakannya berdiri di belakang nya.


"Saat ini pangeran kedua, pangeran ketiga dan juga jendral Han berada di tangan orang-orang suruhanku, mereka di culik dan di sekap di suatu tempat. Kita bisa menjadikan mereka bertiga sebagai umpan untuk melemahkan Kaisar Yuan" ucap pangeran pertama


"Apa kau yakin?" tanya Kaisar Ming sambil menaikan alis nya.


"Benar paman, seluruh orang di istana juga mengetahui kabar itu. Jadi pangeran ini yakin jika kita bisa memanfaatkan mereka bertiga untuk mengancam Kaisar Yuan" ucap pangeran pertama dengan penuh semangat.


"Baiklah, besok pagi kita akan mengunjungi tempat orang-orang mu itu dan mengambil ketiga tikus itu untuk mengancam kaisar b******n itu" ucap Kaisar Ming sambil mengeluarkan seringaian nya.


Akhirnya rapat pun di bubarkan, mereka tidak jadi menyerang istana, tapi akan segera menjemput ketiga sandera untuk melumpuhkan kaisar Yuan


"Tunggu saja, pangeran ini akan memastikan jika kematian ibunda tidak sia-sia. Aku akan membalaskan dendam ibu pada kaisar b******n itu seribu kali lipat lebih kejam dari pada yang di lakukan kaisar." ucapnya di sertai tawa iblis yang menggelegar.