Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 55 : Produk Baru


Mereka sarapan bersama tanpa kehadiran Undine, dengan makanan yang dibuat oleh Celestrial itu terasa enak seperti kebanyakan makanan yang dijajalkan di kedai-kedai makanan.


Souma menaruh terong goreng ke dalam mulutnya, mengunyahnya beberapa saat sebelum menelannya.


"Ini enak."


"Fufu tolong puji aku lebih."


"Yah, ini sangat enak... tuan putri memang hebat, ketika aku di istana ia sebenarnya orang yang takut terhadap minyak goreng."


"Aku tidak takut," bantah Celestrial dengan pipi memerah sementara Risela terus menggodanya.


"Apa benar?"


"Berhenti menggodaku, Anna tolong lakukan sesuatu."


"Risela tolong berhenti menggoda Celestrial."


"Aku mengerti."


Tipe kakak cantik dengan dada besar selalu bisa diandalkan, pikir Souma lalu melanjutkan.


"Ngomong-ngomong di mana Tako?"


"Ia sedang berendam di bak air panas."


"Bukannya itu akan merubahnya jadi gurita rebus."


"Kupikir Tako kuat air panas," tepat saat Celestrial mengatakannya gurita yang dimaksud keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di tubuhnya serta botol susu di tangannya.


Souma mengerenyitkan alisnya.


"Tako, tako."


"Bukannya dia malah berperilaku seperti manusia."


"Benarkah? Kupikir gurita di era sekarang memang seperti ini," balas Risela santai.


"Itu jelas mustahil."


Setelah menyelesaikan sarapan mereka, toko Souma akhirnya dibuka, seperti biasanya pada jam pagi banyak orang yang telah mengantri untuk mendapatkan obatnya.


"Tolong potion penambah stamina, aku pesan 12."


Anna memberikan potion yang diminta kepada seorang pria tua yang berpenampilan seperti tukang kayu.


"Bukannya anda membeli terlalu banyak?"


"Aku akan pergi ke luar desa untuk pekerjaan, beberapa minggu ke depan mungkin aku baru bisa kembali ke desa jadi semua ini adalah persediaanku."


"Eh begitu, anda sangat pekerja keras."


"Begitulah, kalau begitu aku permisi."


"Terima kasih atas pembeliannya."


Risela membawa potion-potion yang telah dibuat Souma kemudian meletakannya di rak-rak untuk disusun dengan rapih. Beberapa ramuan cukup membuat Risela penasaran khususnya sebuah botol yang ditutup rapat dengan sebuah plastik di atasnya.


"Souma, ramuan apa ini?" tanya Risela.


"Itu hanya sabun cair untuk membersihkan piring dan gelas, aku baru kemarin membuatnya dan lupa untuk memperkenalkannya pada pelanggan."


Anna sedikit penasaran jadi dia juga mencium aroma botol tersebut.


"Apa sabun cair ini bisa digunakan untuk mandi juga seperti sabun dan shampo yang Souma buat."


"Itu tidak cocok untuk mandi maupun keramas jadi jangan pernah memakainya atau tubuh kalian akan mengkilap seperti gelas."


"Menakutkan sekali."


"Kalau di tangan tidak akan apa-apa."


"Aku penasaran, akan kucoba."


Risela pergi ke bak cuci piring dan ia menggunakan sabun tersebut lalu memperlihatkan bagaimana noda makanan terangkat dengan mudahnya.


"Uwah, ini alat dewa... berapa banyak ibu rumah tangga yang akan bahagia karena noda di piring mudah dibersihkan," ucap Anna.


"Souma memang hebat, jadi begini sabun cair itu," tambah Risela.


"Bukannya kau juga berasal dari bumi, bagaimana kau tidak tahu sabun cuci piring ini."


"Yah... sebenarnya aku tidak pernah melakukan hal seperti mencuci piring ataupun pekerjaan rumah lainnya, semuanya dilakukan oleh para pelayan."


"Aku jadi penasaran kau ini sebenarnya siapa?" kata Souma lemas sebelum Celestrial muncul dengan tas belanjaan di tangannya.


"Souma, aku akan belanja sekarang... apa ada makanan yang ingin kau makan untuk nanti?"


"Mungkin ikan, ah ini uangnya."


"Aku bisa menggunakan uangku sendiri."


"Tidak usah, tolong pakai uangku saja mulai sekarang."


"Kalau begitu, baiklah."


Anna dan Risela saling berbisik satu sama lain hingga suara keduanya tak bisa didengar mereka.


"Seperti suami istri saja."


"Aku juga setuju, kita pasti kalah Anna."


"Kalah kenapa?"


"Kamu masih menyembunyikannya bukannya kita semua menyukai Souma."


"Heh, aku tidak.."


"Masih tidak jujur."


"Aku akan kembali bekerja."