Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 141 : Ratu Iblis Jadi Anak Kecil?


Dengan keberadaan The Tower Of Goddess, para petualang semakin bertambah banyak dan itu juga berdampak pada toko Souma yang semakin banyak di kunjungi orang, ia bahkan harus mempekerjakan karyawan ekstra di tokonya.


"Erina si tukang antar telah kembali."


Seorang wanita elf menyelinap di antara orang-orang yang mengantri.


"Terima kasih atas kerja kerasnya, Erina bisa bersantai sekarang."


"Itu yang kuperlukan, aku tidak ingat tempat ini jadi luas seperti ini."


"Sekarang ini kota, kamu harus mulai terbiasa."


Menyadari dari tadi ia tidak menemukan sosok yang berbicara padanya, membuat Erina kebingungan.


"Ada seseorang yang membalas pembicaraanku, tapi tidak ada orangnya."


"Aku ada di bawah."


"Uwah... siapa anak kecil ini, apa ini hasil dari hubungan gelap Souma dengan karyawannya."


Dan orang yang dibicarakan memberikan karate di atas kepala Erina.


"Sakit."


"Dia Anna, Anna meminum ramuanku dan sekarang dia jadi gadis loli."


Itu terjadi kemarin malam, karena aromanya sangat harum Anna tidak bisa menahan diri untuk meminumnya dan hasilnya menjadi seperti ini.


"Bukannya itu berbahaya, Souma adalah Lolicon bertipe Hard Core."


"Jangan menyebarkan rumor aneh tentangku, Anna akan kembali dalam waktu beberapa hari lagi, aku pikir kita harus mengundurkan hari kunjungan kita ke tanah ras iblis."


"Tidak Souma, aku sudah menunggu hal ini sejak lama meski penampilanku sekarang seperti ini.. aku tetap akan pergi."


"Jika kau mengatakan itu, apa boleh buat."


Asetasius dan Scarlett tampak menikmati pekerjaannya sekarang, karena semakin ramai, toko akan dibuka selamanya dan membagi libur karyawannya secara bergiliran.


Celestrial memberikan teh pada Souma yang telah selesai membuat potion adapun Risela dan Undine mereka juga turut menyusun potion dari gudang untuk ditaruh di depan.


"Silahkan Souma?"


"Terima kasih."


Souma menyeruput teh manis itu dengan sekali tegukan.


"Mulai sekarang akan sulit untuk bersantai."


"Bukannya itu bagus banyak orang yang bergantung pada kita sekarang loh."


"Sepertinya begitu, Anna kau mau duduk di pangkuanku."


"Hm."


Sekarang Anna hanya anak kecil keberadaannya mungkin tidak akan disadari banyak orang jika Souma tidak mendudukkannya di pangkuannya.


"Yos, yos, bukannya Anna sangat imut."


"Jangan perlakukan aku seperti anak kecil."


"Mau kue."


"Aku tidak bisa menolak godaan."


"Fufu."


Souma melanjutkan.


"Besok aku dan Anna akan pergi ke tanah ras iblis sampai kami kembali Celestrial yang bertanggung jawab sebagai manajer."


"Serahkan padaku."


Souma bisa tenang jika Celestrial yang bertanggung jawab.


Keesokan harinya Souma, Anna dan juga Scarlett pergi bersama. Scarlett mengenakan topengnya untuk menyembunyikan wajahnya dan ketiganya menghilang menggunakan sihir teleportasi.


Risela ingin ikut namun Souma menolaknya karena masih banyak orang yang membencinya di tanah ras iblis, bagaimanapun dia adalah salah satu pahlawan yang memukul mundur pergerakan Anna.


Sedangkan Scarlett dia sangat penasaran dengan tanah ras iblis jadi dia memaksa ikut walaupun alasan kenapa dia memakai topeng masih belum diketahui.


Ketiganya muncul di depan sebuah batu raksasa yang ditempatkan di tebing tinggi, sekilas mirip aslinya.


"Jadi di sini, dari luar benar-benar tidak terlihat sama sekali," perkataan itu datang dari Scarlett yang memasukan tangannya ke dalam batu.


"Selama ini aku menyembunyikan tanah ras iblis dengan ini."


Walau tandus tetap saja akan banyak orang yang menyerang tempat ini karena peperangan yang terjadi.


"Lebih baik kita masuk saja."


Mengikuti saran Souma ketiganya berjalan menembus batu dan di balik batu itu hamparan tanah gersang menjadi pemandangan utama.


Seorang pelayan telah menunggu dengan sebuah kereta. Ia membungkuk ke arah Anna meski sedikit terkejut dengan penampilannya yang sekarang.


Dia memperkenalkan dirinya sebagai Misela.


"Yang mulia ratu sangat imut dengan penampilan Anda yang baru."


"Aku suka wujudku yang sebelumnya...Ah, aku harus memunculkan tanduk dan ekorku sekarang."


"Dan juga tolong pakai ini."


Sebuah mahkota ditaruh di atas kepala Anna.


"Nah Souma gadis pelayan ini sangat imut, apa kita bisa membawanya pulang."


"Obsesimu pada gadis pelayan membuatku takut."