Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 82. Wu Sheng VS Mo Sanlong


Satu bulan berlalu, Wu Sheng yang telah berlatih dengan sangat keras akhirnya berdiri tegap di atas Arena Pertandingan berhadapan dengan Mo Sanlong.


"Orang yang tidak tau tingginya langit tidak akan sadar jika tidak diberi pelajaran berharga!" ucap Mo Sanlang dengan tatapan mata yang merendahkan.


"Jangan banyak bicara! Lakukan saja jika kau mampu!" ucap Wu Sheng yang dengan percaya diri menantang Mo Sanlang dengan senyum kecil di sudut bibirnya.


Tetua Ming yang telah berjanji akan menjadi juri dalam Pertandingan itu dengan cepat memberikan pengumuman bahwa Pertandingan dimulai.


Mo Sanlang yang tidak bisa diam saja tanpa pikir panjang menyerang Wu Sheng dengan kekuatan tubuhnya tanpa menggunakan Energi Qi sama sekali.


Wu Sheng yang memiliki Tubuh Emas berkat Latihan Tubuh yang dilatihnya ternyata berhasil mengimbangi kekuatan tubuh milik Mo Sanlang.


Mo Sanlang yang kesal karena Wu Sheng ternyata berhasil mengimbanginya pun akhirnya menggunakan Energi Qi dan menyerang Wu Sheng.


Wu Sheng yang telah berlatih selama beberapa bulan tidak disangka ternyata berhasil menerobos berkat latihan ekstrim yang dijalaninya dan sumber daya melimpah yang ditemukannya di Gunung.


Wu Sheng yang telah berada di Level Langit tingkat Akhir Tiga ternyata tiga tahap lagi menyamai Mo Sanlang sungguh mengejutkan semua orang termasuk Tetua Ming, Tetua Hu dan Mo Sanlang.


"Sial! Aku benar-benar harus menghancurkannya di atas Arena Pertandingan ini! Aku tidak bisa membiarkannya tumbuh atau dia akan melebihiku di masa depan!" ucap Mo Sanlang dengan wajah yang kesal.


Mo Sanlang yang telah bertekad membuat Wu Sheng cacat seperti yang dilakukan Wu sheng kepada Qin Chuan pun mengeluarkan jurus andalannya dengan tujuh puluh persen kekuatannya.


"Telapak Kabut Ungu!" teriak Mo Sanlang dengan suara yang lantang sambil mengalirkan Energi Qi yang berbentuk telapak tangan berwarna ungu seperti kabut ke arah Wu sheng.


"Aku tak akan bisa melawan seranganmu dengan jurus yang aku miliki karena terdapat perbedaan kekuatan tapi satu hal yang tak kau ketahui bahwa aku juga Seorang Master Formasi!" ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.


"Formasi Level Satu, Tinjuan Kaisar Berdarah!" ucap Wu sheng yang dengan sangat cepat beberapa cairan seperti darah dengan warna merah yang pekat keluar dari Pola Formasi dan bergerak cepat mengarah ke arah Mo Sanlang.


Semua orang yang menonton pertandingan itu menjadi sangat bersemangat dan dengan cepat menetukan orang yang akan didukung.


"Aku tidak menyangka ternyata Tuan Muda Wu juga adalah Seorang Master Formasi!"


"Kau benar sekali! Dia tidak hanya Master Alkemia tapi juga Master Formasi! Sungguh orang yang sangat berbakat!".


Dukungan yang diberikan kepada Wu Sheng itu pun tak hanya sebagai ucapan keterkejutan bahkan keinginan dan niat lain yang diucapkan secara langsung.


"Waaaahhhh! Tuan Muda Wu sangat keren sekali! Aku jatuh cinta padanya!"


"Tuan Muda Wu jadikan aku wanitamu. Aku ingin mengandung anakmu!"


Tetua Hu yang mengetahui bahwa Wu Sheng tak hanya Seorang Master Alkemia tapi juga Master Formasi menjadi sangat kesal dan mulai mengkhawatirkan orang yang akan memenangkan Pertandingan tersebut.


"Mo Sanlang harus menghabisinya di Pertandingan ini apapun yang terjadi jika tidak maka anak itu akan menjadi ancaman untuk rencanaku untuk mengambil posisi Peminpi Sekte Langit!" ucap Tetua Hu dalam hati dengan tangan yang terkepal sangat erat.


Sementara itu, Mo Sanlang yang mengetahui kartu As yang dikeluarkan oleh Wu sheng pun menjadi semakin emosi dan tanpa pikir panjang menyerang Wu Sheng dengan kekuatan penuhnya.


"Telapak Kabut Ungi!"


#Bersambung#


Apa yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Wu Sheng berhasil menahan serangan Moo Sanlang? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..